Akhir Sujud Annisa

Akhir Sujud Annisa
Jatuh hati


__ADS_3

" Ternyata suara kamu sangat bagus ya nis" fitri memuji.


"Enggak fit,biasa aja" jawab nisa ,seolah tidak percaya dirinya sudah mengajari puluhan santri di kelas tadi,


"Ini bukan biasa nis, ust ridwan saja sampai kagum mendengar suara kamu, bu haji juga tadi sempat kesini melihat dan mendengar suara kamu,tadi diapun menyuruh kita menemui nya sehabis pulang periksa pak haji" jawab fitri.


"Alhamdulillah kalau memang tilawah ku bisa di dengar dan di terima banyak orang, tapi memang nya ada perlu apa bu haji memanggil kita" tanya nisa,


"Bu haji mau jadikan kamu menantu nya kali " jawab fitri menggoda.


"Kamu ini ,bisa aja " jawab nisa kesal.


"Kak nisa"


amara memanggil dari pintu kelas, dia menyalami tangan annisa,


"Kak nisa,suara nya kok bagus sekali" tanya amara,


"Ehh kamu ko keluar,sebentar lagi pelajaran lain mau di mulai loh " jawab annisa,


"Sebentar ko ka, amara cuma mau bilang, nanti ajarin amara ngaji lagi yah,biar amara bisa ngaji sebaik ka nisa" jawab amara,


"Ia dik, nanti kaka ajarin kamu, sekarang kamu masuk dulu" ucap annisa,


" Ia ka ," jawab amara,


Fitri pun sempat mencubit pipi amara,


"Aw ka fitri nih ka, ka fitri suka usil sama amara" Amara kesal,dengan manyun nya yang khas, annisa pun tersenyum melihat kelakuan teman dan adik nya.


"Sudah,nanti kak fitri biar kakak yang cubit lagi,sekarang kamu masuk kelas ya" amara pun memasuki kelas ny.


"Oh ya fit,aku pergi menemui ibuku dulu ya" ucap annisa,


"Memang nya ibu kamu dimana" tanya fitri,


"Ibu ku sakit,sekarang dia sedang ada di poskestren" jawab nisa,


"Kalau begitu aku ikut ya" fitri ingin menemani annisa.


Saat menuju poskestren, bu sari memanggil annisa dari teras masjid,


"Nisa"


Panggil bu sari,


Nisa menoleh ke arah suara yang memanggil nya "Loh bude, kenapa ada di mesjid?" tanya nya.


Nisa pun menghampiri bu sari dan ibunya.


"Assalamualaikum,ibu sudah baikan ya?" tanya annisa,


"Waalaikumsalam, allhamdulillah ibu sudah agak baikan nak," jawab bu puspa,


"Allhamdulillah kalo seperti itu,mudah mudahan ibu cepat membaik dan cepat sembuh" nisa berharap,


"Aamiin"jawab semua nya


"Oh ya bu,ini teman baru annisa nama nya fitri" nisa mengenalkan teman baru nya,


"Assalamualaikum bu, saya fitri" salam fitri kepada bu sari dan bu puspa,


"Waalaikumsalam nak, semoga allah memberkahi mu" jawab bu sari,


"Oh ya fit ini ibu saya, nama nya bu puspa, dan ini bude saya ibu nya amara,azlina dan alvin, bude sari nama nya" nisa pun tak lupa memperkenalkan bude nya.

__ADS_1


"Senang bertemu dengan semua nya" jawab fitri bahagia,


Merekapun berbincang kesana kemari.


"Oh ya nak, tadi ibu lihat kamu yang ajari anak-anak mengaji" ucap bu puspa,


"Ia bu,tadi bu haji siti fatimah suruh kita untuk menggantikan nya sebentar,karena beliau sedang antar bapak periksa ke dokter" nisa menjelas kan,


"Akhirnya keinginan kamu tercapai ya nak, kamu sangat ingin sekali membagi ilmu mu dengan banyak orang dulu" jawab bu puspa,


"Allhamdulillah bu, keinginan nisa tercapai" jawab nisa senang.


"Oh ya nis,memang nya kamu gak mau lanjut kuliah ?" tanya fitri.


Nisa tersenyum,


"Untuk saat ini aku lebih fokus pada kesehatan ibu dulu fit" jawab nisa,


Bu puspa pun tertunduk sedih,


Bu puspa pun memang ingin annisa melanjutkan sekolah nya, tapi apa lah daya, biaya kuliah yang tidak murah membuat bu puspa harus menyiapkan tabungan nya terlebih dahulu.


Terdengar suara klakson mobil bu haji


"Thit thit ..." satpam pun membuka gerbang,


"Nis ,bu haji sudah kembali,kita di suruh menemui nya tadi" ucap fitri,


"Ia fit " jawab annisa,


"Sekalian bude juga ingin bertemu dengan bu haji, ada yang ingin bude sampai kan" ucap bu sari,


Merekapun bersama-sama menemui bu haji.


"Alaikum salam wr wb" jawab bu haji,


"Mari masuk nak," bu haji melanjutkan jawaban nya


annisa,fitri, bu sari dan bu puspa pun masuk rumah,


"Ayo duduk nak,"


Penglihatan bu haji memang sudah tidak terlalu jelas kalau tidak memakai kacamata,


Faktor usia yang semakin menua membuat kedua mata nya tidak melihat terlalu jelas,namun walaupun begitu, tubuh nya masih kuat untuk beraktifitas, bahkan suara nya masih sangat merdu saat membacakan tilawah nya, wajah nya pun nampak cantik awet muda.


