Aku & Bintang

Aku & Bintang
Episode 16 Menatapmu di ruang meeting


__ADS_3

Waktu sudah menunjukan pukul 12:58 waktu setempat.Namun semua anggota masih tertidur karena mereka kembali ke asrama sekitar jam lima pagi.


Lee yang sudah terbangun melihat hp nya.


Tak lama ia mengetik sesuatu.


"we will work hard for you 💙 galaxy 💙


keep giving us strength


Terimakasih gaga hyeong yang telah menggendongku 💙 "


Begitulah caption yang lee tulis lalu mengunggah foto semalam di akun offical mereka.


"Done" ucap nya sambil tersenyum puas kemudian dia lanjut lagi tidur.


Setelah hampir setengah jam jimy terbangun


"Aaaa..badan gue" ucap nya saat menggerakan badan


"Treggggg" bunyi saat jimy menggeliat kan badannya


"Berasa remuk ini badan" dia terus saja bergumam kemudian menggambil hp dan keluar dari kamar menuju pantry


"Lu udah bangun" tanya gaga yang sedang membuat kopi


"Gilaaa...badan gue sakit semua" jawab nya sambil membuka lemari es dan mengambil botol minum


"Masih mending cuma sakit belum pada copot tuh sendi" ucap gaga sambil berjalan kemudian duduk di sofa


"Sialan lu" saut jimy kemudian ia minum sambil melihat hp


"Bruuhhhh.." ia menyembur kan air kemudian tertawa "lu harus liat ini" ucap nya sambil berjalan menghampiri gaga


"Liat" jimy memberikan hp nya pada gaga


"Sialan tuh anak" setelah melihat unggahan di akun offical mereka


Karena cape gaga tidak ingin ambil pusing dia hanya menghela nafas kemudian meminum kopi.


Di apartemen bintang


"Aaaaaaaaa..." Aqnes berteriak membuat bintang terkejut


"Apaan? Kenapa sih lu?" Tanya bintang yang menghampiri aqnes


"Pacar gue upload" ucap nya sambil tersenyum


"Ya ampun gue kira apaan" kemudian bintang berdiri dari duduk nya, dia teringat sesuatu


"Coba mana gue liat" ucap nya dengan antusias dan mendekat ke arah aqnes kemudian duduk di samping nya


"Tuh liat,ganteng banget kan mereka" menodongkan hp ke arah bintang


Foto yang pertama bintang lihat Adalah foto lee yang sedang di gendong. Kemudian menggesernya dan melihat foto semua anggota dan tanpa di sadari bintang tersenyum saat melihat rai ada dalam foto tersebut.


"Ganteng kan!!" Tanya aqnes


"Iya ganteng banget" jawab bintang tanpa di sengaja sambil tersenyum dan masih melihat ke layar hp aqnes


"Hah,ganteng banget!" Ucap aqnes seperti tak percaya dengan ucapan bintang.


"Yang mana yang ganteng?" tanya aqnes sambil melihat hp, ternyata bintang melihat foto selfie semua anggota

__ADS_1


"Eh..maksud gue pacar lu itu emang ganteng" ucap nya sambil memberikan hp kepada aqnes


"Aaaa..bohong lu, sejak kapan lu bilang kalo lee ganteng, lu suka ya sama mereka atau salah satunya,atau yang ganteng?" goda aqnes sambil menyolek nyolek tangan bintang


"Apaan sih nes..mereka ganteng..kan mereka cowok, masa gue harus bilang cantik" bintang coba mencari alasan kemudian dia duduk di meja kerja nya dan membelakangi aqnes


"Duh apaan si gue,kenapa bisa ngomong kaya gitu depan aqnes,dasar bintang oon lu,


Eh tapi kenapa dia keliatan ganteng banget ya bikin hati gue berdebar gini" gumam nya dalam hati sambil menyentuh dada nya


"Kenapa lu?" Tanya aqnes dari belakang


"Aduh,apaan sih lu bikin kaget aja" ucap bintang coba menghindari kontak mata dengan aqnes


"Dih, kenapa lu jadi salting gitu abis liat foto mereka" aqnes masih menggoda bintang


"Apanya sih yang salting, udah sana gue mau kerja" ucap bintang sambil membuka laptop


"Hahaha alesan lu ah" saut aqnes sambil berjalan menuju tempat tidur


"ganteng banget sih lee" ucapnya kemudian ia berbaring sambil terus menatap hp.


Pagi saat bintang akan berangkat ke perusahaan fashion tersebut.


Drrrrt drrrt drrrrrt.. hp nya bergetar


"Hallo, iya bu" ucap bintang, dan ternyata ibu nya menelpon


"Kamu lagi apa? Kenapa sekarang jarang telpon,kamu gak kangen sama ibu?" Tanya nya dari sebrang


"Ya kangen dong bu, masa gak kangen sama ibuku tersayang" jawabnya sambil berjalan menuju mobil nya.


