Aku & Bintang

Aku & Bintang
Episode 2 Keluar tanpa pengawalan


__ADS_3

Setelah beberapa saat mulai terdengar suara penonton bersorak sambil bertepuk tangan menandakan penampilan mereka sudah selesai,lampu di atas panggung juga sudah mati namun mereka masih dengan posisi akhir mereka di atas panggung.


Akhirnya bang dendy sebagai manajer bisa bernafas dengan lega mendengar sorak dan tepung tangan.


Tak berapa lama.


"Ok guyss..good job" ucap bang dendy sambil merangkul anggota satu persatu yang turun dari panggung.


Di ruang tunggu masih dengan nafas tersenggal-senggal mereka mencoba mengatur pernafasan.


"Bagaimana tampil di ajang penghargaan musik?" Tanya bang dendy


"Daebakkk...awalnya sangat nervouse tapi aku mulai menikmati penampilanku di atas panggung" jawab lee


"Bener banget lee, walapun tadi sebelum tampil sangat nervouse tapi setelah di atas panggung gue coba mengatasinya dan ternyata tidak semenegangkan itu" ucap brian sambil sedikit tersenyum.


"Bagus lah kalau kalian bisa mengatasi nya, ingat semua panggung sama saja kalau kalian sudah bisa mengatasi rasa gugup kalian pasti rasanya tidak akan menegangkan dan saat tampil pun kalian akan bisa powerfull memberikan penampilan yang terbaik karena kalian rileks, walapun taun ini kita hanya jadi pengisi acara tapi abang harap taun depan kita bisa masuk nominasi" ucap bang dendy dengan bangga


"Tentu saja bang, itu harus" jawab rai dengan penuh semangat, gaga mengerlikan matanya ke arah rai kemudian bersandar ke kursi.


"Tapi bang,aku rasa saat di atas panggung sedikit melakukan kesalahan" ucap jimy dengan lirih


"aku sering ketinggalan tempo" sambungnya sambil menundukan kepala.


"Bukan sedikit jim, tapi sering akhirnya aku dan brian yang harus menyesuaikan tempo kami" gerutu lee


"Sepertinya jam latihan kamu harus di tambah jim,sampai pagi gimana?" sahut bang dendy dengan wajah serius namun dalam hatinya ia tersenyum.


"Lu denger jim" sahut brian


"Sial lu" sambil melempar jaket ke arah brian


Semua anggota tertawa karena tingkah mereka, begitupun bang dendy.


"Waktunya kalian naik, ini sudah segment terakhir, kalian akan di sana sampai closing bersama pengisi acara yang lain, sapa lah fans kalian,karna merekalah kalian dapat sambutan yang meriah" Ucap nya.


"Baik bang" jawab rai sambil berdiri dan meninggalkan ruangan di ikuti anggota yang lain


Dan semua pengisi acara naik ke atas panggung ada seorang solois perempuan sedang bernyanyi di ikuti dengan yang lain, karena ini closing ceremony anggota yang lain pun ada yang ikut bernyanyi dan berjoget. Rai yang sesekali melihat ke arah penonton hanya tersenyum karna ternya banyak galaxy yang datang untuk mensupport mereka. (Yupsss galaxy adalah sebutan fans mereka)


"Star ligggghhhttt" teriak seorang perempuan di bawah panggung "starr light, leeee.." teriaknya lagi "Leee oppaaaa..."


Rai yang mendengar mencoba mencari sumber suara di keramaian. Tak lama ia menemukan sumber teriakan tersebut.


Ternyata dua orang perempuan yang tepat berada di depan mereka. Karena melihat rai menatapnya perempuan itu pun loncat-loncat tak karuan " aaaaaah raiiii.." melambaikan tangan nya, kemudian ia berteriak lagi


"leee...."


Rai hanya tersenyum sambil menatap lekat dari atas panggung kepada perempuan itu yang kemungkinan fans mereka.


Kemudian rai merangkul lee agar bisa sedikit menotice ke arah fans.


Confetti sudah berjatuhan memenuhi panggung membuat acara penutupan semakin meriah. Seperti salju yang sedang turun semua orang melompat dan berjoget.


Rai masih tetap merangkul lee,namun pandangan rai tetap fokus ke arah perempuan yang tadi berteriak lebih tepatnya perempuan yang berdiri di sampingnya.


Acara selesai mereka kini sudah dalam perjalanan menuju asrama


Semua anggota berbincang dengan senang.


