Aku & Bintang

Aku & Bintang
Episode 18 Jangan membicarakan dia di depan orang lain!


__ADS_3

Setelah sampai di asrama mereka tidak bersantai melainkan bersiap untuk jadwal latihan terakhir mereka.


Tapi sebelum berangkat mereka akan makan bersama terlebih dahulu.


"Sekarang jadwal rehearsal kalian kan?" Tanya bang dendy pada brian dan gaga yang duduk di depanya.


"Iya.. ini jadwal terakhir" jawab gaga sambil sibuk makan begitu juga brian


"Bagaimana koreo baru nya? Apa koko memberi kalian koreo yang mudah?" Tanya bang dendy menyelidik.


"Mudah sekali bang.. koko itu emang pelatih paling baik" saut jimy yang baru selesai mandi dia belum menggunakan baju hanya menggunakan celana kolor belang belang.


"Liat bang, saking mudah nya badan ku sampai seperti ini" ucap jimy sambil membalikan tubuh nya kepada bang dendy.


"Ahahaha..apa gak kurang banyak tuh jim?" Tanya bang dendy


"Kenapa koreo nya susah banget sih bang" jimy mengadu sambil mengeringkan rambut nya pakai handuk.


"Kalo koko ngasih kalian koreo yang mudah, nanti kalian gakan bisa berkembang dan tidak menguasai koreografi baru dong, untuk apa bikin lagu baru yang bagus dan keren seperti itu tapi koreo nya biasa saja" ucap bang dendy mencoba memotivasi anak asuh nya agar lebih terpacu lagi.


"Iya sih bang" saut jimy sambil mencomot makanan brian


"Plakk..." Tangan jimy di geplak oleh brian


"Kebiasaan lu" ucapnya kemudian menggeser piring makannya menjauh dari tangan jimy


"Pelit lu.." jimy memprotes kemudian mendekati gaga


"Bagi dong ga" ucap nya merayu.


Gaga yang sudah males ribut dan tau kelakuan jimy, dia hanya diam saja merelakan makanan nya di comot jimy


"Dimana lee sama rai" tanya bang dendy


"Rai masih mandi" gaga menjawab


"Terus Lee?" Bang dendy kembali bertanya


"Lagi ngeringin rambut di kamar rai" jawab jimy sambil duduk di samping bang dendy


"Nih makan jim.." bang dendy menyerahkan makanan ke arah jimy.


"makan yang banyak supaya kalian punya tenaga untuk melawan koko" ucap nya lagi sambil tertawa


"OMG..aku punya pelatih dan manajer yang sangat kejam" saut jimy kemudian tetap lanjut makan


"Punya ku yang mana jim?" Tanya lee yang baru datang


"yang ini nih...belum di buka tuh sama makanan punya rai" ucap bang dendy


"Setengah jam lagi berangkat ya, abang keluar dulu" kemudian berlalu meninggal kan mereka


Tak lama rai datang dan mereka makan bersama setelah selesai, mereka kemudain bersiap dan saat akan berangkat ke tempat latihan.


"Kenapa gak masuk mobil?" Tanya brian


"Aku nunggu, gaga dan rai hyeong" jawab lee


Jimy dan brian sudah masuk ke mobil bersama bang dendy.


"Kenapa belum keluar lee?" Tanya rai yang baru keluar bersama gaga kemudian menghampiri nya.

__ADS_1


"Hyeong.. kau masih punya hutang padaku" ucap nya pada gaga


"Cepat naik" gaga kemudian membungkuk dan menggendong lee sampai ke mobil.


Gaga,lee dan rai masuk dalam satu mobil.


Kemudian mereka berangkat menyusul mobil brian yang sudah jalan terlebih dahulu.


Di perjalanan


"Kenapa kau tidak menolak hyeong?" Tanya lee


"Emang nya aku harus nolak?" Saut gaga


"Biasanya kau akan marah" ucap lee


"Ini kan jadwal terakhir kita latihan.. selanjut nya kita akan pemotretan dan syuting MV jadi aku tidak perlu menggendongmu lagi" ucap gaga sambil menyender ke kursi mobil


"Kan perjanjian nya satu minggu hyeong.!" Lee memprotes


"Satu minggu saat kita latihan.. dan sekarang kan kita latihan terakhir, jadi perjanjiannya sudah tidak berlaku lagi mulai besok.!" gaga menjawab tanpa menoleh ke arah lee.


"Kau curang hyeong.. tapi tidak masalah aku kan masih punya satu permintaan" ucap lee menyombongkan diri nya


"Katakan.!!" ucap gaga


"Tidak sekarang hyeong.. hahahaha"


lee dan rai tertawa.


rehearsal mereka selesai setelelah beberapa jam.kemudian mereka kembali ke asrama.