"Aku akhir-akhir ini sibuk bu,maaf yah,


Ibu sama ayah gimana?" Ia balik bertanya


"Iya bu,ibu juga di sana jaga kesehatan nanti aku pulang kok sekarang aku masih ada beberapa kontrak dengan perusahaan jadi belum bisa pulang" ucap nya yang kini sudah berada di dalam mobil.


"Kasian anak ibu,yaudah kalo gitu ibu tutup telpon nya ya,inget jaga kesehatan" ucap ibunya


"Iya, dahh" kemudian bintang mematikan sambungan telpon nya.


Sekarang dia sedang menuju perusahaan fashion.


Setelah sampai, dia begitu heran kenapa banyak sekali mobil.


"Ah masa bodo, namanya juga perusahaan pasti banyak orang yang dateng" gumam nya dalam hati kemudian memarkirkan mobil dan masuk ke dalam.


"Bintang..sory ya kamu masih harus ikut meeting" renaldi menyambut kedatangan nya


"Gapapa pak" ucap nya sambil tersenyum ramah


"Tapi pak kenapa banyak sekali mobil?apa banyak tamu hari ini?" Tanya nya sambil menengok ke sekitar ruangan


"Ya iya lah, sekarang kan dari pihak star light akan mendatangani kontrak" jawab renaldi


"Jadi maksud bapak?" Iya sudah mulai panik


"Star light,tandatangan kontrak apa mungkin..." Gumam nya dalam hati


"Heh..kok kamu malah melamun,jangan melamun nanti kesambet" ucap renaldi sambil tertawa


"Bintang,kamu sudah datang? Ayo masuk.. kita mulai sekarang yang lain sudah di ruangan" ucap atasan renaldi yang baru saja tiba

__ADS_1


Kemudian bintang dan renaldi pun mengikuti nya dari belakang,dan masuk kedalam ruangan.


Begitu pintu terbuka,dia coba untuk tenang menghela nafas dan melangkah masuk.


Saat melihat orang orang yang ada di dalam ruangan itu.


Degggg.... Ia begitu terkejut melihat rai dan teman teman nya sudah duduk.


Badannya seakan membeku saat bertatapan dengan rai.


Sepanjang waktu meeting dia benar-benar tidak bisa tenang, bagaimana mau tenang hatinya malah terus berdebar dengan kencang.


Setelah beberapa waktu, akhirnya renaldi menyerahkan lembaran kertas untuk di tandatangi oleh pihak star light.


"Kenapa hati gue deg degan gini, ya ampun bintang tenang dong jangan malu maluin, inget lu itu bukan pertama kali ketemu sama dia" gumam nya dalam hati sambil memperhatikan rai.


Tanpa di sadari nya rai yang sudah menandatangi berkas kini juga menatap nya sambil tersenyum. Kemudian bintang mengalihkan pandangan nya..


"Terimakasih.." ucap renaldi


"untuk mempersingkat waktu bagaimana kalau kita langsung ke ruangan saja, karena sudah ada beberapa item fashion yang sudah selesai di produksi" ucap atasan renaldi.


Dia adalah seorang perempuan yang berumur sekitar 43 taun,sekaligus CEO dari perusahaan tersebut.


"Baik" ucap bang dendy kemudian keluar


"Mari silahkan" ucap renaldi yang sudah menunggu di depan pintu


Atasannya yang sudah keluar terlebih dahulu di ikuti bang dendy dan beberapa staff kemudian anggota star light keluar namun rai malah mempersilahkan renaldi untuk keluar terlebih dahulu.


Bintang hendak mengikuti renaldi keluar dari ruangan tersebut. Tiba-tiba tangan nya di tahan oleh rai


"Tunggu" ucap nya dengan nada sedikit pelan. Dengan ragu bintang berbalik badan menatap rai


"Kita ketemu lagi" ucap rai kemudian tersenyum


"Apa kamu masih ingat denganku?" Tanya nya lagi.


Namun bintang hanya terdiam seakan terhipnotis oleh suasana.


"Heh..kamu gapapa? Kenapa bengong" tanya rai sambil menyentuh bahu bintang


"Eh..iya gapapa" kemudian dia melirik ke tangan rai yang menyentuh bahu nya.


"Oh maaf" ucap rai kemudian melepaskan tangan nya


"Kamu kerja di sini?" Tanya nya


"Enggak, aku kebetulan terikat kontrak dengan perusahaan ini" jawab bintang sambil tersenyum


"Tenang bintang tenang, jangan panik" gumam nya dalam hati sambil melirik ke kanan dan kiri menghindari kontak mata dengan rai


"Masih ingat kan sama aku?" Tanya rai


"kamu!! aku masih ingat lah,mana mungkin lupa" jawab bintang


"Ya ingat lah,lu pikir gue amnesia,kita kan udah beberapa kali ketemu" gumam bintang


"Bagus deh kalo masih ingat" ucap rai sambil tersenyum


Dari luar ada sepasang mata yang mengawasi mereka.


"Apa masih ada yang di tanyain,kaya nya kita harus keluar deh,yang lain pasti..." Ucap bintang dengan gugup

__ADS_1


"Nggak..ayo kita keluar silahkan" ucap rai sambil membukakan pintu


Kemudian mereka keluar.


__ADS_2