
Mereka kini sudah berada di dalam mobil.
"Gue gak mungkin nunggu di luar, anggep aja gue gak ada" ucap gaga yang duduk di kursi depan.
"Kamu kenapa?" Tanya bintang karena melihat rai berjalan pincang
"Gapapa..aku cuma cidera dan sekrang udah mulai membaik" jawab rai
"Kamu abis dari mana? Aku tadi ke atas tapi kamu gak ada, kamu baru pulang kerja?" Tanya rai
"Tadi..." Jawab bintang dengan ragu kemudian dia menatap gaga.
Gaga melihat mereka dari kaca.. kemudian dia membuka pintu mobil.
"Gue tunggu di luar, jangan lama kita harus balik lagi ke asrama" ucap nya sebelum menutup pintu mobil.
"Tadi aku habis ada acara, aku gak tau kalau kamu mau ke sini" jawab bintang
"Oh gitu..aku lupa minta nomer kontak kamu" ucap rai
"Kalau gitu tulis nomer kamu yang baru" ucap bintang kemudian memberikan hp nya kepada rai. Dengan cepat rai menulis nomer nya.
"Itu nomer aku" ucap bintang yang sudah menghubungi rai.
"Ok." Sahut rai sambil tersenyum dan menyimpan nomer bintang.
Di luar gaga hanya berdiri di samping mobil kemudian dia melihat hp nya karena ada pesan masuk.
"Hyeong..palli (cepat)" pesan dari lee
"Kau baca grup chat"
"Bang dendy akan ke asrama"
Dengan panik gaga mengantongi hp nya.
"Hhhhhssss sial" gumam nya kemudia dia membuka pintu mobil.
Betapa terkejut nya gaga, karena melihat rai sedang berpelukan.
Mereka bertigapun terkejut, rai kemudian melepaskan pelukan nya.
"Kita harus kembali sekarang, bang dendy akan ke asrama" ucap gaga sambil memakai sabuk pengaman.
"Apa..!!" Ucap rai
__ADS_1
"Kalau gitu, kalian pergi sekarang" bintang juga ikut panik kemudian dia dengan cepat keluar dari mobil. Dan gaga langsung memacu mobil nya meninggalkan apartemen.
Setelah tiba di apartemen dengan cepat gaga memarkirkan mobil dan membantu rai berjalan masuk ke asrama, dengan perlahan gaga dan rai menaiki tangga.
"Lee...lee" ucap gaga di depan pintu kamar
Tak lama lee membuka kan pintu dan menarik mereka ke dalam kamar.
"Hyeong...dendy-nim" ucap nya dengan panik
"Tok...tok" tak lama pintu kamar di ketuk dari luar
"Rai...gaga" suara bang dendy
Dengan cepat gaga dan rai membaringkan tubuh nya menarik selimut dan pura-pura tertidur.
"Rai...kau baik-baik saja?" Tanya nya
Kemudian gaga mengisyaratkan kepada lee untuk membuka pintu.
"Cekleg" lee membuka pintu kamar.
"Lee..kamu di sini?" Tanya nya
"Iya dendy-nim.. aku tidur di sini" jawab lee sambil mengucek matanya agar terlihat seperti baru bangun tidur.
Lee seketika teringat kalau rai masih mengenakan celana jeans dan belum mengganti pakaian nya.
"Aaaakh.. dendy-nim hajjima (jangan)" teriak lee
"Rai hyeong baru saja tidur dia habis minun obat, dia bilang kalau tadi tidak sengaja kaki nya terbentur jadi dia merasa sedikit sakit, lebih baik jangan di sentuh" jelas lee
"Hmmm...begitu..yasudah kalau gitu kamu tidur di kamar kamu saja" perintah bang dendy
"Aku tidak mau, jimy berisik, malam ini saja sekalian menjaga rai hyeong, takut dia butuh sesuatu" lee coba berbohong
"Benar juga, kalau gitu kamu tidur berasama gaga" ucap nya sambil coba membuka selimut gaga
"Dendy-nim" teriak lee
"Gaga hyeong...baru saja tidur dia bilang sangat lelah.. jangan ganggu, dia kan paling tidak bisa kalau sedang tidur di ganggu" ucap nya
"Lalu kamu?" Tanya nya
"Aku akan berbaring dengan pelan-pelan agar tidak membangunkan mereka, kalau begitu dendy-nim bisa keluar sekarang aku mau tidur" ucap lee
__ADS_1
"Yasudah aku akan turun" sahut nya kemudian dia meninggalkan kamar.
Lee menutup pintu kamar dengan perlahan dan mengunci nya.
"Huuuffft" ucap nya sambil mengelus dada
Kemudian rai dan gaga mengintip dan membuka selimut mereka.
"Hampir aja" sahut gaga sambil membuka jaket.
"Jamkkanman..(tunggu dulu)" ucap lee
"Hyeong..bukankah kalian pergi bersama driver" jelas nya.
Kemudian gaga dan rai saling bertatapan.
"Pak pur" ucap mereka berdua bersamaan.
Mereka baru ingat kalau saat pulang ke asrama dia tidak menjemput lagi driver nya.
"Lu gimana sih kenapa gak ke kafe dulu" ucap rai kepada gaga.
"Gue panik rai.. gue gak inget kalau pak pur nunggu kita di kafe" sahut gaga
"Jadi..kalian ninggalin driver di sana" lee terkejut mendengar ucapa gaga dan rai.
Kemudian mereka bertiga coba mengubungi staf dan meminta nomer kontak driver nya.
"Gue dapet-gue dapet" ucap gaga kemudian dia menghubungi nomer tersebut.
Dengan cemas mereka bertiga menunggu
"Halo..pak pur ini saya gaga.." ucap gaga
"Kapan kalian kembali saya takut pak dendy tau" tanya driver itu dari sebrang
"Kami sudah ada di asrama" sahut gaga
"Apa..!! Lalu saya bagaimana?" Tanya driver itu
"Taxi..taxi" ucap rai dengan pelan
"Bapak naik taxi saja..tidak apa-apa pakai kartu rai" gaga menyuruh driver itu pulang menggunakan taxi.
"Kalian ini..yasudah" sahut nya
__ADS_1
Gaga kemudian menutup panggilan telepon nya. Dan mereka bertiga bisa bernafas lega.