
Di sebuah mall xxx di lantai paling dasar semua fans sudah memenuhi tempat duduk yang di sediakan. Dengan antusias mereka menunggu kedatangan idola mereka.
Begitu juga aqnes dan tak ketinggalan bintang yang duduk bersamanya.
"Apa kalian sudah siap?" Tanya MC di acara tersebut dengan semangat
"Siapppp" mereka menjawab dengan kompak
"Kita panggilkan ini dia star liiiight, yeeee.. beri tepuk tangan yang meriah" MC itu mulai memandu acara.
Acara meet & great pun di mulai,dari mulai acara pembukaan sesi tanya jawab, games dan kini grup tersebut sedang bernyanyi membawakan salah satu single mereka yang sangat populer ,karena hanya menggukan iringan gitar mereka hanya duduk di kursi tidak sambil dance.
"Nes, itu yang main gitar siapa?" Tanya bintang kepada aqnes
"Itu rai" jawab nya singat sambil melambai lambaikan tangan nya mengikuti lagu yang di bawakan star light.
"Namanya raihan alsadd dia anggota tertua, dia itu pinter mainin beberapa alat musik suara nya bagus dia juga seorang leader" aqnes melanjutkan pembicaraanya
"Jadi namanya raihan" gumam bintang kemudian menatap rai
"terus yang di sebelahnya siapa?" Tanya nya lagi
"Yang mana? Yang sebelah kanan namanya rangga sapputra ( gaga ) dia juga anggota tertua tapi umur nya masih di bawah rai beda satu tahun aja" ucap aqnes dengan tatapan fokus ke depan
"Terus yang paling kiri?" Bintang terus saja bertanya
"Itu namanya jimy,mmmmh.... nama lengkap nya jimy rumi atedja dia tuh ramah banget orang nya,suaranya juga bagus, yang sebelah nya brian junior (brian willehans junior) si ganteng kalem tapi kalo udah senyum duhhhh bikin hati gue meleleh tapi dia orang nya care ke semua anggota" ucap nya
"dan yang lagi nyanyi tentu nya pacar gue lee dae young, dia anggota termuda dia ikut audisi star light di luar negeri dan dia lolos akhirnya bergabung deh sama yang lain dia asli dari korea" aqnes terus menjelaskan pada bintang.
Sebenarnya bintang hanya ingin menanyakan tentang rai namun karena takut aqnes curiga, akhirnya dia menanyakan semua anggota dan ternyata aqnes memberi tau semua nama nama anggota star light, sampai nama lengkap mereka saja aqnes tau.
Ini adalah sesi yang paling di tunggu oleh semua fans, mereka akan maju satu persatu dan duduk berhapan dengan anggota untuk meminta tandatangan atau tak hanya itu mereka pun bisa saling sapa.
"Ayo bin" ajak aqnes yang sudah bergeser ke kursi paling depan
"Mau ngapain?" Tanya bintang masih bingung karna aqnes memberika beberapa poster ke pada nya
__ADS_1
"Ya ke dapan lah, lu bantu gue minta tandatangan anggota yang lain" ucap aqnes
"Apa!! Kan lu itu udah bawa" aqnes berbicara sambil mengikuti aqnes menunggu giliran untuk maju.
"Ini cuma poster pacar gue doang" ayo cepet giliran kita
Aqnes pun duduk berhadapan dengan jimy dengan antusias nya karena bintang tidak bisa balik lagi ke belakang mau tidak mau dia harus melakukanya.
Kini dia sudah berhadapan dengan brian dan meminta tandatangan nya. Perasaan bintang makin tak karuan karena sebentar lagi dia akan berhadapan dengan rai. Rasanya ingin duduk saja di hadapan brian dari pada bergeser dan berhadapan dengan rai. Hatinya mulai berdegub kencang.
"Duh gimana nih gue kok jadi deg degan gini, tenang bintang tenang" gumam nya dalam hati sambil menghela nafas. Kini ia sudah berhadapan dengan rai.
"Hai." Ucap rai dengan ramah dan tersenyum
"Ha..hai" bintang menyahut dengan terbata-bata dan langsung menyerahkan poster untuk minta tandangan.
Sedang kan aqnes malah asik tebar pesona di depan lee, ingin rasanya ia menyuruh aqnes agar cepat bergeser.
