Aku & Bintang

Aku & Bintang
Episode 5 Mengingat lagi wajahmu


__ADS_3

Semua anggota dan beberapa staff sudah berkumpul di sebuah ruangan, tak lama rai masuk di ikuti oleh staff yang mengawal nya tadi.


"Hyeong.. kau tidak apa-apa kan?" Tanya lee dengan cemas


Rai menghela nafas kemudian duduk bersama mereka.


"Rai kamu gapapa?" Tanya koko


Seharus nya dia datang besok namun karena ada insiden akhir nya koko memutuskan datang ke asrama malam itu juga.


"Gapapa" jawab rai singkat


"Aku harap kejadian ini tidak terulang lagi, kalian ini sudah dewasa pasti sudah tau batasan, apa lagi sekarang semua orang hampir tau siapa kalian. Kalian ini publik figur kemana pun kalian pergi akan selalu ada fans ataupun wartawan" ucap koko kepada semua anggota


"Semua kegiatan kalian pasti akan ada yang memperhatikan,apa lagi jika keluar tanpa pengawalan kalau saja di kafe tidak ada petugas keamanan mungkin kalian berdua sudah di kerumunin oleh fans sebelum staff kita datang" koko berbicara dengan tegas sambil menatap jimy dan lee.


Semua orang terdiam mendengar ucapan koko, iya memang tidak dapat di pungkiri kalau sekarang mereka sudah menjadi selebritis, kemanapun mereka pergi pasti akan banyak orang yang mengenali terlebih fans mereka. Walaupun niat hati jimy dan lee hanya mampir ke sebuah kafe karena rasa bosannya namun akhir nya malah menimbulkan insiden.


"Sudah, sekarang kalian istirahat kita bahas lagi besok mungkin bang dendy sudah mendengar masalah ini hanya saja sekarang dia benar benar sedang sibuk" ucap nya


Kemudian koko meninggal kan mereka dan berlalu dari ruangan.


"Gue harap kita gakan ceroboh lagi dalam setiap tindakan, dan jadikan kejadian ini sebagai pelajaran, terlebih buat lu jim dan kau juga lee" gaga berbicara dengan tegas


Karna dari tadi rai hanya diam, akhir nya gaga berbicara karena bagaimanapun gaga dan rai adalah anggota tertua walaupun rai tetap lebih tua di atas nya,namun dia juga harus ikut bertanggung jawab. Bukan hanya mereka berdua tapi semua anggota harus ikut berperan.


"Ini..makanan nya" brian menyerahkan kantong makanan yang sudah di bawa driver.


kemudian memberikan kepada lee, walaupun sedang ada masalah namun mereka tetap perhatian satu sama lain. Terlebih lee adalah anggota termuda.


lalu brian masuk kedalam kamar di ikuti gaga yang juga meninggal kan mereka.


Rai yang masih duduk di sofa hanya diam


"Hyeong.. mianhae (maaf) " ucap lee dengan lirih


"It's oke lee, cepat makan kau tadi lapar kan"


Saut rai sambil tersenyum kemudian berlalu meninggal kan jimy dan lee.


Jimy dan lee bertatapan, kemudian jimy pergi ke kamar menyusul brian.


ada sedikit penyesalan di hati lee, andai saja ia dan jimy tidak egois mungkin tidak akan menimbulkan keributan.


(tapi ya sudah lah nasi sudah menjadi bubur lain kali kalau mau ke kafe ajak yang lain yah lee sekalin bawa pengawal hehehe)


Di studio rai duduk dengan menyandarkan tubuh nya ke kursi mengingat lagi kejadian saat dia tanpa sengaja bertemu lagi dengan perempuan yang dia lihat di acara musik kemarin.


Rai coba memejamkan matanya untuk mengingat lagi wajah manis itu dengan mata yang berbinar saat rai bertatapan dengannya. Sambil tersenyum dan terus mengingat saat dia lari memegang tangannya untuk menghindari wartawan dan juga fans yang mengejar mereka.


