Aku & Bintang

Aku & Bintang
Meminta waktu.


__ADS_3

Setelah selesai meeting dan mendatangani sebuah kontrak, bintang langsung berpamitan namun karena suasana hatinya sedang baik dia ingin mampir ke sebuah tempat makan untuk sekedar membeli minuman.


Dia mampir ke star****uk dan sedang menikmati kopi nya.


Tak lama ada yang menghampirinya.


"Bintang"


"Oh.." sahut nya dia terkejut karena bertemu lagi dengan juna.


"Hai.." bintang menyapa juna dengan senyum masam.


"Kamu sendiri?" Juna bertanya kepadanya sambil menoleh ke sekitar.


"Akh..iya aku sendiri tadi habis ada kerjaan"


"Oh gitu, aku boleh duduk di sini?"


"Iy..iya silahkan" jawab bintang


"Thank you" sahut juna sambil tersenyum kepada bintang.


"Gimana kabar kamu? Sejak malam itu kita gak pernah ketemu lagi" Juna ber basa-basi kepada bintang.


Merekapun akhirnya mengobrol cukup lama di sana. Bintang merasa kalau juna sekarang berbeda tidak seperti dulu lagi. Sesekali bintang membalas senyuman juna.


"Aku harus pergi sekarang,masih ada pekerjaan" ucap nya sambil melihat jam tangan.


"Oh gitu, yaudah aku juga mau pulang kok" sahut bintang.

__ADS_1


Kemudian mereka keluar bersamaan dan berpisan di tempat parkir menuju mobil masing-masing.


*******


Di kamar nya frans sedang duduk terdiam di tempat tidur nya.


Hatinya masih saja sesak jika mengingat kejadian semalam, dia tidak habis pikir bintang bisa luluh begitu saja.


Dia lama berpikir, akhirnya dia keluar kamar dan menuju ruangan kerja papah nya.


"Tok..tok" frans membuka pintu lalu mengintip papah nya ke dalam.


"Kenapa frans?"


"Papah lagi sibuk gak?" Tanya nya sambil menghampiri papah nya.


"Ada apa?"


"Soal apa?"


"Aku mau minta waktu pah, boleh gak kalau aku di sini dulu selama beberapa bulan sebelum kembali ke jerman"


"Memang nya kenapa?"


"Aku mau istirahat dulu pah, dan ada urusan yang harus aku selesaikan" Ucap nya dengan ragu karena takut papah nya tidak mengijinkan.


"Berapa lama? Memang nya ada urusan apa?"


"Gak terlalu lama pah, hanya dua/tiga bulan itupun kalau papah ngijinin kalau enggak frans gak akan maksa"

__ADS_1


Dia menatap frans dengan intens, ada apa sebenarnya yang terjadi dengan anak laki-laki nya itu baru kali ini dia meminta ijin dengan perkataan yang sangat serius.


"Papah boleh tau alasannya?" Tanya nya menyelidik.


Frans seketika terdiam.


"Aku mau istirahat dulu pah,aku mau di sini dulu sebelum bekerja di perusahaan, dan..." Ucapan nya tak di lanjutkan


"Dan.?" Sahut papah nya.


"Aku mau nyelesain urusan pribadi aku" Ucap nya dengan lirih sambil menundukan kepala.


Papah nya hanya tersenyum mendengar ucapan frans, dia sebenarnya sudah bisa menebak.


"Baik lah papah ijinkan"


"Serius pah..!"


Dia hanya mengangguk sambil menatap frans, frans merasa sangat senang kemudian dia keluar dari ruangan kerja papah nya dan menutup pintu secara perlahan.


"Aaaaakh...aqnes.!" Dia tiba-tiba berteriak karena aqnes sudah berada di hadapan nya.


"Kakak abis ngapain ke ruang kerja papah?"


"Kakak abis bicarain soal kerjaan" Jawab nya membohongi aqnes.


"Kamu mau ngapain ke sini?" Dia bertanya balik kepada aqnes.


"Aku mau ketemu kakak" dia merangkul tangan frans.

__ADS_1


"Kak...temenin aku ke konser yah..biar mamah ngijinin kalo sama kakak" rayu nya kepada frans


"Enggak.!" Jawab frans singkat lalu berjalan meninggalkan aqnes.


__ADS_2