"Gue harap taun depan kita bisa masuk nominasi" ucap brian dengan bangga


"Tentu saja harus, eh..lu tau ga ternyata girl band banyak juga yang cantik" sahut jimy sambil cengengesan tak karuan


"kapan lagi kita bisa berinteraksi dengan mereka kalo bukan di ajang penghargaan musik" jimy terus saja berbicara


"Memangnya kalaupun kita satu panggung,lu mau apa jim? Mau ngajak mereka kenalan?" gaga menyahut dengan sedikit tertawa


"Tentu saja" jawabnya dengan sangat pede


"jangan ngayal lu jim, emang lu siapa?" brian coba meledek jimy


"gue kan yang paling populer jadi gampang buat kenalan sama cewek, asal lu tau ya brian tadi banyak fans yang teriak teriak manggil nama gue" jawab jimy dengan bangga


"Mworagoyo (apa kau bilang)" lee sedikit kaget mendengar ucapan jimy, iapun menatap rai

__ADS_1


"Hyeong,bukan kah banyak perempuan yang berteriak memanggil namaku" tanya nya


"Hahaha sudah lah lee kamu dengarkan saja apa yang di katakan jimy, walaupun kamu menyangkal dia akan tetap seperti itu" rai tertawa kemudian memalingkan wajah nya ke arah jendela mobil.


Rai masih terbayang wajah perempuan yang ia lihat tadi.


Hari berikut nya di asrama.


Rai, lee dan brian sedang duduk di sofa bersama dengan bang dendy. Sedangkan jimy sedang memaikan piano dengan random.


"Bang, bagaimana jadwal meet & great?"


Tanya rai mengawali pembicaraan.


"Abang sudah menyusun jadwal nya


Dua hari lagi tanggal 26 juni adalah yang pertama di sebuah mall xxx..Kemudian hari minggu nya kalian akan ke bandung"


Jawab bang dendy sambil memeriksa jadwal mereka


"Bandung" sahut jimy kemudian ikut bergabung


"Bang,aku minta jadwal nya" ucap rai


"Nanti abang kirim,dimana gaga?" Tanya nya sambil sibuk melihat ke arah lain


"Mungkin dia di studio, katanya ada kerjaan yang belum selesai " jawab rai


"Abang harus ke kantor karena ada meeting bersama pak hanrry dan team yang lain, mungkin selama dua hari abang nggak ke asrama, besok ada koko dia yang akan di sini selama abang meeting" ucap bang dendy.


Koko adalah pelatih dance mereka, ia hanya datang ke asrama saat jadwal latihan saja, namun karena bang dendy akan sedikit sibuk jadi koko yang akan menemani di asrama sambil mengawasi mereka.


"Berarti,abang sama sekali nggak ke asrama selama dua hari?" Tanya jimy


"Tergantung kondisi, kalo memang ada waktu abang sempetin kesini, mengingat banyak nya jadwal kalian ke depannya, abang dan pak hanrry akan lebih sibuk untuk mempersiapkan semuanya, semua tanggung jawab di asrama abang serahkan kepada rai" bang dendy berbicara di hadapan mereka.


"Dan satu lagi tolong sampaikan pada gaga,agar cepat menyelesaikan bagianya supaya yang lain juga ikut mengerjakan tahap selanjutnya" ucapnya lagi sambil melihat jam tangan.


"Abang harus berangkat sekarang,besok koko akan datang" berlalu meninggal kan asrama.


"Woooowww wow woww.. kalian harus lihat ini" ucap brian. Lee jimy dan rai mendekat dan melihat ke layar hp brian.


"Coba baca komentarnya" perintah jimy


Brian pun mengklik kolom komentar, dan mereka membaca satu persatu sambil tersenyum bangga. Begitu juga rai


Begitu ramai nya sosial media banyak sekali akun fansbase yang mengupload video dan foto mereka. Terlebih setelah penampilan mereka kemarin.


Malam hari.


Jimy dan brian yang masih melihat semua berita tentang mereka sambil berbaring di atas ranjang tempat tidur. Jimy brian dan lee teman satu kamar sedangkan rai dan gaga hanya berdua di kamar yang terpisah.


"Mau kemana lu?" Tanya jimy tiba-tiba


"Aku mau ke pantry jim, aku ingin makan"


Jawab lee sambil mengelus elus perut nya


"Memang masih ada stok makanan lee? Bukan kah tadi kita udah masak semua bahanya" saut brian..


Lee tidak menghiraukan ucapan brian dia tetap keluar dan saat membuka lemari es benar kata brian tidak ada stok bahan makanan hanya ada beberapa botol susu.


"Ahhhh Baegopeuda (aku lapar)" gumam lee. Namun tidak ada apa-apa kemudian dia pun pergi menuju kamar rai dan gaga.


"Hyeong.." membuka pintu dan berbaring di ranjang gaga


"Aku lapar, tapi tidak ada lagi makanan" ucapnya dengan melas.


Lee memang masih menggunakan bahasa yang formal mengingat dia baru lancar berbahasa indo, begitu juga anggota yang lain saat berbicara dengan nya, karna menyesuaikan agar lee mengerti hanya jimy yang kadang berbicara semaunya mengingat usia mereka tidak beda jauh. Dan lee yang paling muda alias bontot.


"Semua sudah di masak lee, sudah tidur saja" jawab gaga sambil sibuk dengan hp nya


"Tapi hyeong" jawab nya dengan melas.


Kemudain perut nya berbunyi menandakan bahwa dia benar benar lapar.Gaga yang berbaring di samping nya kemudian menatap lee

__ADS_1


"Apa kau benar lapar?" tanya gaga yang kini sudah mulai duduk. Ia pun menatap rai namun dia masih tidak menghiraukan obrolan nya dengan lee, rai sepertinya sedang mengerjakan sesuatu.


