Aku & Bintang

Aku & Bintang
Pantas saja dia tidak pernah menghubungi


__ADS_3

Mereka kini sudah berada di dalam mobil dan menuju asrama, gaga satu mobil dengan rai. Sepanjang perjalanan mereka tertidur.


"Gimana gue jelasin ke dia, apa gue harus menghindar gitu aja.! Apa dia bisa nunggu sampai jadwal konser selesai" gumam rai dalam hati.


Dia hanya memejamkan matanya namun dia tidak tertidur, berbeda dengan gaga yang tertidur pulas.


Sampai di asrama semua anggota langsung masuk ke kamar mereka masing-masing, mereka sudah membersihkan tubuh dan tinggal tidur.


Rai berbaring di tempat tidur nya dan menutupi hampir seluruh tubuh nya dengan selimut. Dia mengelurkan hp dan memandang nomer kontak bintang.


"Maaf...aku harap kamu mau tunggu aku dan, jaga diri kamu" ucap nya dalam hati kemudian dia memblokir nomer kontak bintang, agar bintang tidak bisa menghubunginya.


Dia tidak bisa melakukan apa-apa lagi, jika tidak memblokirnya suatu hari jika bintang menghubungi rai pasti tidak akan bisa menolak, dengan berat hati rai melakukan nya.


Kemudian dia menaruh hp dan memejamkan matanya.


********


Pagi hari bintang terbangun, dengan cepat dia mencari hp nya setelah itu dia mengeceknya.


"Masih gak ada kabar" ucap nya


Dia sangat berharap rai menghubungi nya.


"Huuff... Ok bintang, berpikir positif jangan mikir macem-macem,dari awal lu tau kan dia itu seorang selebritis, dia pasti sibuk apa lagi mau ngadain konser kayak gini" ucap nya menyemangati dirinya sendiri.

__ADS_1


Dia kemudian mandi dan sudah berganti pakaian, karena ini weekend dia akan keluar untuk membeli bahan makanan.


Bintang telah sampai di sebuah supermarket dengan mendorong troli secara pelan, dia sibuk memilih dan melihat bahan makanan juga buah dan snack.


Karena tidak fokus ke depan dia terus mendorong troli nya dan tidak melihat orang di depan nya.


"Dukk" troli nya menabrak kaki seorang laki-laki.


"Maaf, saya gak sengaja" ucap nya


"Bintang" sahut laki-laki itu


"Juna.!" Seketika bintang terdiam dan menatap juna, namun juna malah tersenyum kepadanya.


"Eh..maaf yah, aku gak tau kalau ada orang di depan"


"Maaf jun, tadi aku lagi fokus milih ini" sahut bintang sambil memperlihatkan bahan makanan yang ada di rak.


"Hahaha...it's ok.. aku gapapa kok, kamu sendiri?" Tanya juna sambil melihat ke sekitar lorong makanan.


"Iyah aku sendiri, emang mau sama siapa lagi" jawab bintang


"Cowok kamu yang malam itu.!" Ucap juna dengan ragu


"Oh...dia temen aku, waktu itu dia ada perlu sama aku makanya dia dateng ke apartemen"

__ADS_1


"Jadi sekarang dia gak ikut?" Juna bertanya lagi


"Ya enggak lah, mau ngapain dia ikut emang dia bodyguard aku, dia juga sibuk sama kerjaan nya dia" jawab bintang sambil mengambil sesuatu di rak.


Juna kemudian tersenyum, mereka berbelanja bersama, kini mereka sudah berada di depan kasir untuk membayar.


Sambil menunggu bintang memperhatikan siaran televisi, kebetulah sedang menyiarkan tentang konser boy band star light.


Semua tiket konser sudah terjual habis, dan chanel tv itu menyiarkan sedikit cuplikan saat anggota sedang berlatih hingga malam hari.


"Mereka benar-benar sibuk, pantes aja dia gak pernah ngehubungi gue" bintang masih menatap televisi tersebut.


"Ada lagi mbak?" Tanya kasir kepada bintang namun dia tidak mendengar nya.


Juna melihat bintang sepertinya dia tidak mendengarkan kasir itu.


"Bintang" panggil nya sambil menyentuh pundak bintang.


"Eh iya" sahut nya dengan terkejut.


"Ada lagi mbak? Total nya Rp.573.500 rupiah"


Ucap kasir itu


"Oh...ini mbak" bintang menyerahkan kartu debit nya.

__ADS_1


Setelah selesai mereka berjalan keluar dari super market itu.


__ADS_2