Aku & Bintang

Aku & Bintang
Begitu dalam perasaan kepada nya.


__ADS_3

Bintang sangat terkejut dia hanya bisa terdiam dan tubuh nya mematung namun perasaan nya merasakan hal yang lain, hasrat nya merasakan hal yang berbeda hatinya seakan berdetak sangat kencang.


Rai semakin memperdalam ciuman nya tangan kanan nya menyentuh belakang kepala bintang dan sedikit mendorong nya agar mereka semakin dekat, bibir nya menyusuri hampir semua bagian bibir bintang secara bergantian dari bibir bawah ke bibir atas lidah nya menyusuri setiap bagian rongga mulut bintang. sedangkan tangan kirinya menyentuh leher bintang dan mengelus nya secara lembut.


Hati bintang merasa berdesir seperti membuat tubuh nya lemas, ciuman mereka semakin panas bintang mulai mengalungkan kedua tangan nya ke leher rai. "Cup cup cup cup"


"huh" nafas berat rai sesekali terdengar oleh bintang.


"Dor...dor...dor" Suara pintu di gedor dari luar


"Hyeong..!" Sepertinya itu suara lee.


membuat kegiatan mereka seketika terhenti


"Cuuuuuuuuuphh" mereka melepaskan ciuman nya dan rai pun keluar di ikut bintang.


Melihat mereka keluar membuat frans seakan lega, karena dari tadi dia menunggu bintang dengan cemas.


"Ayo.!" ajak gaga kemudian dia dan lee berjalan pergi.

__ADS_1


Betepa terkejut nya frans karena rai menggengam tangan bintang.


"aku harus pergi sekarang, tunggu sampai aku selesai konser" ucap rai kemudian melepaskan tangan nya dan mengelus rambut bintang dan menyeka air mata yang ada di pipinya.


"Bruk" frans menjatuhkan lagi kantong plastik berisi es cream yang tadi di jatuhkan bintang.


Sepertinya bintang baik-baik saja dan dia sudah memaafkan rai, melihat kejadian itu seakan membuat lutut frans lemas dan hatinya tersayat.


Rai sudah berjalan melewati frans mereka berpapasan dan mereka beradu tatap. Setelah mereka masuk ke dalam lift. dengan gontai frans menghampiri bintang.


"Lu gapapa?" tanya frans kepada bintang.


"Gue gapapa frans, gue kira lu udah pulang" Ucap bintang.


"Yaudah lu bisa pulang sekarang takut aqnes tambah ngambek, makasih yah" Ucap bintang sambil menepuk punggung frans.


Frans pun tersenyum sebelum membalikan badan nya dan berjalan meninggalkan bintang raut wajah nya langsung berubah saat dia berjalan, dan kantong plastik yang berisi es cream itu dia injak tanpa perduli oleh nya.


Setelah masuk ke dalam lift frans baru bisa bernafas. "Huh" Dia menghela nafas

__ADS_1


Rasa sesak dalam dadanya dari yang dia tahan dari tadi akhirnya bisa dia keluarkan.


Apa yang mereka bicarakan begitu lama? apa yang mereka lakukan di dalam, dan kenapa saat keluar seakan tidak terjadi apa-apa apakah bintang bisa memaafkan dia begitu saja.


Dia terus saja bergumam dalam hatinya.


"Apa lu baik-baik aja bintang?" Gumam nya


Dia tidak habis pikir dengan semua ini, sehari semalam bintang di buat sedih oleh nya tapi dengan sekejap bintang bisa memaafkan nya.


Sebegitu suka nya bintang kepada nya begitu dalam nya kah perasaan bintang terhadap nya sehingga dengan mudah melupakan rasa sakit nya.


"Akkkkkh..." frans berteriak di dalam lift sambil membentur kan kepalanya.


Seketika hp nya berbunyi, frans langsung menjawab nya.


"iya"


"masih dimana?" tanya aqnes

__ADS_1


"ini mau pulang, kakak abis nganterin bintang" jawab nya


"Yaudah cepet mamah nanyain" kemudian aqnes menutup panggilan telepon nya.


__ADS_2