
Kini bintang sudah dalam perjalanan menuju bandara.
Drrtttt...drrttttt... Hp nya begetar.
"Iya" jawab nya
"Kamu udah berangkat?" Ranya rai
"Udah kok aku masih di mobil lima menitan lagi sampe,kamu dimana?" Tanya bintang
"Aku masih di jalan, emm... Kamu nanti langsung check-in aja yah, jangan nunggu aku" ucap rai
Seketika bintang terdiam dia tau apa yang rai maksud
"Oh iya.." jawab bintang singkat kemudian bintang menutup telpon nya.
Ia menghela nafas.
"Gue lupa kalau dia artis, mana mungkin gue bisa bareng sama dia, bandara kan tempat umum bisa jadi ada wartawan atau bahkan fans nya, dan gak mungkin gue ada di samping nya" gumam bintang.
Tak lama ia sampai di bandara, kemudian dia turun dari taxi,bintang tidak membawa banyak barang dia hanya membawa koper kecil dan tas saja.
Setelah masuk bintang langsung check-in setelah semua proses nya selesai kini dia sudah di boarding room dan menunggu keberangkatan.
Sambil duduk dia coba mencari rai.
"Dia dimana? Padahal waktu nya beberapa menit lagi" gumam nya.
Tak lama ia mendengar pengumuman keberangkatan iapun akhirnya berjalan masuk, saat sedang mengantri bintang melihat ke belakang ia akhirnya melihat rai.
"Ah itu dia" ucap nya namun sesaat ia terdiam karena melihat lee di belakang nya bukan hanya lee ternyata semua anggota.
Akhirnya dia masuk ke dalam
__ADS_1
Setelah menemukan kursi nya bintang langsung menaruh tas nya dan duduk.
Dia hanya terdiam
"apa dia juga gak duduk bareng gue" gumam nya sambil melihat kursi di samping nya.
Karena dia duduk di dekat jendela bintang hanya menatap keluar.
"Eheeemm" suara seseorang memecah lamunan nya
Bintangpun menoleh "rai" ucap bintang
"Maaf yah, kita gabisa berangkat bareng dari luar tadi" ucap rai yang kini sudah duduk di sampingnya
"Gak apa-apa kok aku ngerti" sahut bintang
"Di belakang ada brian dan lee dan juga yang lain" ucap rai dengan ragu.
Anggota star light yang lain duduk di belakang mereka hanya terhalang dua kursi di belakang.
Tak lama pesawat take off.
Bintang hanya diam dan menatap ke arah jendela.
"Dia kenapa?" Tanya rai dalam hati karena merasa dari tadi bintang hanya diam.
"Emm..kamu udah makan sesuatu" tanya rai membuat bintang akhir nya menoleh ka arah nya
"Belum.."jawab bintang singkat
"Kamu kenapa dari tadi diem terus,kamu sakit atau... Kamu gak seneng pergi sama aku" tanya rai sambil memegang tangan bintang
"Enggak rai..bukan gitu aku cuma ngantuk karena semalem aku gak bisa tidur" jawab bintang lalu dia melepaskan tangannya dari genggaman rai.
__ADS_1
"Kenapa?" Tanya rai dengan bingung
Ia melihat bintang seperti menjaga jarak dengannya.
"Aku cuma takut ada yang ngeliat kita, jadi lebih baik aku gak terlalu deket sama kamu" ucap bintang
Mendengar ucapan bintang membuat rai berpikir kalau ucapan bintang ada benar nya juga.
Rai pun hanya terdiam canggung namun beberapa saat kemudian bintang sudah tertidur.
Rai tersenyum memandang bintang, akhirnya dia menyenderkan kepala bintang ke pundak nya. Rai juga menyenderkan kepala ke arah bintang dan memegang tanga bintang.
Ia memakai topi kaca mata jaket dan juga melilitkan syal agar menutupi sebagian wajahnya kemudian memejamkan matanya.
Suasa berbeda di kursi belakang.
"Kemana lu?" Tanya jimy karena melihat lee berdiri
"Aku ingin ke toilet" jawab nya sambil membuka jaket.
"Gue ikut" sahut jimy kemudian diapun berdiri
Lalau lee berjalan perlahan ia telah melewati satu kursi, kemudian melangkah lagi saat menengok ke sebelah kiri ia melihat rai yang sedang tertidur.
Walapun rai menutupi wajah nya dengan syal namun ia mengenali wanita yang duduk di samping nya rai sedang menggengam tangan wanita itu dan mereka tertidur dengan saling bersandar
"Hyeong" ucap nya dalam hati lalu menghentikan langkah nya.
"Kenapa berenti" ucap jimy dari belakang
"Jimy kita harus balik lagi, nanti saja kau cuci muka nya, sebentar lagi kita sampai" ajak lee sambil membalikan tubuh jimy agar berjalan lagi ke arah kursi
"Kenapa sih, kan cumua cuci muka doang, dari pada gue tidur" gerutu jimy
__ADS_1
"Kau tidur saja kalau gitu tidak usah cuci muka, nanti aku bangun kan, cepat jalan" perintah lee.
Akhirnya jimy mengalah mereka kembali lagi ke tempat duduk nya.