Aku & Bintang

Aku & Bintang
Episode 9 Apakah dia baik-baik saja?


__ADS_3

Di perjalanan menuju kota bandung semua anggota tertidur. Mereka berangkat pukul 02:10 dini hari agar nanti dari pagi sampai siang mereka bisa istirahat dulu di hotel.


Lee,rai dan brian satu mobil bersama driver dan 2 orang staff, sedang kan jimy dan gaga di mobil terpisah bersama bang dendy tentunya ada juga staff yang ikut di mobil mereka.


Setelah selesai meeting, bang dendy sudah bisa menemani mereka lagi, apa lagi sekarang mereka akan ada acara meet & great di luar kota.


Rai menatap kearah jendela mobil sambil sesekali tersenyum karena mengingat lagi pertemuan dengan perempuan itu.


Perempuan yang rai sendiri tidak tau namanya, ingin rasanya rai menanyakan nya saat meet & great.


Tapi mengingat lagi kondisinya yang tidak memungkin kan karena sedang bekerja dan juga karena dia seorang selebritis ia harus bersikap profesional tentu nya harus bisa membedakan antara urusan pekerjaan dan urusan pribadi akhirnya rai mengurungkan niat nya.


Rai merasa perempuan itu lebih antusias saat bertemu lee, rai pikir dia salah satu fans lee. Akhir nya rai coba bersikap biasa saja.


Tak terasa hari sudah berganti.


Pagi hari di kota bandung dengan cuaca yang dingin bintang coba mecari jaket.


Ia berangkat jam dua pagi menggunakan mobil pribadinya.


Bintang bisa saja berangkat saat pagi dan langsung ke tempat acara dimana dia akan bertemu dengan klien kerjanya. Namun ia ingin sedikit bersantai dan sengaja menginap di hotel yang telah di pesankan oleh pihak perusahaan tersebut.


Setelah menemukan jaket memakai sepatu sarung tangan dan juga topi akhirnya bintang keluar untuk sedikit merefresh pikiranya walaupun hanya sekedar jalan jalan dan menikmati suasana kota bandung dan dia juga ingin mencari makanan lebih tepat nya mencoba kuliner di kota kembang.


Di sebuah kamar hotel.


"Nggak ada lagi yang mau ikut? Jim yakin tidak mau?" Tanya bang dendy kepada anak asuh nya


Ia sedang berada di kamar jimy dan gaga.


Mereka ingin keluar untuk sedikit merefresh dan menghirup udara segar di kota bandung.


"Yakin bang,aku masih ngantuk aku mau istirahat saja" ucap jimy dengan lemas karena dia masih enggan bangun dari tempat tidur


Akhirnya bang dendy berangkat bersama anggota yang lain, ia sengaja mengajak anak asuh nya itu untuk keluar agar mereka tidak jenuh. Tentu saja dengan para staff untuk mengawal.


Saat akan menutup pintu lift tiba tiba ada seseorang menahannya.


"Tungguuuuuu... Aku ikut" teriak jimy sambil memakai jaket kemudian masuk ke dalam lift bersama rai dan brian.


"Tadi bilang mau tidur" brian sedikit meledek jimy


"Gue kira lu pada ga ikut, masa gue doang sendiri di hotel" jawab jimy


"Emang mau kemana si rai?" Tanya jimy


"Bang dendy ngajak kita makan di luar, kita kan masih punya waktu sampe sore jadi sekalian jalan jalan aja bentar" jawab rai


Mereka akhir nya tiba di sebuah restoran bintang lima, lee meminta agar pergi ke restoran yang menyediakan menu koreanfood.


Merekapun makan bersama berbincang menikmati momen kebersamaan dan banyak bercerita. setelah selesai mereka keluar untuk menikmati suasana kota bandung setelah beberapa waktu mereka akhirnya kembali ke hotel.

__ADS_1


Gaga,dan jimy sudah kembali ke hotel bersama bang dendy. Sedangkan rai ingin mampir ke suatu tempat bersama brian dan lee. Alasan lee ikut karena di bandung udaranya cukup dingin seperti di negaranya (walaupun masih beda yah) dia ingin sedikit berlama-lama menikmati udara di kota bandung.


"Hallo" ucap brian kepada seseorang


"Lu dimana?" Tanya gaga


"Udah di jalan mau balik ke hotel, kenapa emang?" Brian kembali bertanya


"Jimy nitip beli obat, masuk angin kaya nya ni anak, sekalian beli minuman soda ya" ucap brian


"Hmmm, ada lagi gak?" Tanya brian


"Gada.. oh iya kata bang dendy kalo udah selesai cepet balik lagi ke hotel, kita mau brefing dulu nanti" ucap gaga sebelum mematikan sambungan telpon nya


"Oke oke" kemudian brian mematikan telpon nya


Sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan standar, dengan musik yang menyala udara yang segar membuat perjalanan semakin sempurna.