"Tok..tok" terdengar suara pintu membuat rai tersadar


"Lu di sini" tanya gaga yang masuk ke dalam studio


"gue udah selesain bagian gue, tapi kayanya kita harus koreksi lagi" gaga menyerahkan kertas kepada rai kemudian membuka laptop


"Ini bagian intro awal nya, menurut lu ada yang kurang gak?" dia menanyakan pendapat rai


"Coba gue dengerin" jawab rai


Merekapun lanjut mengerjakan project nya

__ADS_1


"Naikin sedikit lagi ga" ucap rai "Nah ok ok segini, coba ulang dari awal" pinta nya pada gaga


"Ok udah segitu nada nya, gimana menurut lu?" Tanya nya pada gaga


"Ok berarti segini ya, besok kita serahin ke jimy sama brian" ucapnya, kemudian mereka lanjut lagi fokus pada kerjaannya.


Tak terasa jam sudah menunjukan pukul 04:26 mata mereka sudah seperti zombie namun berusaha untuk tetap fokus.


Hingga akhir nya gaga tertidur di kursi namun rai masih tetap berusaha menyelesaikan pekerjaan itu sampai pagi.


Tanpa di sadari oleh rai, gaga sudah bangun dan menatap lekat ke pada rai yang masih saja sibuk, gaga teringat obrolan rai dan bang dendy beberapa waktu lalu.


Flash back on


Pagi saat ia membuka mata namun rai tidak ada di tempat tidur nya, hingga gaga keluar dan mendapati rai dan bang dendy di dalam ruangan sedang berbincang dengan serius


"Ini adalah album pertama kita,abang harap perilisan album ini menjadi langkah awal agar grup kita lebih di kenal di industri musik dan banyak yang menikmatinya" ucap bang dendy kepada rai


"Iya bang aku harap begitu, kami akan berusaha semaksimal mungkin," jawab rai dengan yakin


"Kamu tau kan rai, seorang leader itu berperan penting, di antara yang lain mungkin kamu lah yang akan banyak bertanggung jawab, abang dan pak hanry ingin sekali melihat kalian bisa sukses,kami akan membantu dengan sangat maksimal dan mendukung setiap karya-karya kalian" ucap bang dendy


"Rai... Abang tau ini tidak mudah tapi abang hanya ingin yang terbaik untuk kalian, jaga solidaritas dan kekompakan grup kita,apapun kendala kedepan nya abang harap kalian selalu bisa menyelesaikan nya,kita telah melangkah bersama dari awal hingga saat ini dan perjalanan kita masih sangat panjang" bang dendy terus berbicara pada rai


"Satu lagi rai..mungkin kalian akan benar-benar sibuk siapkan diri kalian,abang minta kalian fokus pada project-project kita ke depan nya jangan banyak memikirkan hal yang tidak penting, jangan sekali-sekali membawa masalah dari luar ke dalam pekerjaan kalian karena itu sangat tidak profesional" ucapnya terakhir sebelum meninggal kan ruangan


Gaga kemudian kembali ke kamar nya setelah mendengar semua pembicaraan tadi. Ia sadar begitu besar tanggung jawab rai bukan hanya rai tapi semua anggota yang lain, saat ini tidak ada waktu lagi bagi mereka bukan saatnya untuk main-main apa lagi menyerah dan berhenti berjuang di tengah jalan.


Flash back off


Lamunan nya di kaget kan dengan kedatangan lee


"Kreeeeek..." Suara pintu di buka dengan perlahan rai dan gaga menoleh.


"Kita harus menyelesaikan nya dengan cepat lee,kau ingat ucapan bang dendy kemarin?" Tanya rai "Oh iya, ada apa kau kemari?" Tanya rai sambil melihat jam tangan.


"Dendy-nim menghubungi ku dia ingin berbicara kepada kita semua,katanya dia sudah menghubungi handphone kalian tapi tidak di jawab" lee menjawab dan menghampiri mereka


"Ah.. hp gue ketinggalan di kamar" ucap gaga


"Hp gue juga di kamar ga" ucap rai kemudian berdiri "gue ambil hp dulu" ia meninggalkan gaga dan lee


"Apa sudah selesai hyeong?" Tanya nya pada gaga sambil duduk di kursi yang tadi di tempati rai


"Sudah, kau mau dengar?" Ucap gaga


"Ini hanya tinggal beberapa tahap lagi dan tinggal bagian-bagian brian kau juga jimy, kemudian nanti tinggal kita serahkan ke bang dendy untuk tahap selanjutnya" gaga coba menjelaskan


Setelah mengambil hp dan berbicara dengan bang dendy lewat sambungan telpon, rai berjalan menuju ruangan dan berpapasan dengan koko


"Rai kau sudah bicara dengan bang dendy?" Tanya nya sambil memegang gelas kopi


"Sudah koh barusan ,oh iya sore kita ada jadwal latihan?" Tanya rai sambil berjalan bersama


"Tentu saja, apa kau tidak tidur?" Tanya koko pada rai karena melihat mata rai sudah seperti zombie.


