Aku & Bintang

Aku & Bintang
Aku akan beli tiketnya


__ADS_3

"Astaga..... Gue harus gimana ini, bego banget sih kenapa gue sampe gak sadar" ucap bintang.


"Gue harus ngapain? Kalo gue ngobrol di luar kan gak mungkin, mau ngajak ketemu di tempat lain juga gak mungkin dia pasti udah jalan kesini" ucap nya dengan panik.


Kemudaian dia melihat ke sekeliling ruangan apartemen nya.


Setelah sampai rai langsung memarkiran mobil nya, sebelum keluar dari mobil ia sudah menutupi wajah nya ia memakai topi dan jaket hoodie kemudain rai turun dan berjalan menuju lift.


"Kamar gue berantakan gak yah, enggak sih oh ia pengharum ruangan" ucap nya


Kemudian dia menyprotkan pengharum ruangan.


"Ting nong" bel nya berbunyi


"Haaaaa... Ya ampun dia dateng" ucap bintang


"gue belum mandi lagi..duh gimana doang, kalo mandi dulu nanti keburu ada yang liat dia di luar, bintang oooon..dah lah bodo amat tamat riwayat lu bintang" ucap nya sambil berjalan membuka pintu.


"Cekleg" pintu itu terbuka


Rai sudah berada di depannya, sambil menoleh ke arah kekitar kemudian rai dengan cepat masuk ke apartemen bintang.


Setelah masuk mereka masih berdiri dekat pintu.


"Ha...hai udah dateng" ucap bintang dengan gugup.


"Aku kan udah bilang pagi-pagi" sahut rai


"Apa kita bakal berdiri terus di sini" tanya rai


"Oh iya lupa, ayo masuk.. duduk silahkan" ucap bintang menyuruh rai untuk duduk di sofa.


"Terimakasih" ucap nya sambil tersenyum


Kemudian dia melepas topi dan jaket nya. Ia masih mengenakan kemeja yang berlengan.

__ADS_1


"Kamu baru bangun?" Tanya rai karena melihat bintang masih mengenakan baju tidur


"Iya..." Sahut nya kemudain dei menutup wajah nya


"Aku belum sempet mandi" jawab nya masih menutup wajahnya dengan kedua tangan.


Rai yang melihat tingkah bintang hanya tertawa kecil.


"Apa aku kepagian?" Tanya rai


Bintang hanya menggelengkan kepala nya.


Karena gemas melihat tingkah bintang,rai malah menarik tubuh bintang akhirnya dia terjatuh di pelukan rai dan ia duduk tepat di pangkuan rai.


"Rai.." ucap nya "lepasin" ia coba melepaskan tangan rai yang melingkar di pinggang nya


"Kenapa? Kamu malu karena belum mandi?" Tanya rai sambil tertawa kecil.


"Bukan gitu tapi..." Ucap bintang


"Tapi apa?" Sahut rai


"Aku gamau,sini" ucap rai kemudian dia memegang kedua tangan bintang dan menaruh di atas pundak nya.


"Aku mau nanya sama kamu?" Tanya rai


"Apa?" Jawab bintang singakat


"Beneran kamu mau pergi sama aku?" Ucap rai


"Ak...aku gak bilang gitu, semalam itu aku kira lagi telpon sama aqnes" sahut bintang dengan gugup


"Oh jadi kamu gak mau?" Rai bertanya lagi ia mencoba menjahili bintang.


"Bukan gitu maksud nya.. tapi kenapa tiba-tiba rai?" Ia bertanya

__ADS_1


"Karena aku masih ada waktu tiga hari sebelum manajemen ngasih waktu libur, setelah itu kita semua akan pulang" ucap nya


"Pulang ke mana?" Tanya bintang dengan polos


"Ya kerumah kita masing-masih brian juga akan pulang ke jerman, lee,jimy dan gaga juga sama" jawab rai


"Setelah libur akhir tahun, aku dan yang lain akan banyak kegiatan, jadi sebelum aku pulang aku mau punya waktu bareng sama kamu berdua walaupun sebentar,makanya aku ngajak kamu ke sana" ucap rai


"Oooh gitu" sahut bintang


"Kenapa kamu ngajak aku? Anggota yang lain gimana?" Tanya bintang


Rai hanya menggelengkan kepalanya.


"Lalu...kenapa gak sama teman dekat atau.... pacar kamu?" tany bintang dengan ragu


Rai hanya tersenyum mendengar perkataan bintang,


"Gak ada teman dekat atau siapapun, aku mau nya pergi sama kamu" jawab rai


"Apa bener dia gak deket sama siapapun bahkan gak punya pacar?" Ucap bintang dalam hati sambil mentap rai


"Jadi kamu mau gak?" Tanya rai dengan serius


"Emm...apa enggak apa-apa kita hanya berdua, kalo ada wartawan gimana?" Bintang bertanya lagi dengan khawatir


"Gapapa, gak akan ada yang tau selama kita gak ngasih tau, jadi kamu mau atau enggak?"


Bintang kemudian menganggukan kepalanya tanda persetujuan.


Kemudain rai tersenyum "aku akan beli tiket nya"


Bintang masih duduk di pangkuan rai, mereka terus bertatapan, kemudain rai memeluk bintang.


Bintang yang kaget dengan perlakuan rai hanya bisa terdiam canggung. Kemudain rai menaruh tangan bintang dan melingkarkan di leher nya. Dengan ragu iapun memeluk rai dengan posisi seperti itu masih duduk di pangkuan rai.

__ADS_1


"Terimakasih" ucap rai kemudain dia mengeratkan pelukannya.


Setelah beberapa sasat bereka berpelukan tiba-tiba bel pintu berbunyi.


__ADS_2