
Besoknya,nisa bersiap untuk pergi ke kantor desa untuk membuat KTP dirinya,
Dia berniat untuk menemui pak Anjar disana,
"Bu nisa pamit pergi dulu ya" pamit nisa kepada ibunya,
"Hati-hati ya" jawab bu puspa,
Annisa pun di temani bu sari,berangkat ke kantor desa Arjasari,nama desa tempat pak Anjar bekerja.
Nisa berharap,dirinya bisa bertemu dengan pak Anjar ,dan menceritakan keinginan nya,
Bu sari dan nisa pun tiba di depan pintu kantor desa, mereka pun masuk dan mendaftar kan diri ke petugas nya untuk membuat KTP nisa,
Saat di dalam ruangan,nisa melihat sekitar ,namun tidak terlihat keberadaan pak Anjar,
(Apa pak Anjar sedang tidak masuk ya,)pikir nya,
Nisa pun sedikit kecewa,karena dirinya tidak bisa bertemu dengan pak Anjar, padahal dia sangat berharap sekali bisa bertemu dengan nya.
"Maaf mba,apa pak Anjar tidak masuk hari ini?" Tanya nisa kepada petugas lainnya.
"Pak Anjar sedang pergi rapat di desa sebelah " jawab nya,
Nisa pun berniat untuk menunggu pak Anjar kembali ke kantornya,
"Kenapa kamu menanyakan pak Anjar nis?" Tanya Bu sari,
Nisa gugup menjawab pertanyaan bude nya, nisa takut bude nya curiga kepada nisa,karena niat nya.
"Gak apa-apa bude,nisa hanya ingin bertemu dengan pak Anjar saja,nisa ingin berterimakasih kepadanya secara langsung" jawab nisa ,
Bu sari pun sama sekali tidak mencurigai nisa,kalau dia ingin bertemu dengan pak Anjar. Bu sari memanggil nisa untuk menyelesaikan mengisi formulir nya,
Nisa pun mengisi selembar kertas nya, bisa masih sesekali melihat ke kanan dan ke kiri ruangan,berharap pak Anjar datang.
Namun ternyata sia-sia,pak Anjar tak kunjung kembali ke kantor nya.
Bu sari dan nisa pun selesai mengurus pembuatan KTP nisa, mereka keluar dari ruangan kantor,
Saat nisa hendak melangkah pergi, hati nisa seakan menyuruh nya untuk tetap menunggu pak Anjar pulang, tapi ternyata masih sama saja,
Akhirnya nisa pun kembali ke rumah dengan hasil yang nihil, semua yang nisa rencanakan untuk bisa bertemu dengan pak Anjar,gagal.
"Mungkin besok aku bisa menemui nya" ucap nisa,
Bu ayu yang sedang memasak makanan siang di dapur, memanggil nisa untuk membantunya.
"Nak nisa,bisa tolong nenek nak" panggil bu ayu,
"Ia nek,nisa kesana" nisa pun membantu nenek nya masak,
"Nak,habis ini,tolong hantarkan lagi makanan ini ke rumah bi Imah ya" ucap bu ayu,
__ADS_1
Nisa pun menyetujui permintaan Bu ayu untuk mengantarkan makanan ke rumah nek imah, nisa masih ingat jalan menuju rumah nek imah dari bude nya kemarin,jadi nisa tidak takut salah alamat,
"Nis kamu masih ingat kan jalan ke rumah nek imah" tanya Bu sari,
"Ia bude,nisa masih ingat ko,bude tenang saja" jawab nisa
"Maaf ya,bude gak bisa nganter kamu, bude harus bereskan pegawai di ladang, kasihan mereka belum bude kasih makan" jawab bude sari,
Keseharian Bu sari memang mengurus ladang dan kebun jagung,Bu sari mempunyai beberapa kebun di kampung nya,sumber penghasilan keluarga mereka pun berasal dari ladang kebun mereka,
Sesekali,Bu sari pun selalu mengisi ceramah di berbagai majlis ta'lim.
Nisa pun berangkat mengantarkan makanan nya ke rumah nek imah,sambil berjalan kaki,nisa memandang suasana sekitar kampung nya, terasa sejuk dan damai,di rasa nisa,hampir sama dengan kampung nya disana, nisa jadi teringat dengan kampung nya dulu,
"Apa kabar dengan rumah kecil ku disana ya?" Tanya dalam hati annisa.