Bintang mencoba untuk bersikap tenang karena ia juga merasa rai tidak mengenali nya dan malah bersikap biasa saja. Setelah melihat aqnes bergeser ke tempat paling akhir yaitu berhadapan dengan gaga, bintang langsung pindah ke hadapan lee tanpa melihat lagi ke arah rai.
Rai hanya mentap nya dengan heran,apa perempuan itu tidak mengingat kejadian saat dia berlari menghindari fans dan wartawan
ah mungkin saja dia salah satu fans lee, jadi dia bersikap biasa saja pada rai.
Setelah acara selesai merekapun pulang di dalam mobil menuju rumah aqnes.
"Nih" bintang menyerahkan poster yang tadi di berikan oleh aqnes untuk minta tandatangan.
Ia tidak menoleh ke arah aqnes karena sedang fokus menyetir.
"Makasih bintang, lu emang temen gue paling baik" saut nya dengan nada merayu
"Ahhhh pacar gue ganteng banget sih" ucap nya lagi sambil mencium poster lee.
"Untung gue tadi sempet minta foto, ya Tuhan ganteng banget" aqnes terus saja berbicara
Sampainya di rumah aqnes, mereka sedang berkumpul di meja makan untuk makan malam. mamah nya aqnes sudah menganggap bintang seperti anak nya sendiri.
__ADS_1
Karena memang bintang satu satunya teman dekat aqnes. Hari ini keluarga aqnes sedang berkumpul ada papah nya aqnes yang baru pulang dari luar negeri dan juga kakak perempuan aqnes yang juga ikut pulang.
"Ayo makan,ini tante udah masak makanan kesukaan kalian" ucap mamah nya aqnes memecah keheningan sambil menyerah kan makanan ke arah bintang dan aqnes.
"Makasih tante" ucap bintang
"Ayo mari makan" saut papah nya aqnes dan merekapun makan.
"Gimana kuliah kamu nes?" Tanya feli kepada aqnes
"Gak gimana gimana kak" aqnes menjawab dengan enteng sambil terus makan
"Kamu ini kapan mau sidang, harus nya kamu taun ini sudah lulus,apa kamu mau jadi mahasiswa abadi" ucap kak feli dengan sedikit tertawa
"Kamu masih belum sidang nes?" Tanya papahnya
"Belum pah,aku belum selesain skripsi pusing pah di revisi terus" aqnes coba mencari alasan
"Kamu ini alesan aja nes, kamu ini pusing karena skripsi atau pusing mikirin artis korea itu siapa tuh namanya" mamah nya aqnes ikut berbicara
"Namanya Lee, tante" bintang ikut menyaut
"Nah iya tuh si lee, aqnes itu ngefans banget sama dia pah sampe sampe kuliah nya di nomer duakan" mamah nya aqnes sedikit mengadu ke suaminya
"Benar begitu nes?" Tanya papah nya
"Ngga kok pah, aqnes beneran lagi ngerjain skripsi cuma selalu saja di revisi,tanya aja bintang, iya kan bin?" ucap aqnes mencari alsan kemudian menatap bintang dengan mengedip ngedipkan matanya.
"iya om, aqnes lagi ngerjain skripsi dia juga sering minta bantuan ke aku" ucap bintang membela aqnes
Tapi memang benar teman nya sedang menyusun skripsi jika datang ke apartemen bintang, dia bukan hanya menghalu tentang lee tapi juga sering membicarakan tentang kuliahnya dan meminta bantuan bintang.
"Untung kamu punya temen yang baik kaya bintang, coba kalo nggak" mamah nya ikut berbicara
"Kalo taun depan kamu masih belum juga sidang, kamu ikut kaka aja, atau kita pindahin dia ke luar negeri biar kuliah di kampus frans gimana pah?" tiba tiba kak feli berbicara
"Boleh tuh, gimana nes?" Tanya papah nya sambil tersenyum
__ADS_1
"Iih kak feli apaan si, aqnes janji pah pasti bakal secepat nya sidang tahun depan aqnes pasti udah lulus" aqnes coba meyakin kan papah nya
Kak feli memang sengaja berbicara seperti itu, agar adik perempuanya itu bisa secepatnya lulus kuliah karena sebentar lagi dia akan menikah mau tidak mau aqnes harus secepatnya lulus agar bisa bekerja di salah satu perusahan papah nya yang berada di luar negeri bersama dengan frans kaka laki-laki nya. Karena setelah menikah kak feli akan ikut dengan suaminya.