Aku & Bintang

Aku & Bintang
i miss you.!


__ADS_3

Kini semua anggota dan beberapa staf sudah berada di dalam pesawat.


Sebelum landing di dalam pesawat rai bertanya kepada bang dendy.


"Apa kita langsung ada jadwal?" Tanya nya


"Tidak rai, kalian akan istirahat dulu satu hari sampai besok, kenapa memang nya?" Ia balik bertanya


"Aku harus mengurus sesuatu bang" ucap rai


"Kapan?" Tanya nya


"Setelah sampai,aku akan ijin untuk pergi karena kemarin juga aku ganti nomer hp di sana ada beberapa hal yang harus aku urus agar cepat selesai" jelas nya


"Baiklah..nanti kau pergi bersama staf" ucap bang dendy


"Aku hanya perlu di antar oleh driver saja bang" rai coba menolak.


"Ok." Sahut bang dendy.


Tak lama pesawat mereka landing. Setelah beberapa saat mereka akhirnya bersiap untuk keluar dari pesawat.


Semua staf membantu membawa barang-barang mereka.


Kini mereka semua sudah berjalan akan keluar dari airport. Ada beberapa wartawan yang meliput mereka.


"Ayo masuk" ucap staf dan semua anggota masuk ke dalam mobil yang berbeda.


"Rai kau pergi sekarang?" Tanya bang dendy


"Iya bang" jawab nya


"Yasudah cepat masuk ke mobil yang di ujung, kabarin kalau ada sesuatu" ucap nya


"Baik bang, terimakasih aku pergi dulu" ucap rai


"Ok" sahut bang dendy.


Dan mobil mereka meninggal kan airport anggota yang lain dan staf langsung kembali asrama sedangkan rai seorang diri akan pergi ke suatu tempat.

__ADS_1


Karena jalanan yang macet hingga akhirnya hari sudah semakin gelap. Rai tiba di tempat tujuannya.


Sebelum keluar dari mobil ia berpesan kepada driver untuk tidak menunggu nya dia bisa kembali ke asrama jika urusan rai sudah selesai dia akan menghubungi nya lagi atau akan pulang dengan taxi.


Setelah memastikan kondisinya aman driver tersebut mengawal rai sampai masuk ke dalam lift.


Rai menekan tombol bel beberapa kali dan menunggu di bukakan pintu.


"Cekleg" pintu itupun akhirnya terbuka


"Rai..!" Ucap bintang


Ia begitu kaget melihat rai tiba-tiba datang ke apartemen nya.


Bintang akhirnya menarik rai untuk masuk ke apartemen nya karena takut ada orang yang melihatnya.


"Kamu kapan pulang? Kenapa gak bilang kalau mau ke sini" ucap bintang


Rai belum menjawab pertanyaan bintang ia coba melepas jaket,topi kacamata yang ia kenakan.


"Aku baru sampai, dan langsung ke sini aku gabisa ngehubungi kamu karena aku ganti hp" ucap nya sambil mendekat ke arah bintang.


"Aku kangen sama kamu apa kamu gak kangen sama aku?" Ucap nya sambil menangkap tubuh bintang.


"Ak...aku juga kan...." Belum sempat bintang berbicara rai sudah mencium bibir nya.


Rai semakin mengeratkan pelukannya, tangan nya merangkul pinggang bintang. Semakin lama semakin dalam rai mencium setiap inci bibir bintang dengan lembut dan penuh perasaan.


Nafas nya semakin dalam dan ciuman mereka semakin panas. Rai dengan perlahan mengangkat tubuh bintang tanpa melepaskan ciumannya.


Kemudian dia mendekat ke arah tempat tidur ia menjatuhkan tubuh bintang dengan perlahan, hingga kini posisi bintang di bawah tubuh nya.


Rai membelai rambut bintang dengan mesra kemudian dia beralih mengecup rahang dan leher bintang. Bintang yang terkejut dengan perlakuan rai hanya bisa terdiam dan menikmati nya. Namun seketika bintang tersadar dan memegang wajah rai agar berhenti dari aktivitasnya.


"Rai...stop.!" Ucap nya.


"Kenapa?" Tanya rai menatap bintang dengan intens.


"To..tolong jangan terlalu jauh aku...aku" jawab nya dengan gugup.

__ADS_1


Namun rai yang seakan mengerti maksud bintang hanya tersenyum. "Cup" dia dengan cepat mengecup bibir bintang.


Kemudian dia membenamkan wajah nya ke leher bintang, dan mengatur nafas nya agar kembali normal. Ia memeluk tubuh bintang mencium aroma rambut bintang dengan dalam.


"I miss you" ucap rai dengan lirih.


"Miss you too" balas bintang. Kemudian dia juga memeluk tubuh rai akhirnya mereka berpelukan dalam keadan berbaring di atas tempat tidur.


Setelah beberapa saat bintang akhirnya memulai pembicaraan.


"Kenapa kamu bisa kesini, apa manajer dan staf kalian enggak melarang nya?" Tanya bintang


Rai hanya menggelengkan kepalanya.


"Aku berbohong, aku bilang harus mengurus sesuatu" jawab rai


"Berbohong.!! Apa gak takut ketahuan kalau mereka tau gimana?" Tanya bintang dengan panik


"Aku harus mengurus sesuatu dan harus secepatnya terselesaikan, makanya manajerku memberi ijin" jawab rai


"Terus kenapa kamu malah kesini, bukan selesain dulu urusan nya" ucap bintang


"Aku harus mengurus perasaanku, aku harus menyelesaikan rasa rinduku, aku kangen sama kamu makanya harus aku selesaikan" ucap rai dengan tersenyum kepada bintang


"Ya ampun rai..kamu ini ada-ada aja" sahut bintang


"Awas bangun" perintah nya


"Kenapa? Kamu gak kangen sama aku?" Balas rai, karena bintang memintanya untuk bangun


"Aku engap rai.. apa kamu tega aku kehabisan nafas tubuh kamu kan berat" gerutu bintang.


Rai malah tertawa kecil mendengar ucapan bintang. Akhirnya dia bangun dan mengganti posisinya.


"Sini" ucap rai


Sekarang bintang yang bersandar ke tubuh rai, mereka masih berada di tempat tidur.


"Oh iya, selamat yah atas kemenangan kalian" ucap bintang

__ADS_1


"Terimakasih" sahut rai kemudian dia mengecup kening bintang.


__ADS_2