"Duh.. kok perut gue gak enak yah" gumam nya sambil sesekali menyentuh perutnya


"Apa mau dapet yah,tapi kaya masuk angin tapi mules gini si? Ya ampun kaya nya iya deh ini mau dapet, mana lupa bawa pem**lut lagi" ucap nya dengan panik


Kemudian ia mencari mini market dan memarkirkan mobilnya.


"Yakin gamau turun?" Ucap brian kepada lee


"Tidak, kau saja bareng rai hyeong" jawab nya singkat.


Setelah di dalam, rai sedikit bingung dengan pesanan jimy mencari obat masuk angin


Sedangkan brian mencari pesanan gaga ke tempat minuman.


"Jim.. lu mau beli obat apaan?" Tanya nya lewat sambungan video call


"Itu yang buat masuk angin rai, gue lupa lagi namanya, coba lu ke bagian obat." Ucap nya


Rai menuruti perintah jimy


"Yang mana? Ini? Tanya rai.


Dia fokus melihat ke layar hp sedangkan tangan nya menyentuh obat obatan yang tersusun di rak.


Di sisi lain.


"Nah itu dia" ucap bintang hendak mengambil obat tol**k an**in tapi dia terkejut karena ada tangan seseorang yang sama sama menyentuh obat itu.


Rai yang terkejut menatap tangan perempuan yang bersentuhan dengan nya kemudian melihat ke arah perempuan itu dan saat menatap wajah nya.


Deggggg.... Ternyata dia bertemu dengan bintang.


"Nah yang itu rai" ucap jimy yang masih tersambung lewat video call

__ADS_1


"Raii.. raii" panggilan jimy tak di dengar oleh rai, malah rai mematikan sambungan video nya dengan jimy.


"Astagaaa..ini beneran dia? Kenapa gue bisa ketemu lagi sama rai di sini, ya ampun dunia sempit banget si" gumam bintang namun tangan nya masih bersentuhan dengan rai


"Eh..emm maaf maaf" ucap bintang sambil melepaskan obat tersebut.


"Haii..kita ketemu lagi" rai berbicara dengan sedikit tersenyum


"Ha..hai" jawab bintang dengan pelan ia merasa bingung.


"Kita ketemu lagi? Apa maksud nya, apa dia masih kenal sama gue, tapi kemarin dia cuek cuek aja pas liat gue " gumam bintang


"Nih.. ambil aja" ucap rai sambil memberikan obat yang tadi di pilih oleh bintang


"eh.. gausah ambil aja" ucapnya


Bintang sangat canggung sengan situasi tersebut


"Gapapa, ambil aja kan ini masih banyak" rai berkata sambil tetap tersenyum dan menunjuk ke arah rak obat.


"Ya Tuhan.. kenapa dia senyum terus sih bikin hati gue tambah deg degan" gumam nya.


Rai tersenyum karena senang akhir nya dia bisa bertemu lagi dengan perempuan itu, dan tentunya karena dia memakai topi yang rai berikan saat kejadian beberapa hari yang lalu.


Tapi sepertinya bintang tidak menyadari kalau dia memakai topi yang rai berikan.


"Aaw.. aww" lirih bintang sambil memegang perut nya


"Kamu kenapa?" Tanya rai dengan sedikit panik


"Gapapa kok, cuma kram perut aja" jawab bintang dengan sedikit meringis


Tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri mereka.


"Hyeong..kenapa lama sekali" ucap lee yang kemudian berjalan menghampiri rai


Setelah mengetahui ada sesorang yang datang menghampiri mereka, bintang langsung pergi menjauh.


"Eh..tunggu" ucap rai. Namun tak di dengar oleh bintang.


Dia terus berjalan menjauh dari rai dan lee


"Siapa hyeong?" Tanya lee


"Tadi itu..bukan siapa siapa, kenapa kamu turun,brian dimana?" Tanya rai


"Kau lama hyung, brian sudah masuk ke mobil katanya sekalian bayar belanjaan nya dia sudah simpan di meja kasir" ucap lee


"Yaudah ayo" rai mengajak lee


Kemudian dia menengok ke belakang tapi sudah tidak ada siapa siapa. Saat di meja kasir pun rai coba mencari keberadaan bintang namun tidak ada.

__ADS_1


Semua orang yang ada di mini market tersebut sudah memperhatikan mereka, akhir nya setelah selesai membayar lee dan rai segera masuk ke mobil dan kembali ke hotel.


__ADS_2