
Mereka kini sudah berada lagi di jakarta.
Di bandara sudah ada beberapa staf yang menunggu.
Mereka memberikan tiket ke masing-masing anggota.
"Gaga, ini tiket kamu penerbangan nya sebentar lagi, silahkan ikut dengan staf untuk check-in" ucap nya
"Terimakasih" sahut gaga sambil menerima tiketnya
"Kamu bisa check-in sekarang" perintah nya
Gaga kemudian menatap teman-teman nya.
"Guys..gue pergi sekarang kalian hati-hati" ucap nya sambil merangkul satu persatu.
"Hyeong" sahut lee dengan lirih
Gaga kemudian menepuk pundak lee dengan lembut. "Jangan menangis" ucap nya sambil mengacak-acak rambut lee.
Kemudian dia pergi di antar oleh satu staf.
"Lee kau juga harus berangkat sekarang ini tiket nya" ia memberikan tiket kepada lee
"Kamsahamnida(terimakasih)" iapun menerima tiket. Dan berjalan mengikuti staf.
Ia melihat lagi ke belakang melihat brian jimy dan rai yang memandang nya sambil melambaikan tangan.
Setelah gaga dan lee pergi, staf itu memberikan tiket kepada jimy dan brian.
Mereka akan transit dulu di singapur.
"Aku sudah memesankan tiket kalian secara online untuk penerbangan ke jerman dan kanada" ucap nya.
"Tunggu.!! apa aku akan di kirim kesana?" Sahut jimy
"Memang kamu akan pulang kemana lagi jimy?" Staf itu bertanya lagi
Jimy hanya terdiam. Dalam benak nya dia tidak ingin pulang ke kanada dia lebih senang jika pulang ke hongkong di tempat nenek dan kakek nya.
"Kenapa tidak ke hongkong saja" sahut nya
"Pak hanrry menyuruh ku untuk membelikan tiket ke sana, kamu juga sudah lama tidak pulang jadi beliau ingin kalau kamu harus bertemu dengan kedua orang tuamu" jelas staf itu.
Pak hanrry adalah paman jimy, meski begitu dia bergabung dengan star light bukan karena ada hubungan persaudaraan melainkan memang jimy mempunyai bakat sehingga dia bisa lolos.
Sejak kecil dia lebih sering berada di hongkong karena kedua orang tuanya sibuk bekerja makanya dia selalu menolak jika harus kembali ke sana karena orang tuanya jarang sekali berada di rumah.
"Jim" ucap brian
"Jimy" teriak nya memecah lamunan jimy
"Kenapa lu bengong, ayo kita harus berangkat sekarang" ajak nya
"Iy...iya" sahut nya
Merekapun berpamitan kepada rai lalu berjalan masuk. Rai hanya menatap mereka yang sudah semakin jauh. Kini hanya tinggal rai yang tersisa.
Tak lama diapun pergi di antar oleh staf yang tadi memberikan tiket.
"Rai saya hanya sampai sini, kamu tinggal ke boarding room, hati-hati dan selamat berlibur" ucap nya
"Terimakasih pak" jawab rai sambil tersenyum.
__ADS_1
Seiring berjalan nya waktu satu persatu anggota star light meninggalkan bandara dengan tujuan penerbangan mereka masing-masing.
********
Singapoer changi airport
"Jim gue duluan penerbangan nya benatar lagi" ucap nya
"Ok, hati-hati lu" sahut nya
"Lu juga bentar lagi kan, jangan sampe kabur ke hongkong" ucap nya
"Enggak lah,udah cepet sana lu masuk" perintah jimy
Merekapun saling merangkul
"Gue pergi ya" sahut brian kemudian dia pergi meninggalkan jimy.
Karena penerbangan brian malam hari dan cukup melelahkan bagi brian setelah dari bali mereka tidak istirahat dulu karena mengejar waktu keberangkatan.
Setelah beberapa saat semua penumpang sudah diberitahu untuk segera memasuki pesawat.
"Duh gue ngantuk banget" ucap aqnes yang baru memasuki pesawat.
Setelah menyimpan tas dan mengatur duduk nya, iapun merapih kan selimut dan membaringkan tubuh nya. Ia duduk di kursi dekat dengan jendela sedang kan frans dan mamah nya duduk di kursi belakang.
Iapun memejamkan matanya.
