
Hari-hari terus berlanjut sesekali bintang dan rai bertukar kabar.
Walaupun semua anggota sedang berbeda jauh di tempat nya masing-masing namun komunikasi mereka tetap terjalan, terlebih pihak manajemen baru saja memberitahukan bahwa salah satu lagu baru mereka masuk nominasi di acara festival musik di hongkong.
Awal tahun mereka akan terbang ke sana untuk menghadiri acaranya, itu semua di luar ekspektasi mereka,jadwal libur mereka terpotong karena secepatnya mereka akan bertemu disana.
********
Jimy baru bangun dari tidur nya, dengan susah payah ia membuka mata kemudian berjalan keluar kamar. Tak seorangpun ia temui karena dua hari lagi akhir tahun semua pelayan di liburkan. Tak lama hp nya berbunyi.
"Halo..honey.! Kamu sudah bangun? Mami sudah berangkat bersama papi kamu,sory yah kita gak pamitan dulu soal nya tadi kamu sedang tidur" ucap nya
"It's ok.!" Jawab jimy singkat
"Mami sama papi akan secepat nya kembali, agar bisa menghabiskan akhir tahun bareng kamu, tunggu di rumah yah honey" ucap nya kemudian mematikan sambungan telepon.
Jimy hanya menghela nafas dan memandangi hp nya.
"Sejak kapan mereka ngabisin akhir tahun di rumah" gumam nya
Setelah membuat sarapan kemudian dia kembali lagi ke kamar ia lalu mandi dan membereskan semua bajunya dan pergi membawa koper.
Di perjalanan menuju airport.
"Halo jim" ucap seseorang
"Daddy, aku sedang di jalan menuju airport" ucap nya
"Kamu mau kemana?" Tanya nya
"Aku mau ke hongkong, lagian awal tahun kita juga akan menghadiri acara di sana jadi lebih baik kalau aku berangkat dari sekarang" jelasnya
"Hmmmmm" ia hanya menghela nafas
"Apa hesti tidak ada lagi di rumah?" Tanya nya
"Daddy hanrry.. sejak kapan mereka ada di rumah menjelang akhir tahun seperti ini, aku mohon jangan pernah mengirim aku pulang ke sini lagi mereka tidak pernah ada waktu untuk ku" ucap nya lirih
"Maaf kan daddy jim, yasudah kamu hati-hati kabarin terus ok.. nanti akan ada staf yang nunggu kamu" ucap nya
"Baik dad" sahut jimy kemudian mematikan sambungan telepon nya.
Jimy memilih pulang ke hongkong di bandingkan tinggal sendiri di rumah orang tuanya.
********
Aqnes sedang berkumpul bersama keluarganya di sebuah ruangan tiba-tiba hp nya berbunyi.
"Nomer siapa ya ini" gumam nya
"Siapa nes?" Mamah nya bertanya
"Gatau mah nomer baru, aku coba jawab dulu yah" ucap nya kemudian dia meninggalkan ruangan itu.
"Halo" ucap nya
__ADS_1
"Halo, aqnes?" Tanya seseorang di sebrang sana
"Iya..brian.!! Ini kamu?"
"Iya ini aku, sory yah baru ngehubungi kamu" ucap nya
"Oh gapapa kok, gue kira siapa ini nomer kamu?" Tanya nya
"Iya.. kamu lagi apa aku ganggu waktu kamu gak? Ia bertanya lagi
"Enggak kok, gue lagi santai aja kenapa emang? Oh kamu mau ngasih foto lee yah" ucap nya antusias
Brian terdiam seketika mendengar ucapan aqnes.
"Mmmm...iya..tapi sebelum nya besok malam kamu ada waktu gak?" Tanya brian dengan ragu
"Besok malam.! Besok malam kan malam tahun baru kenapa emang?" Ucap nya
"Kita bisa ketemu gak, tapi kalau kamu ada acara gapapa kok lain kali aja" ucap brian
"Dari pada gue di sini apa salah nya pergi sama brian,lagian kak frans juga gak bakal ada di rumah dia pasti pergi sama temen kuliah nya " gumam nya dalam hati
"Eh enggk kok, yaudah nanti kita ketemu aja" sahut nya
"Ok kalau gitu nanti aku kabarin lagi yah" ucap brian
"Ok gue tunggu" sahut aqnes kemudian dia mematikan sambungan telepon nya.
