
Pagi hari pukul 01:30 Menit Juna dan bintang sudah berangkat menuju bandara. penerbangan mereka jam 2 pagi karena tidak ada penerbangan lagi akhirnya juna mengambil jam terbang pada saat itu di karenakan urusan nya juga sangat urgent.
Kini mereka sudah berada di pesawat.
"kalau kamu masih ngantuk tidur lagi aja, nanti aku bangunin." ucap juna.
"makasih jun. aku emang masih ngantuk" sahut bintang sambil sedikit menguap namun ia tahan. Juna hanya membalas dengan senyuman. 10 menit berlalu bintang sudah terlelap lagi, nafas nya terdengar teratur, juna yang tadinya sibuk dengan ipad nya akhirnya menaruh nya dan menyandarkan kepala bintang agar bersandar ke bahu nya. Tak lama diapun ikut tertidur.
Perjalanan 2 jam 20 menit mereka tempuh menuju salah satu kota tempat tujuan Juna. Kini pesawat mereka sudah bersiap untuk landing. juna pun membangunkan bintang.
*****
Semua sedang mengemasi barang-barang nya di bantu oleh beberapa staff.
"Kami tunggu di mobil. Barang-barang kalian akan kami bawa terlebih dahulu." ucap salah satu staff.
Setelah semua barang-barang dan koper siap mereka langsung memasukkan nya ke dalam mobil dan membawa nya pergi terlebih dahulu. hari ini juga bersamaan dengan kembali nya semua anggota star light ke jakarta. Dan mereka mengambil penerbangan pagi-pagi sekali.
Karena masih mengantuk semua anggota ada yang tertidur di sebuah ruang tunggu di bandara.
******
__ADS_1
"ini acces card untuk kamar anda pak" ucap Sekretaris laki-laki juna. Dia pun menerima nya dan menyerahkan nya kepada bintang.
"ini accses kamar kamu" Juna memberikan nya kepada bintang. akhirnya mereka masuk ke kamar mereka masing-masing.
"ya ampun gue masih ngantuk banget" gerutu bintang sambil menaruh tas lalu merebahkan tubuh nya. Tanpa sadar dia suda terlelap lagi kedalam mimpi.
"Pak. apakah anda akan beristirahat dulu sebelum pergi ke lokasi? masih ada sekitar satu jam waktu untuk tidur" tanya nya kepada juna.
"tidak. waktu nya sangat tanggung. Tolong siapkan saja semua nya agar nanti kita langsung berangkat.!" perintah nya sambil membuka jaket nya.
"Baik, akan saya siap kan." sahut nya sambil hendak berjalan menuju pintu. Namun langkah nya terhenti. "emm.. maaf pak. lalu teman wanita anda bagaimana apakah dia juga akan ikut bersama kita?" tanya nya dengan canggung.
"tidak.! Dia akan di hotel biarkan dia istirahat" jawab juna sambil merebahkan tubuh nya di sofa.
******
Flash back on.
Saat bang dendy sibuk mengurus kepindahan rumah sakit brian. Salah satu staff memberikan hp brian kepadanya.
"maaf bang. ini hp brian takut ketinggalan" Ucap nya sambil menyerahkan hp.
__ADS_1
"baiklah terimakasih." Bang dendy menerimanya.
saat mereka sudah tiba di jakarta dan brian sudah mendapatkan ruang rawat inap. Bang dendy masih mengantongi hp brian. saat dia keluar untuk mengurus sesuatu hp itu berbunyi.
"Sweet girl.!" Sebuah nama kontak yang menghubungi hp brian. "Siapa dia?" gumam bang dendy sambil menatap layar hp brian.
seketika banyak pertanyaan yang muncul di pikiran nya. Belum sempat band dendy menjawab nya panggilan itu sudah berakhir.
"maaf bang. Dokter sudah menunggu kita" ucap salah satu staff yang menyadarkan nya.
"akh.. baiklah ayo.!" sahut nya lalu dia mengantongi lagi hp itu.
beberapa menit setelah berkonsultasi dengan Dokter akhirnya mereka keluar.
"Tolong urus obat nya. aku mau ke ruangan brian lagi" Perintah nya kepada staff itu. Lalu dia menuju ruang inap brian. Di lihat nya brian masih tertidur mungkin karena efek obat juga.
Saat bang dendy hendak duduk hp brian yang ia kantongi berbunyi lagi.
yups.. Nama"Sweet girl" lagi yang ternyata menghubungi brian. Namun bang dendy hanya menatap nya tak lama panggilan itu berakhir.
"Brian, lu baik-baik aja kan.?" Sebuah pesan masuk yang belum terbaca dari beberapa menit yang lalu. Dan masih banyak pesan masuk lain nya dari nama kontak itu. Saat bang dendy berpikir tiba-tiba hp brian memberikan notif lowbet. tak lama hp itupun mati dan bang dendy dengan lega akhirnya menyimpan lagi hp itu.
__ADS_1
Flash back of