"Huh akhirnya" ucap seorang laki-laki
Aqnes mendengar ada seseorang yang baru duduk di kursi sebelahnya namun karena ngantuk dia tidak memperdulikan.
Setelah melihat perempuan di samping nya ia pun sangat terkejut.
Ternyata dia satu pesawat dengan aqnes bahkan mereka duduk bersebelahan.
Iapun merapihkan duduk nya dengan hati-hati karena takut membangunkan aqnes.
Setelah beberapa saat dan pesawat sudah mengudara aqnes masih tertidur.
Brian sesekali memandangi aqnes dengan senyum dalam hatinya. "Sweet girl" ucap nya
Tak lama ia melihat aqnes membuka mata, iapun pura-pura menyandarkan tubuh nya dan tertidur.
"Uuuuuuuugh" ucap aqnes menggeliatkan badan nya.
"Aduh gue laper" gumam nya kemudian dia melirik ke orang di samping nya dan memalingkan lagi wajah nya
"Tunggu" ucap nya saat dia sadar siapa yang ada di sampaing nya
"Bukannya....itu brian" gumam nya kemudian dia menutup mulut nya dan perlahan menoleh lagi ke arah brian
"Astaga itu beneran dia?" Aqnes masih tidak percaya.
Iapun terus memandang brian bahkan sedikit mendekatkan wajah nya.
"Ya ampun ngapain dia ngeliatin gue kayak gitu" ucap brian dalam hati karena dia pura-pura tidur dan membuat nya merasa canggung
Tak lama pramugari membawakan makan untuk aqnes.
"Thank you" ucap aqnes kemudian dia mulai makan. Sesekali dia melirik brian
"Kalo di pikir-pikir dia ganteng juga" ucap nya
__ADS_1
Brian yang mendengar ucapan aqnes hanya bisa tersenyum dalam hatinya.
"Eh tapi tetep aja pacar gue lebih ganteng gak ada yang bisa ngalahin lee, sadar aqnes lu gaboleh selingkuh" ucap nya
Mendengar perkataan aqnes seperti itu membuat brian ingin sekali bangun dan membuka matanya karena gemas oleh tingak aqnes.
Aqnes pun masih makan kemudian dia menoleh lagi ke arah brian.
"Aaaaaa...." Teriak aqnes kemudian dia menutup mulut nya
"Kamu" ucap nya ia menunjuk brian dengan sendok karena brian sudah bangun menatap aqnes dengan jarak dekat.
"Kapan kamu bangun?" Tanya aqnes
"Dari tadi" jawab brian
Aqnes pun melihat ke arah sekitarnya
"Nyari siapa? Nyari lee" tanya brian
Aqnes hanya menyeringai
"Iy...iya kamu bareng sama lee enggak?" Tanya aqnes
"Tadi sih bareng" jawab brian
"Terus sekarang?" Sahut aqnes
"Sekarang enggk lagi, karena dia udah terbang ke korea dari tadi sore" ucap brian
"Apa.!!! Jadi dia pulang ke korea" aqnes begitu terkejut
"Kenapa dia gak bilang sama gue kalau dia mau pulang ke korea" gumam nya
Brian kemudian tertawa mendengar ucapan aqnes.
Aqnespun membereskan makanan nya tak lama pramugari datang membawa piring bekas makanan aqnes.
"Brian" sahut aqnes sambil membalikan badan nya ke arah brian dan sedikit mendekat kan wajahnya.
"Kenapa sih dia harus kaya gini terus" gumam brian dalam hati karena melihat aqnes begitu dekat dengannya.
"Aku boleh nanya sesuatu?" Ucap nya
"Iy..iya" jawab brian dengan gugup
"Kenapa pacar gue pulang ke korea, apa dia mau mudik" ucap aqnes
"Dan kamu juga mau kemana?" Aqnes bertanya lagi kepadanya.
"Ya aku mau pulang" jawab brian
"Oh iya lupa kamu kan berasal dari jerman" sahut aqnes
"Terus pacar gue" ucap nya lagi
"Kalian lagi enggak ada masalah kan, kalian gak bakal bubar kan?" Gerutu nya
Brian hanya tertawa.
"Siapa yang mau bubar..kita itu lagi libur makanya bisa pulang" jelas brian
"Huh...syukur deh kalo gitu" sahut aqnes sambil kembali lagi ke duduk nya.
__ADS_1