Hari berganti dan malam ini adalah malam tahun baru, sejak sore aqnes sudah sangat antusias karena akan pergi bersama brian.
"Wait.!! Kenapa hati gue jadi seneng gini ya" gumam nya sambil duduk di atas tempat tidur nya.
"Apa gue suka sama aqnes? Tapi dia kan fans nya lee...terserah lah yang penting sekarang gue mau pergi sama dia" ucap nya sambil bersiap.
Tak lama ia keluar menggunakan sepeda motor nya ke tempat aqnes.
Ia sudah berada di depan dengan percaya diri dia turun dari motor dan melangkah masuk menuju pintu.
Brian menekan tombol bel, tak lama pintu itu terbuka, dan ternyata frans yang membuka pintu untuk nya.
Merekapun bertatapan dari atas sampai bawah frans coba memperhatikan brian.
"Brian..!!" Teriak aqnes dari dalam
Brian dan frans hanya menoleh bersamaan.
"Kamu kenal sama dia?" Tanya frans
"Kenal lah ini temen yang aku ceritain, ayo masuk" ajak aqnes sambil menarik tangan brian.
Sambil berlalu meninggalkan frans yang masih mematung dia hanya tersenyum kepada frans.
"Sejak kapan dia punya temen cowok, setau gue temen nya cuma bintang" gumam frans kemudian dia menutup pintu dan ikut masuk
"Mah..ini temen aku yang aku ceritain" ucap aqnes kepada mamah nya
__ADS_1
Brian merasa sangat canggung karena ia tak menyangka kalau aqnes akan mengenalkan nya kepada orang tua aqnes.
"Hai..brian, silahkan duduk" ucap mamah nya dengan ramah
"Terimakasih tante" sahut nya
"Jadi kamu bener teman aqnes?" Tanya mamah nya
"Iy...iya saya teman aqnes" jawab nya
"Setau tante temen nya aqnes cuma bintang sejak kapan kalian kenal" ia bertanya lagi
Brian bingung menjawab nya, akhir nya aqnes datang sambil membawa minum.
"Aku kenal sama dia udah lama,waktu di jakarta" jawab aqnes kemudian duduk di samping mamah nya.
"Tapi kenapa wajah nya gak asing yah, kayak anggota boy band yang fotonya ada di kamar kamu nes" ucap mamah nya.
"Iya mah dia salah satu anggota boy band itu, kebetulan mereka lagi libur dan dia pulang ke jerman terus kita ketemu lagi" jelas aqnes
"Oh gitu pantes....tapi nes dia juga gak kalah ganteng dari cowok yang kamu sebut pacar kamu itu" ucap mamah nya
"Mamah.." ucap aqnes
Brian semakin malu mendengar ucapan dari mamah nya aqnes namun ia juga merasa senang.
"Kalian mau pergi kemana?" Tanya kak feli yang baru bergabung.
"Kita mau makan sekalian jalan-jalan" jawab brian
"Oh gitu, yaudah sana berangkat kamu bisa jaga aqnes kan?" Ia meyakin kan brian
"Bisa kak, tenang aja aku gabakal macem-macem kok dia aman sama aku" ucap nya dengan tegas
Tak lama mereka berangkat, seperti biasa brian menggunakan motor kesayangan nya, tentu saja aqnes merasa sangat senang.
Mereka berbincang dan tertawa bersama setelah makan malam mereka lanjut jalan jalan ke tempat yang cukup populer di sana layak nya sepasang kekasih.
Hingga akhirnya beberapa detik lagi menyambut tahun baru.
"10,9,8,7,6,5,4,3,2,1.!!!!" Mereka menghitung mundur bersama
Kemudian banyak suara kembang api dan terompet begitu meriah.
"Yeeee...happy new year" terak aqnes dengan histeris.
Brian hanya bisa menatap wajah aqnes dengan senyum manis nya.
"Happy new year brian.. makasih ya lu udah ngajak gue keluar gue seneng banget" teriak aqnes sambil memegang sebelah tangan brian.
"Eh sini-sini kita foto" ajak aqnes
Brian hanya terdiam karena khawatir.
"Tenang aja gak akan gue upload kok, gue tau posisi lu, ayo sini" ajak nya
__ADS_1
Akhirnya mereka berdua selfie bersama dengan beberapa pose.