
"apa.!!!" Sontak bintang terkejut mendengar pengakuan aqnes. "Jadi selama ini lo deket sama salah satu anggota star light.! lo deket sama brian." Ungkap nya. Lalu aqnes hanya mengangguk sambil meringis karena takut bintang marah padanya.
"Gue sebenernya pengen ceritain ini sama lo dari dulu. tapi waktunya selalu gak pas. Lo jangan marah dong.!" bujuk nya.
"nes, gue gak marah cuma gue gak nyangka aja. Kenapa lo bisa deket sama dia padahal lo mengidolakan lee" sambung bintang
"Awal nya gue komunikasi sama dia cuma karena pengen tau semua kegiatan lee. dia orang nya baik selalu ngasih foto-foto lee. tapi setelah dia sakit beberapa waktu lalu gue jadi mikir apa gue gak keterlaluan selama ini manfaatin dia demi kepentingan gue." sesalnya.
"lo emang keterlaluan banget.! untung aja brian masih mau dan gak ngeblok kontak lo." nasehat bintang padanya.
__ADS_1
"ya mungkin itu juga alesannya dia jarang bales chat gue sekarang" lirih aqnes.
"dia jarang bales chat lo.!" tegas bintang dan aqnes hanya mengangguk.
"Emang dasar semua cowok sama aja. lagian kenapa nasib gue sama aqnes jadi kayak gini sih.!" gerutu nya dalam hati.
"bintang.! kok lo malah diem." dia mengguncang tubuh bintang.
Bukan tanpa alasan bintang berbicara seperti itu. Dia hanya tidak ingin nasib aqnes sama seperti dirinya yang di gantungkan perasaan nya dan di lupakan begitu saja. Bahkan hubungan mereka pun tidak pernah ada kepastian sampai akhirnya mereka tidak berkomunikasi lagi.
__ADS_1
******
"Gue gak percaya sama lo rai, jadi selama ini lo juga deket sama cewek.!" lanjut brian dengan wajah yang masih terkejut. "terus sekarang gimana?" tanya nya penasaran.
"gue gabisa ngasih kepastian ke dia. Dan kita berakhir dengan gak salin berkomunikasi" jawab nya.
"kenapa kok bisa?"
"hmmmm.. udah lah susah di jelasin nya,seperti yang gue bilang tadi sebaiknya lo pikirin lagi aja, jangan sampe nyakitin perasaan seseorang.!" saran nya sambil berdiri lalu dia membuka pintu yang terkunci itu dan keluar dari kamar nya untuk bergadung dengan anggota yang lain.
__ADS_1
Sambil berjalan dan begumam rai memikirkan brian. "karena nanti lo bakal di hadapin dengan pilihan antara orang yang spesial di hidup lo atau karir lo saat ini. jangan sampai kayak gue yang akhirnya membuat gue jadi tersiksa." Gumam nya dalam hati. lalu dia duduk di sebelah lee yang sedang asik memainkan hp nya.
"ah.. hyeong.!" sapa nya lalu dia fokus lagi ke hp nya. tak lama brian bergabung bersama mereka mereka berdua saling melirik. sedangkan gaga yang curiga hanya bisa memperhatikan mereka. di antara semua anggota bisa dibilang gaga yang paling peka. Jika ada masalah atau apapun dia yang paling bisa menyadari, berbeda dengan yang lain. itu sebab nya jika ada sesuatu gaga akan langsung bertanya. tidak menunggu lama atau mengulur waktu.