
Setelah beberapa saat rai terbangun karena mendengar pengumuman kalau pesawat akan landing.
Ia melihat bintang masih tertidur lelap membuatnya tidak tega untuk membangunkan.
Namun dia harus membangunkan bintang
"Bintang.." ucap nya dengan menyentuh pipi bintang "bintang..bangun" rai masih coba membangunkan bintang.
"Ummmm.." ucap nya dengan lirih
"Kita udah mau landing" ucap rai
"Oh iya.. ya ampun kok cepet sih" gumam nya
"Itu karena kamu tidur nya lama" sahut rai sambil tersenyum.
Setelah landing kini mereka tinggal menunggu untuk keluar. Bintang juga sudah bersiap.
"Kamu udah tau alamat vila nya kan?" Tanya rai
"Iyah.." jawab sintang singkat.
"Nanti ada orang yang jemput dan nganter kamu ke sana, aku gabisa langsung ke vila nan..." Ucapan rai terhenti karen bintang memotong nya
"Iya gapapa aku ngerti" sahut bintang
Semua penumpang sudah berdiri untuk keluar.
Rai memegang tangan bintang
"Tunggu aku, nanti aku ke sana" ucap nya kemudian dia berdiri dan keluar terlebih dahulu bersama anggota yang lain
Bintang yang masih berdiri di tempat hanya bisa menatap mereka.
Harus nya dia sadar kalau dia gak akan mungkin biasa bersama rai, apa yang sebenarnya dia pikirkan berlibur berdua dengan rai melakukan perjalan romantis duduk dan berjalan berdampingan dengan nya atau bergandengan tangan.
Ah itu hal yang tidak mungkin bintang, iapun coba menyadarkan pikirannya.
Dia sudah berdiri menunggu mobil yang menjemputnya. Tak lama ada mobil berhenti
"Nona bintang?" tanya driver itu dari dalam mobil
"Iyah pak" jawab bintang
Kemudain dia turun dan membuka bagasi mobil memasukan koper bintang.
"Ayo silahkan naik" ucap nya membuka kan pintu.
"Terimakasih pak" sahut bintang
__ADS_1
Kini ia sudah dalam mobil dan akan menuju penginapannya.
Selah hampir setengah jam akhirnya mobil itu berhenti si sebuah vila.
"Mari saya antar" ucap driver itu sambil membawa koper bintang mengantar nya masuk ke dalam.
Bintang hanya menatap ke sekeliling.
"Apa gue tidur di sini sendiri di vila yang lumayan luas" gumam nya dalam hati.
"Nanti ada pelayan di depan,kalau ada apa tinggal panggil saja, saya juga siap mengantar kemana saja" ucap driver itu
"Baik pak,terimakasih banyak nanti saya kedepan kalau butuh apa-apa" jawab bintang
"Oh iya sudah ada makanan di dalam, kalau gitu saya permisi" ucap nya lalu pergi
Bintang membawa koper nya ke dalam kamar lalu merebahkan tubuh nya.
Setelah merapihkan barang bawaan nya dia pun pergi ke ruangan dia melihat sudah ada makanan yang tersedia, dia juga melihat lihat vila itu.
Vila yang lumayan luas dengan dua kamar, ada kolam renang dan juga dekat dengan pantai dari jendela kamar saja sudah bisa terlihat.
"Ahhhh bagus banget sih cuaca nya, angin nya juga sepoy-sepoy" ucap bintang sambil merentangkan tangan nya di sedang di teras ruangan.
Mata nya tertutup ia merasakan setiap hembusan angin dan suara deburan ombak.
Tiba-tiba ada yang memeluk nya dari belakang
"Ini aku"
"Rai" sahut bintang.
Raipun hanya mengangguk tanpa melepaskan pelukannya.
"Bikin kaget aja, rai lepasin" ucap bintang
"Aku gamau" ucap rai
"Nanti ada orang yang lihat" sahut bintang
"Gak akan ada yang lihat, buat apa aku jauh-jauh ke sini nyari penginapan yang cukup privat kalau masih ada yang bisa lihat kita, kamu tenang aja" jelas rai
"Kamu yakin?" Tanya bintang
"Yakin" jawab nya kemudian dia mengeratkan pelukannya
"Kamu suka gak sama vila nya?" Tanya rai
"Suka lah siapa yang gak suka, udah lama aku gak pergi liburan... Aaaahhhh...seger banget udaranya" ucap nya sambil merentangkan lagi tangannya.
__ADS_1
Raipun tetap memeluk nya dari belakang
Ia menyandarkan kepala nya ke samping wajah bintang sehingga jika bintang menoleh mereka akan langsung bertatapan
Merekapun menikmati suasana.
Tiba-tiba perut bingang berbunyi membuat nya merasa sangat malu dan suasa romatis itupun seketika berakhir.
"Ups..." Ucap nya sambil memegang perut nya
Kemudain rai tertawa dan melepaskan pelukannya,ia kemudian membalikan tubuh bintang agar melihat ke arah nya.
Wajah nya sudah memerah karena malu.
"Kamu laper?" Tanya rai sambil menahan tawa.
"Aku belum makan dari pagi, tadi di pesawat cuma tidur karena aku ngantuk banget" jawab bintang dengan lirih.
"Yaudah kita makan" ucap rai sambil menuntun bintang ke meja yang sudah tersedia makan.
"Ayo, ini kan udah ada makanan kenapa kamu gak makan ini udah lewat jam makan siang" ucap rai
"Tadi nya aku mau makan, tapi karena tadi aku lihat-lihat vila dan terbawa suasana jadi lupa" ucap bintang
"Yaudah sekarang kita makan dulu" ajak rai kepada bintang.
Akhirnya merekapun makan bersama di vila itu.
"Emm rai.. yang lain ada dimana?" Tanya bintang
"Mereka ada di vila deket sini" jawab rai
"Terus sekarang kenapa kamu bisa nyamperin aku ke sini, emang mereka gak nyariin? Tanya bintang
"Aku udah bilang kalau aku ada urusan" jawab nya
"Emmm...gitu" sahut bintang sambil menaruh gelas minum
"Kalau kamu mau liburan bareng mereka kenapa kamu ngajak aku, jadinya kan aku gak enak ngeganggu liburan kalian" ucap bintang.
Sebenarnya dia sengaja bicara seperti itu karena ia merasa kesal kepada rai, saat ke apartemen dia bilang kalau hanya pergi berdua tapi ternyata mereka bersama anggota yang lain.
Rai menghela nafas mendengar ucapan bintang.
"Sebenernya aku emang berencana pergi berdua sama kamu, tapi karena hal gak di sengaja akhirnya mereka tau dan malah ikut ke sini, maaf yah acara kita jadi berantakan"
Rai menjelaskan nya pada bintang
"Oh gitu, gapapa kok makasih kamu mau ngajak aku ke sini" ucap bintang kemudian tersenyum kepada rai.
__ADS_1
Tak lama hp rai berbunyi.
"Halo" ucap rai menjawab panggilan telpon nya