
Hari sudah mulai petang, bu puspa belum cukup kuat untuk melanjutkan perjalanan nya pulang ke rumah di yogya.
"Dik sari,ini sudah mau sore apa sebaik nya kita berangkat pulang sekarang" ucap bu puspa.
"Memang nya mba sudah baikan?kuat untuk berangkat" tanya bu sari.
"Insyallah mba kuat,,uhuk uhuk" jawab bu puspa batuk.
Anak-anak khawatir dengan keadaan bu puspa yang terlihat belum membaik,jika di paksakan berangkat pulang sekarang,
Di takutkan bu puspa anfal lagi di pertengahan jalan.
"Sudah bu, ibu puspa jangan memaksakan diri untuk berangkat sekarang, nanti malah tidak baik untuk ibu puspa"ucap azlina.
"Tidak apa-apa sayang,insyallah ibu kuat nak"jawab bu puspa.
Saat bu puspa mencoba untuk berdiri,tiba-tiba tubuh nya tidak kuat dan jatuh,
"Asstagfirullah ibu" anisa terkejut.
"Sudah mba, jangan memaksakan dulu ya,biar nanti saya izin pengurus pondok untuk mengijinkan kita bermalam disini dulu sementara, sampai keadaan mba benar-benar pulih" ucap bu sari.
"Nak anak,sudah adzan asar kalian segera bergegas shalat ya, ngaji yang rajin,biar jadi anak pintar" ucap bu sari kepada ke 3 anak nya.
"Ia bu ,azlina pamit balik asrama ya," jawab azlina. "Amara juga bu" amara mengikuti kakak nya, Merekapun pamit dan menyalami bu sari,bu puspa dan annisa.
"Tunggu dik azlina, kak nisa boleh ikut solat berjamaah?" tanya anisa,
"Siapa yang larang solat, ayo ka, azlina ada punya 2 mukena" jawab azlina tersenyum.
"Bu,anisa pamit ikut adik-adik nisa ya, sekalian nisa ingin melihat asrama putri nya" ucap anisa.
"Ia nak, hati-hati ya" jawab bu puspa.
Mereka pun pergi ke asramaterlebih dahulu sebelum pergi masjid, terdengar salah satu dewan santri putri mengajak semua santri agar bergegas melaksanakan solat berjamaah,
Nisa menikmati pemandangan yang di lihat nya,
Dimana banyak santri yang hilir mudik pergi ke masjid,tenang di rasa anisa,
"Ayo ka" ajak azlina,
"Eh ia dik, ayo" anisa terbangun dari ketenangan menikmati sekitar pondok.
"Ini siapa lin?" tanya salah satu dewan santri putri,
"Assalamualaikum ukhti dina ,ini kakak azlina,kak nisa, ka nisa ingin ikut solat berjamaah ,boleh kan ukhti" jawab azlina.
Nisa pun menyalami ukhti dina " Assalamualaikum, anisa" salam nisa memperkenalkan diri.
"Waalaikumsalam,kalau begitu segera ya,sebentar lagi Iqamah" jawab ukhti dina mengijinkan.
Di pondok itu,selain anak sekolah Tsanawiyah dan aliyah, ada juga mahasiswi seusia nisa ,mereka sengaja kuliah sambil pesantren karena ingin sekaligus mengkaji ilmu agama,
"Ini mukena nya ka, ka nisa bisa wudhu di sebelah sana" azlina menunjuk ke arah toilet,
"Ia dik terimakasih" jawab nisa,
Merekapun menyiapkan diri dan berangkat menuju mesjid.
Karena masjid nya luas, jarak antara santri putra dan putri sangat lah jauh walau terhalang hijab.
Annisa duduk di shop paling belakang, karena memang mereka agak terlambat, jadi shop depan sudah terisi penuh dengan santri lain.
"Gak papa kita paling belakang ya ka,"ucap azlina.
"Gak papa dik" jawab nisa.
"Tapi amara mau di depan" jawab amara manyun, karena amara memang selalu di shop paling depan,
__ADS_1
"Ia de,nanti magrib kita di shop depan ya" azlina menenangkan adik nya yang merengek.
Iqamah pun di kumandang kan , terdengar sangat merdu dan membangkitkan ke khusu an para santri,
Akhir kalimat Iqamah sudah berkumandang,
Semua jamaah pun sudah berdiri rapih di shop nya masing masing.
"Allahu akbar" seorang imam bertakbir,
Di baca nya surat alfatihah dengan nada yang begitu merdu dan berirama.
4 rakaat solat asar pun selesai, para santri berdzikir dan berdoa,
Selesai itupun,para santri bergegas mengaji di kelas nya masing masing,
"Ka, azlina langsung pamit ke kelas ya, ka nisa gapapa lina tinggal di mesjid sendirian," tanya azlina.
"Gapapa dik, berangkat saja,yang pintar ya ngaji nya" pesan anisa pada adiknya.
"Ia ka, assalamualaikum" azlina dan amara mencium tangan anisa.
"Waalaikumsalam" (senang rasa nya melihat adik-adiknya rajin dan soleh) ucap hati annisa.
Annisa pun melanjutkan dzikir nya di masjid, di temani beberapa calon mahasiswi yang baru melaksanakan solat.
