
"Pasti habis teleponan sama bintang" ucap frans yang menghampiri aqnes
"Iiih so tau..! Kakak nguping yah" sahut aqnes
"Sedikit" ucap nya sambil berlalu pergi
Kemudian aqnes mengikuti kakak nya dari belakang.
"Eh, kak frans tau gak tadi bintang ketemu sama siapa?" Tanya nya
"Siapa, paling juga klien kerja dia kan udah sibuk lagi sama kerjaan nya, kakak juga baru ngehubungi dia" jelas nya karena dia pikir aqnes akan meledek nya.
"Tadi tuh dia gak sengaja ketemu sama juna.!" Ucap aqnes
Tiba-tiba frans menghentikan langkahnya secara mendadak sehingga aqnes menabrak nya dari belakang.
"Aduh....kenapa berhenti sih" gerutu aqnes
"Bintang ketemu sama siapa!" Tanya frans
"Ketemu sama juna, mantan nya yang waktu SMA, sekarang dia udah kembali ke indo dan kemungkinan kerja di sana" jawab aqnes sambil mengelus jidat nya.
Frans malah mematung mendengar ucapan aqnes.
"Awas ah aku mau lewat" ucap aqnes kemudian berlalu meninggalkan frans.
"Juna..!" Gumam nya dalam hati.
Dia begitu terkejut mendengar ucapan aqnes dan perasaannya malah tidak tenang saat tau bintang bertemu lagi dengan mantan nya.
Dia dan aqnes sangat tau cerita bintang dan juna saat mereka berpacaran, dulu bintang sangat menyukai juna dia sangat tergila-gila kepada juna, hingga suatu hari juna berselingkuh dari bintang dan membuat bintang merasa sangat sakit hati sampai menutup hatinya untuk siapapun.
Frans khawatir bagaimana kalau bintang sampai jatuh cinta lagi kepada juna.
"Gak mungkin bintang jatuh cinta lagi sama juna, dia kan lagi dekat sama seseorang" gumam nya.
"Tapi kenapa harus ada laki-laki lain lagi yang muncul di hidup nya bintang, arrrrrrrgh...." Ucap frans dengan kesal.
__ADS_1
********
Rai sedang berada di ruang latihan, mereka sedang fokus berlatih.
Namun pikiran rai di penuhi oleh bintang, hingga tiba-tiba di melakukan salah gerakan dan membuat kaki nya terkilir.
"Aaaaaaw.." ucap rai membuat semua anggota menghentikan gerakan nya.
"Kenapa rai?" Tanya koko
"Aaaw..kayak nya kaki aku terkilir koh" jawab nya dengan meringis.
"Duh..lu gimana sih rai mikirin apaan sih lu" gerutu jimy sambil membantu nya berdiri
"Hyeong...gwaenchana?" Tanya lee sambil membantu memopong rai ke tepi ruangan latihan.
"Coba sini.." ucap salah satu staf
Kemudian dia menyentuh pergelangan kaki rai.
"Saya harus memeriksanya dulu rai..tahan" ucap nya.
Rai coba menahan nya dan menahan sakit.
"Kalau gitu yang lain lanjut latihan saja ayo" ucap kokoh.
Akhirnya anggota yang lain melanjutkan latihan sedangkan rai di bawa keluar dari ruangan itu.
"Kenapa rai?" Tanya bang dendy
"Hanya terkilir bang" jawab rai
"Terus bagaimana kondisinya?" Tanya bang dendy kepada staf
"Kita harus memeriksanya ke rumah sakit agar tau lebih detail kondisi nya" jawab staf itu.
"Yasudah kalau begitu kita ke rumah sakit sekarang" ajak bang dendy
__ADS_1
"Tapi bang ini gak terlalu parah gak usah ke rumah sakit" rai coba menghentikan nya
"Kalah begitu coba kamu berjalan sendiri" perintah bang dendy
Rai coba berdiri dan melangkahkan kakinya kemudian dia terjatuh lagi
"Aww.." lirih nya
"Kalau baik-baik saja kamu pasti bisa berjalan dengan normal, kita ke rumah sakit sekarang" ajak bang dendy
Kemudian mereka berangkat ke rumah sakit bersama bang dendy dan satu staf.
Sedangkan di ruang latihan empat anggota lain nya coba fokus lagi berlatih hingga malam hari.
Setelah pulang dari rumah sakit rai langsung ke asrama semua anggota juga sudah selesai latihan.
Ia di bantu staf masuk ke dalam kamar nya.
"Gimana rai?" Tanya gaga
"Gue gapapa kok, cuma terkilir aja" jawab nya
"Saya kembali sekarang, kalau butuh apa-apa telepon saja rai" ucap staf itu
"Makasih pak" sahut rai
Kemudian gaga menutup pintu kamar mereka.
"Lu gimana sih bisa cidera kayak gini" ucap nya
"Nama nya juga mau celaka ga.." sahut nya
"Kalau lu fokus lu pasti gak bakal sampe kayak gini" gerutu gaga
"Lu mikirin apa? Lu lagi ribut sama perempuan itu?" Tanya nya
"Enggak kok, gua baik-baik aja" jawab rai.
__ADS_1