Nisa pun terus melangkahkan kaki nya, namun di saat nisa hendak sampai ke rumah nek imah,sekelompok pemuda kampung,menghentikan langkah Annisa dan menggodanya,
Nisa melawan dan berontak,nisa berteriak minta tolong,karena dia merasa tidak bisa melawan kelompok pemuda itu sendirian,
"Tolong" teriak nisa
Sekelompok pria itu hanya mentertawakan nisa,dia terus menggodanya,
Nisa terus melawan dengan kemampuannya, dia pukul pria yang coba mendekatinya dengan rantang makanan yang di bawanya,
Pria itupun marah,dia coba melukai nisa dengan menamparnya, namun saat pria itu hendak menampar nisa,tiba-tiba pak Anjar datang melindungi nisa dari sekelompok pria nakal tersebut,
Pak Anjar berhasil,membuat semua pria yang menggoda nya kabur tunggang langgang,
Nisa sangat bersyukur dengan bantuan pak Anjar, dia pun merasa senang,karena ahirnya dia bisa bertemu dengan pak Anjar,
"Allhamdulillah pak,saya tidak apa-apa,terimakasih bapak sudah menolong saya" jawab nisa,
"Sebenarnya,kamu hendak kemana?" Tanya pak Anjar,
"Nisa hendak ke rumah nek imah pak" jawab nisa,
"Kenapa kamu sendirian,bude kamu kemana?" Tanya nya ,
"Bude pergi ke ladang pak,jadi nisa sendiri hantar makanan nya"
"Lain kali,kamu jangan sendiri ya,kamu kan anak baru disini,belum tau daerah disini ,jadi kamu harus hati-hati" pesan pak Anjar,
"Yasudah ,mari bapak Antar ke rumah nek imah" lanjut pak Anjar,
Pak Anjar pun mengantar nisa ke rumah nek imah,
Nisa pun berniat ingin membicarakan maksudnya kepada pak Anjar sekarang,berharap pak anjar bisa membantu dan mendukungnya,
"Pak,bolehkah nisa bicara sesuatu kepada bapak?" Tanya nisa,
"Tanya apa nak,,bicaralah" jawab pak Anjar
__ADS_1
Nisa menceritakan niatnya untuk mencari kebenaran tentang sosok ayahnya kepada pak Anjar,
Nisa juga menceritakan janji dirinya untuk mencari keadilan untuk dirinya dan ibunya,
Nisa ceritakan harapan agar pak Anjar bisa membantu dirinya,
"Begitu pak" ucap nisa,
"Niat kamu memang benar nak,kamu harus mencari tau tentang ayahmu,tapi akan sulit mencari keberadaan ayahmu,maaf ya bukan nya bapak menyinggung, ibu kamu kan tidak mengenal pria itu, jadi kita tidak punya petunjuk untuk bisa mencarinya" jawab pak Anjar,
"Ia tidak apa-apa pak,nisa tidak tersinggung, bapak tenang saja, semalam nisa bertanya kepada ibu tentang kejadian malam itu, ibu memang tidak mengenal laki-laki itu, tapi ibu sempat melihat,laki-laki itu memakai cincin perak dengan batu ungu,dan di sisi batunya itu ada inisial hirup R" jawab nisa menceritakan pembicaraan dengan ibunya semalam,
Pak Anjar pun mencerna cerita nisa, pak Anjar mulai berpikir harus bagaimana langkah pertama untuk mencari kebenaran ayahnya,
"Tapi kita harus mencari darimana dulu ya nak"
Tanya pak Anjar,
"Nisa pun belum terpikir pak" jawab nisa,
Sepanjang jalan Pak Anjar dan nisa berpikir,mencari jalan keluar untuk masalahnya,
"Nanti kita pikirkan lagi jalan keluarnya ya nak" ucap pak Anjar ,
Pak Anjar dan nisa pun sampai di rumah nek imah,nisa merasa lega,karena niat nya kepada pak Anjar sudah tersampaikan,
Dan pak Anjar pun mau membantu dirinya mencari ayahnya,
Dari awal, hati nisa sudah tertuju kepada pak Anjar,nisa melihat ada yang berbeda dari dirinya,nisa melihat pak Anjar akan tulus menolongnya mencari keadilan untuk ibu dan dirinya,
Nisa sangat bersyukur bisa bertemu dengan pak Anjar,meski dalam situasi yang tidak terkira.
"Allhamdulillah,akhirnya kita sudah sampai ya nak?" Ucap pak Anjar
"Allhamdulillah,terimakasih sudah mengantar nisa sampai rumah pak" nisa berterimakasih kepada pak Anjar,
Nek imah membuka pintu rumah,karena terdengar suara berbincang di luar rumahnya,
Nisa dan pak Anjar pun mengucapkan salam kepada nek imah,
"Assalamualaikum nek,"salam nisa,
"Waalaikumsalam,masuk nak" jawab nek imah,
"Terimakasih sebelumnya nek,tapi saya tidak bisa lama-lama, saya harus kembali ke kantor desa,karena sedang ada yang menunggu saya disana "
Ucap pak Anjar berterimakasih kepada nek imah karena sudah menyuruhnya masuk ke dalam rumah untuk singgah,
"Baiklah kalau begitu,terimakasih sudah mengantarkan nak nisa sampai disini," jawab nek imah,
Pak anjar pun pamit kepada nek imah,untuk kembali ke kantornya,
Nisa pun masuk ke dalam rumah nek imah,
__ADS_1
"kenapa nak nisa bisa kesini dengan pak anjar?" Tanya nek imah kepada nisa,
Bersambung