
Dia terus berjalan masuk ke vila, dan mencari bintang dengan perlahan dia membuka pintu kamar.
Ia melihat bintang sedang tertidur lalu ia menghampiri nya lalu berjongkok menatap wajah bintang.
"Bintang" ucap rai membangunkan bintang
"Ummmm..." Gumam bintang sambil membuka mata.
"Kapan kamu dateng?" Tanya nya kemudian dia bangun dan duduk di tempat tidur.
Sedangkan rai masih berjongkok di depannya.
"Kenapa gak jawab telepon aku?" Tanya rai
Ia menatap wajah bintang,seperti ada yang aneh dengan matanya.
"Apa dia abis nangis?" Tanya rai dalam hati
"Oh..hp nya di tas kayak nya" jawab bintang
Kemudian dia berdiri dan mengambil hp.
Rai juga berdiri dan menghampiri bintang.
"Kamu kenapa? Kenapa mata kamu sembab kamu abis nangis?" Tany rai
Namun bintang berusaha memalingkan wajah nya.
"Aku gapapa mungkin karena baru bangun tidur" jawab nya singkat.
"Maafin aku" ucap nya sambil memegang tangan bintang.
__ADS_1
"Aku ninggalin kamu di sini sendirian, padahal aku yang ngajak kamu ke sini"
"Gapapa rai" jawab nya sambil melepasakan genggaman tangan rai.
"Kamu marah sama aku?" Tanya rai
"Aku gak marah sama kamu, gak ada hak aku buat marah aku ini bukan saiapa-siapa kamu" ucap bintang dengan lirih
Degggggg..... Dadanya berasa di pukul mendengar ucapan bintang.
"Kenapa dia ngomong kayak gitu?" Gumam nya dalam hati
"Aku sama kamu kan gak ada hubungan apa-apa jadi ngapain aku harus marah, kalau aku pacar kamu mungkin aku bakal marah" ucap nya
"Yang harusnya marah itu pacar kamu,karena kamu kesini bareng orang lain" ucap bintang dengan lirih kemudian dia berbalik meninggal kan rai
"Apa maksud kamu?" Tanya rai sambil menahan tangan bintang.
Bintang kini menatap mata rai.
"Enggak rai bukan gitu maksud aku, aku cuma bingung sama perasaan aku sendiri
Kita itu ketemu karena gak sengaja tapi beberapa kali kita malah sering ketemu dan bahkan kita jadi deket kayak gini semua terjadi gitu aja, kita bertukar kabar ketemu bahkan ciuman...saat kamu ngajak kesinipun aku tanpa ragu mengiya kan tanpa tau alasan kamu apa" ucap nya panjang lebar
Matanya sudah mulai berkaca-kaca..
"Kenapa kamu mau nemuin aku kenapa kamu ngehubungi aku dan kenapa kam..." Ucapanya terpotong oleh rai
"Karena aku suka sama kamu, aku ngelakuin ini semua karena aku suka sama kamu! aku ngajak kamu kesini karena aku pengen ngabisin waktu berdua sama" jawab rai dengan lantang
Bintang yang mendengar itu semua seakan tak percaya, air matanya sudah tak tertahan dari tadi akhirnya ia menangis.
__ADS_1
"Hikss....hu hu hu"
Rai melangakah mendekati bintang kemudain memeluk nya.
"Maaf kalau ternyata sikap aku bikin perasan kamu jadi gelisah" ucap nya
Bintang hanya menggelengkan kepalanya merespon ucapan rai, dia masih menangis
"Lihat aku" ucap nya sambil menyentuh kedua pipi bintang
"Apa selama ini kamu gak lihat dari tatapan mata aku kalau aku suka sama kamu! aku gak mungkin deketin cewek gitu aja tanpa ada perasaan apapun" ucap rai
"Udah jangan nangis, aku minta maaf" kemudian ia menghapus air mata bintang
Setelah beberapa saat akhir nya bintang berhenti menangis. Dengan perlahan rai memeluk bintang lagi dan bintangpun balas memeluk.
Akhirnya mereka berpelukan, semakin lama semakin erat bintang coba meyandarkan kepalanya di dada rai.
Setelah beberapa detik bintang coba menatap wajah rai, mereka bertatapan kemudian kedua tangan rai memegang wajah bintang iapun mendekatkah wajah nya .
"cuuuup" akhirnya rai mencium bibir bintang, mengecupi bibir nya dengan lembut merekapun larut dalam keadaan itu.
Setelah beberapa saat bintang tersadar dan melepaskan nya perlahan.
"Ayo kita keluar" ajak rai
"Kemana?" Tanya bintang
"Kita nikmatin suasana malam di sini" ucap nya sambil tersenyum.
"Aku belum mandi, aku mandi dulu sebentar" ucap nya sambil melangkah
__ADS_1
Rai hanya mentap bintang dan diapun menunggu di ruangan. Setelah hampir 25 menit bintang keluar dan mereka pergi dari vila.