
POV rai
Ia sudah berada di dalam lift berasama lee dan satu staff yang mengawal mereka.
Lee dan rai berdiri di belakang staff.
Tiba tiba ada suara perempuan berteriak
"Waiiiiit..." teriak nya
Kemudian staff menekan tombol agar lift tersebut kembali terbuka.Perempuan itupun masuk ke dalam lift bersama mereka.
"Dia lagi?" Gumam rai
Tapi sepertinya bintang tidak menyadari keberadaan mereka.
Rai melihat penampilan bintang dari atas sampai bawah begitu rapi dan terlihat sangat anggun dengan rambut yang terurai.
Rai tersenyum karena hatinya begitu senang bisa bertemu lagi dengan perempuan yang membuat nya penasaran.
Kemudain perempuan itu menoleh ke sebelah kanan nya, dan menoleh lagi ke sebelah kiri, mereka akhirnya bertatapan namun perempuan itu memalingkan lagi wajahnya.
"Apa dia gak kenal sama gue? Kok ekspresi wajah nya biasa biasa aja kaya gak seneng gitu?" Gumam rai
POV rai off.
__ADS_1
Hmmmmm gimana yah reaksi bintang setelah bertemu lagi dengan rai, bahkan sekarang mereka berada dalam satu lift.
Dari pada penasaran mending sekarang kita lanjut ke POV nya bintang, biar kita tau gimana perasaan dia berada dalam satu lift lagi dengan rai.
POV bintang.
Setelah lega dia menghela nafas "haaaah" begitu sura yang keluar dari mulut nya.
Setelah beberapa saat kemudian dia menoleh ke arah kanan, di lihat nya seorang pria yang gagah dengan setelan hitam kemudian dia sedikit melirik ke belakang ia melihat sosok laki laki yang tak asing.
"Haaaaaah... Astaga gak mungkin" gumam nya dalam hati dengan perasaan yang mulai tak tenang, saat ia tau kalo itu adalah lee.
Jika ada lee dan pengawal nya,berati kemungkinan ada anggota yang lainnya juga, bintang berharap dia tidak bertemu dengan rai.
Akhirnya dengan ragu dia menoleh lagi ke sebelah kiri.
"raiii.. ya ampun beneran itu dia?" gumam nya lagi
Mereka bertatapan dan rai juga tersenyum kepadanya. Tapi bintang langsung memaling kan wajah nya dan menatap lagi kedepan.
"Kenapa si harus ketemu lagi saat situasi kaya gini" gumam bintang dalam hati
Kemudian ia baru sadar dengan pakaian yang ia kenakan.
"Ya ampun gue masih pake baju ini, dan kenapa gue pake heels, apa apaan gue sampe gak sadar kaya gini," ia terus saja berbicara dalam hati. Dia merasa salah kostum karena tidak berganti pakaian.
__ADS_1
Tiba tiba mereka terkejut karena lift nya sedikit terguncang.
"Aww..ya ampun kenapa ini" ucap bintang dengan panik
Dan mencari pegangan agar tubuh nya tertahan.
Kemudian lift itu terguncang lagi, sekarang lebih keras. Dengan sigap staff yang berdiri di samping nya menahan tubuh lee agar tidak terbentur. Sedangkan rai malah menahan tubuh bintang.
"Kamu gapapa?" Tanya rai kepada bintang
"Gapapa,gapapa" jawab bintang dengan gugup.
Mereka masih dalam keadaan panik, karena kini lampu dalam lift tersebut mulai berkedip kedip seperti akan mati. Semua orang sesekali menatap ke atas berharap tidak ada kejadian yang tidak di inginkan.
Staff tersebut masih memegang tubuh lee begitu juga rai, yang masih menahan tubuh bintang.
Kemudain benar saja, lift tersebut terguncang lagi dengan sangat keras dan lampu di dalam nya langsung mati. Bintang yang panik akhirnya menjerit.
"Aaaaaa." Teriaknya "Ya ampun kenapa ini, gue takut" gumam nya dalam hati sedang kan dia tidak bisa melihat apa apa karena keadaan nya sangat gelap.
Setelah beberapa saat lampu didalam lift menyala lagi dan lift sudah kembali lagi berjalan turun.
Betapa kaget nya bintang karena ternyata tubuh nya di peluk oleh rai. Dan kepala nya tepat berada di depan dada rai sedangkan kedua tangan bintang melingkar di pinggang rai. Dengan perlahan bintang mencoba mengangkat kepalanya dan melihat ke wajah rai.
Merekapun bertatapan dengan sangat intens seakan tidak menyadari keberadaan staff dan juga lee, merasa hanya ada mereka berdua.
__ADS_1
"Hyeong.." ucap lee
POV bintang off.