"Ya allah, syukur Alhamdulillah untuk semua nikmat yang telah engkau berikan untuk kami,
Semoga engkau senantiasa melindungi dan meridhoi kami dimana pun berada, asstagfirullah untuk semua dosa yang sudah kami perbuat,ampunilah kami,janganlah sedikitpun engkau menjauh dari kami atas dosa-dosa kami,sungguh hanya kepadamu lah hamba memohon dan meminta ampun,
Ya allah,hamba mohon sembuh kan lah ibu hamba,sehatkan lah ia kembali seperti sedia kala,karena engkau lah sebaik-baik nya penyembuh ,berikanlah ia kesabaran, sungguh hanya kepada engkau lah kami memohon" doa annisa di akhir dzikir nya.
Annisa pun membereskan mukena nya, seseorang dari samping bertanya pada anisa,
"Semoga doa mu di kabul kan allah" ucap nya,
Annisa menoleh ke samping nya,
"Kamu mahasiswi baru ya" tanya nya.
"Bukan ka,saya hanya mampir jenguk adik-adik saya disini" jawab nisa.
"Oh begitu,saya kira kamu mahasiswi baru"jawab nya lagi.
"0h ya nama saya fitri" lanjut nya memperkenal kan diri,
"Annisa" jawab nisa membalas perkenalannya.
"Salam kenal ya" ucap fitri.
"Sama-sama" nisa menjawab dengan senyum nya yang manis.
(Ukhti ini sangat cantik,kelihatan nya baik,manis juga santun) pikir dalam hati fitri, usia nya hampir sama dengan anisa,tapi mungkin juga lebih tua dia dari annisa, hehe.
Annisa dan fitri keluar masjid bersama-sama.
"Ukhti dina, fitri duluan ya" ucap fitri,
Ukhti dina hanya mengangguk kan kepala nya dan terus melanjutkan dzikir nya.
"Oh ya, aku panggil nisa saja ya,karena kelihatan nya,umur kita tidak beda jauh, hihi" fitri memulai pembicaraan nya dengan penuh canda.
"Ia gak papa ko sama-sama masih muda ya" jawab nisa membalas dengan canda nya.
Sambil berjalan mereka berbincang,
"Oh ya, adik kamu kelas berapa?" tanya fitri,
"Kalau gak salah alvin kelas 1 aliyah, adikku yang perempuan azlina kelas 3 tsanawiyah dan amara baru kelas 1 tsanawiyah " jawab nisa.
__ADS_1
"Oh amara yang gembul itu bukan?"tanya fitri.
"Bisa saja kamu, ia itu amara adik saya " jawab nisa,
" Dia memang suka aku panggil si gembul, karena pipi nya gendut , dia juga senang makan, kalau aku bawa makanan pasti lah dia yang habis kan" jawab fitri penuh kegembiraan.
Dari kejauhan,suara memanggil kedua nya terdengar dari rumah bu hj siti fatimah,
"Nak, sini sebentar ,ia kalian berdua, kesini sebentar ya" ucap bu siti memanggil annisa dan fitri, Merekapun menghampiri nya,
" Itu siapa" tanya annisa,
"Itu bu haji santri bilang,bu hj siti fatimah nama nya ,istrinya ustad bahrudin,pemimpin pondok ini nis," jawab fitri menjelaskan.
"Ada apa ya beliau memanggil kita?" tanya nya lagi.
"Mana saya tau,mau ngasih makan kali" celoteh fitri,dia memang tipe orang penuh canda.
"Sini sebentar nak," ucap bu hj,
"Assalamualaikum" nisa dan fitri menyalami tangan bu haji.
"Waalaikumsalam , begini nak, sore ini ibu ada mengajar tilawah Al qur'an di kelas 1, tapi ibu harus pergi dulu keluar sebentar untuk temani bapak check up, kalian tolong gantikan ibu sebentar ya" jawab bu hj fatimah.
Fitri kaget,karena dirinya memang belum bisa mengajarkan tilawah, boro-boro tilawah, tadarus Al-Qur'an saja Fitri masih sedikit, pikirnya,
Tapi apalah daya (gimana nanti aja lah)ucap hati fitri.
"Ia bu,biar kami yang gantikan" jawab fitri menuruti perintah bu haji,
"Ia terimakasih ya sebelum nya nak" jawab bu haji,
"Kalau begitu kami pamit pergi ke kelas bu" ucap fitri pamit,
"Assalamualaikum" salam fitri dan annisa,
"Waalaikumsalam wr wb" jawab bu haji.
"Loh fit aku mana bisa loh ngajar" annisa memulai membahas topik pembicaraan,
"Aku boro-boro nis, bacaan qur'an ku belum sebaik bu haji" jawab fitri,
"Terus bagaimana,kita sudah menyanggupi semua"tanya nisa,
"Gak tahu nis, ukhti dina pasti juga sekarang sedang sibuk" lanjut fitri kebingungan.
Merekapun terdiam dan memikirkan, apa yang harus mereka lakukan.
"Yasudah kalau begitu kamu temani aku di dalam kelas ya, biar aku coba yang ngajar " ucap annisa memberanikan diri.
"Allhamdulillah ,ia nis, aku temani ko d luar" jawab fitri bersyukur.
"Ih kamu" nisa gregetan dengan sikap fitri.
Dalam hati, nisa berasa mimpi jika dirinya akan coba mengajar anak-anak, walau hanya sebatas pengganti, tapi nisa agak sedikit gugup.
Dia takut bacaan qur'an yang di bacakan nya nanti salah.
(Tapi untunglah ibu selalu mengajari ku membacakan tilawah al qur'an) dalam hati annisa.
Ku awali dengan bacaan
"Bismillahirrahmanirrahim "
ucap annisa siap memasuki kelas.
bersambung
note :
__ADS_1
ukhti dina \=salah satu pengurus santri putri
Fitri \= teman baru annisa,salah satu santri putri yang hendak menjadi mahasiswi baru.