Aku & Bintang

Aku & Bintang
Tawaran


__ADS_3

Ke esokan harinya.


"Duh.. gue mesti gimana nih.! Brian belum juga bisa gue hubungi. aaaaaaaahk.. gue bingung." gerutu aqnes di kamar nya. Dia terus mondar mandir tidak jela karena gelisah.


"gue harus ketemu sama bintang. Dia kan biasanya selalu punya saran buat gue.! iya bener" Gumam nya. Namun ia menghentikan langkah nya. "tapi kalo gue cerita ke bintang nanti dia tau dong kalau gue deket sama Brian. selama ini kan gue belum cerita apa-apa ke dia". Aqnes merasa tambah dilema.


******


"halo." bintang menjawab panggilan masuk di hp nya.


"hai, gimana soal tawaran aku, kamu mau gak?" tanya seorang laki-laki di seberang sana.


Bintang terdiam sejenak.


"eum.. gimana ya jun. Aku masih bingung nih" sahut nya. Ternyata itu adalah juna, dia menghubungi bintang untuk memastikan apakah bintang akan ikut dengan nya keluar kota besok pagi atau tidak.


"kenapa bingung. kalo emang kamu gabisa ikut gapapa aku gak maksa kok.!" balas juna.

__ADS_1


"Aku sebenar nya bisa aja sih ikut. karena aku juga gak terlalu sibuk banget. tapi emang nya gapapa kamu ajak aku. kamu kesana kan mau ada urusan pekerjaan masa aku ikut dan nanti di sana aku ngapain ngintilin kamu doang" ucap nya kepada juna.


mendengar ucapan bintang membuat juna terkekeh.


"yaampun bintang. aku ajak kamu kesana untuk refresh bukan buat ngintilin aku.! aku bisa aja pergi ke proyek sendiri dan kamu bisa tinggal di hotel atau menikmati suasana di sana setelah pekerjaanku selesai baru kita bisa pergi. kamu gakan ganggu kerjaan aku kok. lagi pula aku yang ajak kamu itu tandanya aku gak terganggu dengan adanya kamu." jelas nya panjang lebar untuk meyakinkan bintang.


"hihihi.. benar juga sih.!! lagi pula aku udah lama gak keluar kota. yaudah aku ikut" ucap nya dengan yakin.


"Nah gitu dong. yaudah aku siapin semuanya. penerbangan nya pagi. nanti aku jemput ke apartemen kamu, siapin aja keperluan kamu" perintah juna.


"ok.! jun" sahut bintang lalu dia menutup panggilan telepon nya. setelah itu bintang duduk di tempat tidur nya.


******


"yess.!" desis juna sambil mengepalkan tangan nya. "akhirnya bintang mau ikut juga.!" Dia berhasil mengajak bintang untuk pergi keluar kota. Selain untuk urusan pekerjaan dia juga ingin pergi menikmati waktu dengan bintang. entahlah setelah kembali ke indonesia dan bertemu lagi dengan bintang hatinya seakan terbuka lagi. Rasa sukanya kepada bintang seakan tumbuh lagi walapun beberapa tahun silam dia memberikan kenangan menyakitkan sebelum mereka berpisah namun juna merasa dia bisa membalas semua kesalahan nya kali ini.


*****

__ADS_1


Di sebuah RS internasional. Di ruangan rawat VIP. Brian masih terbaring. kondisinya memang telah berangsur membaik namun dokter menyaran kan agar dia beristirahat dengan cukup.


"Dimana hp gue.!" ungkap nya memeriksa meja di samping ranjang pasien nya. Dia coba mengingat lagi terakhir kali dia memegang nya.


"apa mungkin masih di staff.!" gumam nya


tak lama dia menggunakan telepon rumah sakit untuk menghubungi seseorang.


Klek..pintu ruangan nya terbuka.


"Brian. kamu sudah bangun?" tanya bang dendy.


"oh. iya bang" jawab nya sambil meletakan lagi telepon.


"kamu mau menghubungi siapa? keluarga kamu sudah abang kasih tau.!" ungkap nya.


"aku mau menghubungi staff..untuk menanyakan hp ku bang.!" Jawab nya.

__ADS_1


"ahk.. hp kamu ada di abang. tapi sepertinya hp nya habis batrai abang tidak mengcharger nya" Dia membuka tas lalu memberikan hp nya kepada brian. "ini kamu bisa pake charger abang dulu. karena barang-barang kalian masih di sana" Ungkap nya.


"Terimakasih bang" sahut Brian lalu dia mengcharger hp nya dan meletakan nya di meja.


__ADS_2