Beberapa hari berlalu, sekarang mereka akan melakukan pemotretan untuk album mereka.


ia serius menatap laptop nya mempelajari file yang di kirim renaldi.


kemudian hp nya bergetar drrrrt ..drrrttt..drrrt


"halo.. mau makan apa?" tanya aqnes


"terserah lu aja,samain ya..hemmm hemmm" jawab bintang sambil mendengarkan aqnes bicara..


"eh mampir sta****buks dong.. gue pusing banget nih baru selesai kerjaan, americano ya kalo nggak ada terserah deh apa aja yang penting coffee.. yaudah hati hati" ucap bintang kemudain dia menutup telpon nya.


Sedangkan di tempat lain.Rai dan anggota star light sudah menyelesaikan pemotretan sesi pertama. sekarang mereka sedang berganti pakaian untuk konsep selanjut nya.


salah satu hair style sedang menata rambut rai.


lee yang duduk di samping nya juga sama.


"hyung" ucap lee


"hmmm" rai menjawab singkat dengan mata terpejam.


"kau masih ingat kan saat kita meeting bersama pihak fashion itu? wanita yang masuk belakangan itu sepertinya aku kenal wajahnya"


ucap lee sambil menoleh ke arah rai.


"iya aku ingat,terus?" jawab rai kemudian membuka matanya.


"bukan kah dia wanita yang waktu itu kau peluk di lift" ucap lee.

__ADS_1


"siapa yang di peluk di lift" saut jimy tiba-tiba dari belakang. membuat lee dan rai terkejut kemudian menoleh bersamaan.


"Siapa yang meluk cewek di lift? lu rai? tanya jimy kemudian rai tak mempedulikan jimy


"pasti lu ya lee, ngaku lu" goda jimy


"andwae (tidak)" ucap lee


"rai giliran mu, lee juga" teriak salah satu crew


kemudian lee dan rai beranjak dari tempat mereka.


"michinnom (orang gila)" ucap lee sambil meninggalkan jimy.


kemudian rai dan lee masuk ke stage dan mulai berpose.


"ok good, good, sekali lagi" begitulah arahan fhotografer.


di tengah-tengah pemotretan.


"hyeong itu benar kan?" tanya lee. dia masih saja menanyakan perihal kejadian itu.


"memang kenapa? kamu mau apa?" jawab rai


"tidak apa apa hyeong" ucap lee


"Rai fokus ke kamera" teriak crew


"lee.." ucap rai dengan tegas agar lee tidak terus bertanya.


"ne (iya) " jawab lee sambil fokus melihat ke kamera


"jangan menanyakan atau membicarakan dia, di depan orang lain, kecuali hanya ada kita berdua" ucap rai dengan tegas.


"arraseo (ya aku mengerti)" ucap lee kemudian memberi isyarat bahwa mulut nya terkunci.


Rai yang melihat tingkah lee hanya tersenyum.


Setelah sekian lama menunggu aqnes datang membawa makanan.


"what.!!lu abis ngeborong di st***uks?" teriak bintang saat aqnes tiba di apartemen nya


"kenapa lu beli ini semua?" bintang berbicara sambil menatap meja yang sudah terisi semua makanan dan minuman yang aqnes bawa.


"lu kan tadi minta coffee, katanya apa aja yang peting coffee" saut aqnes sambil membuka makanan


"ya...tapi gak harus semua di beli nes,bikin gue bangkrut" ucap bintang kemudian dia duduk


"udah cepet makan dulu" aqnes menyuruh bintang untuk makan.


"gimana kerjaan lu, udah beres?" tanya aqnes


"udah, gue bingung deh rata rata semua pihak yang minta kerja sama bareng gue, mereka tuh ngasih job nya bukan buat promo promo in produk mereka" jawab bintang


"terus." saut aqnes singkat


"gue tuh ya, malah sering ikut meeting sama mereka, ketemu pihak pihak lain, dan lu tau kebanyakan mereka tuh minta gue buat mempresentasikan produk mereka, gue posting produk di sosial media gue paling satu kali aja, kadang gak pernah sama sekali" bintang berbicara kemudian mengambil coffee pesanan nya


"mending gitu,jadi lu ga usah repot-repot posting yang peting kan dapet duit mereka bayar lu juga mahal, makanya lu jangan pinter pinter jadi orang, banyak di manfaatin sama manusia" aqnes berbicara


"iya termasuk lu, yang manfaatin gue buat nemenin lu ngejar ngejar boy band" gerutu bintang

__ADS_1


"yeh..itu mah beda lagi..hehehehe" ucap aqnes


sambil fokus melihat hp.


__ADS_2