Sebenarya koko tau apa yang rai kerjakan dengan gaga, karena semalam ia sendiri pun hampir tidak tidur karna berdiskusi dengan bang dendy lewat telpon.


"Yang lain sudah bangun?" Tanya nya


"Belum koh,aku rasa hanya jimy dan brian yang belum bagun" jawab rai

__ADS_1


"Aku akan bangun kan jimy dan brian" ucap koko


"Biar aku saja koh" jawab rai dengan cepat


Semua anggota sudah berkumpul di ruangan, dengan muka bantal brian memulai pembicaraan.


"Roti gada sama sekali rai?" Tanya brian


"Gak ada kaya nya, gue liat lemari es cuma ada botol susu doang" jawab rai


"Hmmmm.. yaudah gue pengen bubur ayam aja deh, udah lama gak makan bubur ayam" ucap brian kemudian membaringkan tubuh nya di sofa


"Gue juga sama bubur ayam" sahut jimy


"jadi bubur ayam tiga yah pak" ucap rai ke pada salah satu staff


"Lu apa ga?" Rai bertanya pada gaga


"Aku soto yah pak, soto madura yang biasa itu loh, tau kan pak?" Tanya gaga


Staff itu hanya mengangguk.


"Sekalian beli mie instan ke mini market ya pak beli roti sama buah" ucap nya sambil menyerahkan uang.


"Tambah snack pak" brian ikut memesan makanan ringan


"Sama minum soda pak" jimy ikut-ikutan memesan


"Terus aja terus" ucap brian dengan sedikit menyindir jimy


"Mumpung ada yang bayarin,hahahah.." ucap jimy sambil tertawa.


(Kalo ad yang gratis kenapa harus bayar yah jim xixixixi )


Gaga hanya menghela nafas melihat tingkah temanya.


Sebenarnya semua memang sudah di tanggung oleh manajemen namun terkadang mereka suka membeli nya dengan uang mereka masing-masing,begitu pun anggota yang lain"


"Lu mau apa?" Tanya jimy ke pada lee yang belum juga memesan makanan


"Apa ada nasi goreng?" Tanya nya


"Ada, tapi ntar malem" ucap jimy sambil sedikit tertawa


"Kau ini jim" melirik ke arah jimy "Kalau gitu sama kan saja dengan gaga hyeong, soto madura" ucap nya kepada staff


"Tapi bubur ayam juga enak, apa aku harus pesan itu juga" gumam nya


Jimy yang sudah mulai kesal dengan kebiasaan lee hanya bisa menghela nafas


"Hyeong menurut mu enak soto madura atau bubur ayam?" tanya nya pada gaga


Belum sempat gaga menjawab, jimy langsung menyerobot


"Udah pak beliin soto aja buat dia jangan kasih lontong air kuah nya doang sama bubur ayam jangan di kasih bumbu, bubur nasi nya aja" perintah jimy dengan emosi


"Emang bisa jim?" Tanya nya kepada jimy


"Emmmm" jawab jimy kemudian menyandarkan tubuh nya.


"Kau hanya tinggal mengaduk nya lee, kuah soto dan bubur" saut brian kemudian mereka tertawa

__ADS_1


Lee memang selalu ribet saat memilih makanan, karna dia masih coba menyesuaikan menu makanan indonesianfood dan koreanfood.


Meskipun mereka sudah menjadi selebritis namun urusan makan meraka tidak pernah ribet dan yang aneh-aneh untuk sarapan pun mereka coba beli yang memang tersedia dekat asrama berhubung stok makanan di pantry habis biasanya jika masih ada bahan makanan mereka akan membuat sarapan masing masing sesuai selera.


__ADS_2