"Eh ternyata ada banyak orang toh, bi tolong ambilkan air minum " ucap bu haji menjamu mereka,


"Tidak usah repot-repot bu" jawab bu sari,


"Gak apa-apa, sudah seharusnya tamu harus di jamu, ya kan nak" jawab bu haji,


"Terimakasih sebelum nya,kabar bapak saat ini bagaimana bu?" bu sari menanyakan kabar pak haji bahrudin,


"Kesehatan bapak memang seperti itu nak, kadang hari ini darah nya turun, besok nya naik,besok nya lagi stabil, sekarang darah bapak sedang turun, itu sebab nya tadi bapak ibu bawa periksa ke dokter " jawab bu haji menjelas kan.


" Semoga pak haji cepat sembuh ya bu " ucap bu puspa,


"Aamiin ,terimakasih" bu haji menjawab,


"Bu haji,saya sari orangtua nya amara,azlina dan alvin dari yogya," ucap bu sari,


"Ya saya ingat, ada apa gerangan nak?" tanya bu haji,


"Begini sebelum nya bu, saya minta maaf karena saya sudah merepotkan banyak orang disini,

__ADS_1


Tadi setiba kami datang di pondok, kakak saya jatuh pingsan dan di bawa ke poskestren," bu sari menceritakan kejadian tadi siang pada bu haji.


"Begitu bu haji,kalau bu haji tidak keberatan, apa boleh untuk malam ini,kami izin bermalam di sini" bu sari melanjutkan ceritanya.


" Tidak apa-apa nak, tinggal lah dulu disini sampai keadaan mba mu pulih, karena jika di paksa kan kasihan nanti," jawab bu haji,


"Jadi annisa ini anakmu nak?" tanya bu haji,


"Ia bu,nisa anak saya,mohon maaf tadi anak saya lancang sudah berani menggantikan bu haji mengajari anak-anak " jawab bu Puspa.


"Tidak begitu bu , tadi memang annisa dan fitri ibu yang suruh gantikan, dan ternyata subhanallah, annisa sangat luar biasa mengajari anak-anak nya" bu haji memuji annisa,


"Mungkin suara annisa turun dari ibu nya ya" tanya bu haji,


"Ia bu, mbak saya, ibu nya nisa dulu nya memang juara tilawah saat masih muda,sekarang turun ke anak nya annisa" jawab bu sari memuji kakak nya,


"Bisa saja kamu dik, biasa saja ko bu, saya hanya membagi ilmu saya kepada annisa" jawab bu puspa,


Mereka saling tersenyum satu sama lain ,fitri pun asik menyikapi obrolan di depan nya.


"Oh pantas ya, berapa tahun umur mu nak?" tanya bu haji,


"Umur nisa 20 tahun bu " jawab nisa,


"Kamu kuliah dimana?" bu haji bertanya,


"Saat ini nisa belum kuliah bu haji" jawab nya,


"Sayang ya, padahal potensi yang kamu miliki begitu baik loh nak, jika kamu melanjutkan sekolah mu insyallah kamu akan menemukan jalan mu " jawab bu haji, berharap nisa dapat melanjutkan sekolahnya.


"Maaf bu haji, saya bukan nya tidak mau menyekolahkan annisa setinggi langit, tapi bu haji pun paham, saya dan annisa hanya tinggal berdua bu" jawab bu puspa,


Bu haji paham betul maksud ucapan ibu nya annisa,


"Oh ya ,kalau kamu ada niat, disini ada jalur beasiswa berprestasi bagi santri nya yang punya potensi , itu bisa kamu gunakan jika kamu ada niat nak" bu haji menawarkan bantuan nya.


"Terimakasih bu atas informasi nya, nisa akan pikirkan terlebih dahulu" jawab annisa.


Entah kenapa bu haji jatuh hati pada pandangan pertama pada annisa, dia sangat menyukai segala hal yang ada pada dirinya, dia mengingatkan dirinya saat remaja dulu, sama persis seperti annisa, hidup berdua dengan ibu nya, rela mengorbankan masa sekolah nya hanya untuk menjaga ibu nya ,


(Cerita bu haji di masa lalu).


"Nasib nisa sama dengan ku di masa lalu,aku harus rela melepaskan pendidikan ku demi menjaga ibuku yang sudah sakit-sakit an, tapi dengan izin allah, dia pertemukan aku dengan orang-orang baik yang membuat semua nya indah),ucap hati bu haji.


Sholawat sore sudah berkumandang, pertanda sebentar lagi akan memasuki waktu magrib.


Bu haji menyuruh bu sari dan bu puspa bermalam di rumah nya, sedangkan annisa dia suruh bermalam dengan para santri putri lain nya, ahir nya annisa pun ikut dengan fitri,


"Nak nisa, kamu bisa bermalam di asrama putri ya, sekalian kamu bisa lihat-lihat keadaan disini " ucap bu haji,


"Terimakasih banyak bu haji " jawab annisa senang,


Annisa pun ikut bersama fitri ke asrama nya,


Di lain tempat ukhti dina yang sedang mencari keberadaan Fitri merasa kesal,karena tak kunjung dia temui,


"Kemana fitri, sudah sore seperti ini, masih saja keluyuran " ucap nya kesal .


bersambung


note :


Fitri \= teman baru annisa


bu hj siti fatimah \=istri pak hj Bahrudin /kepala ponpes Miftahul jannah

__ADS_1


__ADS_2