Jimy yang heran karena lee tidak kembali ke kamar akhir nya menyusul, ia sudah menduga bahwa lee akan datang ke kamar rai dan gaga. Itu sering ia lakukan bahkan lee lebih sering tidur bersama mereka.


"Kau makan atau apa lee, kenapa lama banget?" Ucap jimy sambil masuk ke dalam kamar dan berbaring di ranjang rai


"Tidak ada makanan jim" sahut lee


Setelah beberapa saat jimy bergabung bersama mereka, namun ia merasa bosan akhir nya memikirkan sebuah ide.


"lee,kau masih lapar kan? kalau gitu beli saja keluar" ucap nya dengan santai


Gaga dan lee hanya menatap jimy.


"Mana mungkin kita keluar apa kau tidak tau peraturannya jim, kalo dendy-nim tau bagai mana?" sahut lee yang kemudian duduk.


"Terus lu mau mati kelaperan" gumam jimy dalam hatinya.


sebenarnya mereka tidak di larang untuk keluar hanya saja dengan beberapa syarat, jika memang tidak mendesak bang dendy lebih menyarankan mereka untuk tetap di asrama. Dan jika soal makanan sudah ada persediaan bahan makanan,atau jika ingin menu yang lain bisa memesan dari luar, mereka juga bisa pergi bersama ke tempat makan tentu saja dengan pengawalan.


"rai apa kita tidak boleh keluar walaupun cuma beli makan?" Tanya jimy kepada rai yang masih saja sibuk dengan urusannya


Rai kemudian berbalik ke arah mereka dan melihat jam sudah menunjukan pukul 21:45


"Apa ada staff di luar?" Tanya rai


"Paling juga ada beberapa" jawab gaga


"Gofood aja kalo gitu" rai menyuruh lee untuk pesan makanan.


Jimy yang merasa rencana nya akan gagal segera bangun dan mencari alasan.


"Kalo gofood dia ga akan selesai milih makanan dalam waktu setengah jam" jimy mencoba mengelabui rai.


Karena memang jika mereka memesan makanan lee paling lama untuk memilih-milih makanan, dia akan terus menanyakan ini dan itu.


"Gini aja rai, gue temenin lee beli makan,kan ada tuh tempat makan yang deket asrama paling gak sampe satu jam, kita minta anter driver" saran jimy


"Kalian berdua!! Hanya dengan driver? Jimy lu kan tau resiko nya kalo kita keluar tanpa pengawalan" rai berbicara dengan nada sedikit tinggi


"Kita cuma makan aja sebentar,kalau ternyata kondisi nya tidak memungkin kan kita bisa nunggu di mobil, iya kan lee?" Tanya nya pada lee sambil mengedip ngedipkan matanya


"iy. iya hyeong, aku janji tidak akan lama,hanya makan saja" jawab lee, dia terpaksa berbohong karena memang dia pun merasa bosan seperti jimy, mungkin tidak ada salah nya keluar.


Akhirnya merekapun keluar hanya dengan driver dan tidak ada pengawal yang ikut


Dalam mobil


"Yeeee akhir nya gue bisa keluar" teriak jimy


"Jimy, kita hanya akan makan ke restoran saja" tegas lee kepada jimy


"Ya gue tau, tapi berhubung kita udah di luar sekalian aja mampir dulu ke kafe deket sini"


Ucap nya dengan enteng


"Tapi jimy, kita tidak ada pengawal apa kau yakin.!" lee sedikit khawatir


"Ah tenang aja lee, gakan ada yang kenal sama kita" jimy coba meyakinkan lee


setelah sampai di depan restoran,kondisi nya tidak memungkinkan untuk mereka keluar karena banyak sekali orang. Jimy dan lee menunggu di mobil hanya driver yang keluar untuk membeli makanan di sebuah restoran.


(Kalo cuma driver yang keluar mending nunggu di asrama aja lee, dasar kelakuan si jimy pengen keluar nyari seribu alesan. Hehehe,maaf author sedikit nimbrung)


Mereka sudah membeli makanan kemudian tak lama driver nya masuk ke dalam mobil membawa kantong makanan.


"Pak.. kita nanti ke kafe dulu yang di daerah xxx" perintah jimy kepada sopir


"Emang gak apa apa jim, kalo ada fans atau wartawan gimana? Kita gada pengawal, saya gak mau ngambil resiko" jawab driver itu dengan nada khawatir


"Kita cuma sebentar pak, lagian ini baru jam sepuluh, gada yang bakal kenal sama kita, kan pake topi sama masker"


"Kamu yakin jim" tanya lee dengan khawatir


"Hemm" jawab nya singkat

__ADS_1


Setelah beberapa menit mereka sampai di kafe kemudian masuk.Dengan perlahan membuka pintu kafe setelah berjalan beberapa langkah lee langsung menundukan kepala saat berpapasan dengan sepasang mata yang melihat kedatangan nya.


Dengan terburu buru dia mengikuti jimy, masuk ke privat room.


__ADS_2