
"Krekk" pintu itu terbuka
Bintang langsung masuk ke dalam kamar mandi
"Rai.. maaf yah" ucap nya kepada rai yang sedang duduk di tepi bathtub.
"Ayo keluar" ucap bintang kemudian dia menarik tangan rai agar keluar.
Mereka sudah berdiri di ruangan
"Maaf yah lama.. aduh aku jadi gak enak" ucap nya
"Gapapa kok, untung kamar mandi nya wangi jadi aku gak sampe pingsan karena sesak" sahut rai sedikit menjahili bintang
"Aduh maaf maaf, maaf yah aku gak tau kalau aqnes mau kesini pagi-pagi" ucap nya
"Maaf yah rai,jangan marah" Gumam bintang dengan bingung, kemudian dia berjalan ke arah tempat tidur mengambil jaket dan topi rai.
"Ini pake lagi, cepet balik lagi ke asrama nanti keburu banyak penghuni apartemen bangun" ucap bintang sambil merapihkan jaket rai.
"Pakein" ucap nya "pakein jaket sama topi nya baru aku gak akan marah" ia coba mengerjai bintang.
"Hah... Iy yaudah sini" ucap bintang
Kemudian dia memakaikan jaket rai. Memasangkan resleting jaket itu "jadi kamu maafin aku kan?" Ucap bintang
Ia ingin memakaikan topi kepada rai, namun karena tinggi dia akhirnya berjinjit.
Tiba-tiba saja..
"Cup.." rai mengecup bibir bintang
"Aku gak marah kok" ucap nya sambil membetulkan topi
"Yaudah aku pulang sekarang, tunggu kabar dari aku" ucap nya
Kemudain bintang hanya mengangguk
Rai sudah berjalan ke arah pintu namun seketika ia berbalik badan dan mencium pipi bintang "cup...."
"Itu balasan karena kamu ngurung aku di kamar mandi"
"Cup..." ia mencium lagi pipi bintang sebelah kiri
"Itu tanda aku udah maafin kamu" ucap nya
"Rai.. udah cep..." Belum selesai bintang berbicara
__ADS_1
Rai sudah mencium bibir nya sedetik kemudian.
"Tunggu kabar dari aku" ucap nya kemudain dia keluar dari apartemen.
Setelah hampir setengah jam lebih rai tiba di asrama, ia sudah berjalan masuk dengan santai sambil bersiul.
Ia merasa sangat senang, dan sesekali ia tersenyum.
Ia melihat brian dan gaga sedang di pantry.
"Dari mana lu?" Tanya brian sambil memanggang roti.
"Dari luar" jawab rai singkat sambil memakan roti yang sudah matang di atas piring.
"Haww phanhas" ucap nya karena roti tersebut masih panas.
"Yang lain mana?" Tanya nya
"Lagi pada mandi" jawab brian
"Lu mau sarapan gak?" Tanya gaga
"Enggak gue udah kenyang" jawab nya sambil tersenyum pada gaga
Gaga yang melihat rai tersenyum bergelindik aneh, kemudian dia fokus lagi membuat nasi goreng.
"Hemm" brian menjawab
Rai kemudian mengambil botol susu menuangkan nya ke gelas lalu dia berjalan ke arah meja makan.
Tak lama lee dan jimy datang bergabung dengan nya.
"Hyeong kau sudah bangun?" Tanya lee sambil mengambil gelas susu di hadapan rai kemudian meminum nya
"Sudah dari tadi, ambilkan lagi susunya" ucap rai dengan tegas
"Ne(iya)" iapun mengambil botol susu dari lemari es kemudian menuangkan ke gelas.
"Jimy tolong lu bawa ini" ucap gaga menyerahkan piring berisi nasi goreng
"Lee" teriak nya, kemudian lee menghampirinya dan mengambil dua piring nasi goreng.
"Brian lu mau gak?" Tanya nya pada brian yang sedang sibuk membuat roti panggang
"Gue ini aja, bang dendy kebagian?" Tanya nya
"Udah ini" jawab gaga sambil berjalan ke arah meja makan, tak lama brian menyusul
__ADS_1
"Nih" ucap brian menyerahkan roti kepada rai
Sedangkan rai sibuk dengan hp nya, dia sedang memesan tiket untuk berangkat besok.
Tak lama bang dendy bergabung bersama mereka kemudian mereka makan bersama.
Setelah beberapa saat. "Rai kamu balik lagi kapan?" Tanya bang dendy kepada rai yang sedang memakan roti dan tangan satu nya memegang hp.
"Sudah dari tadi bang" jawab rai
"Sudah beres?" Tanya nya lagi
"Sudah" jawab rai singkat
Sedangkan anggota yang lain hanya mendengarkan mereka.
"Jadi kapan kau berangkat?" Tanya bang dendy sambil memakan nasi goreng
"Besok pagi bang" jawab rai
"Kemana? Tanya jimy dan brian
Seketika suasana hening rai yang hendak membuka mulut malah mematung, ia coba memberi kode pada bang dendy namun dia tidak melihat wajah rai.
"Hemm ..hemm" rai berdehem
"Kan besok rai mau ke bali sebelum pulang" ucap bang dendy dengan enteng.
"Hah!!"
"Apa?"
"Mwo? (Apa?)"
Ucap mereka bersamaan, rai pun hanya bisa memejamkan matanya.
Mendengar respon dari anggota yang lain sepertinya rai tidak memberi tau mereka.
Bang dendy kemudian mengunci mulut nya dan menatap rai.
"Gaga nasi goreng nya enak sekali, terimakasih yah, abang mau ngehubungi kantor dulu" ucap nya
"sory rai" ucap bang dendy dengan isyarat tangan kemudian pergi karena dia salah bicara.
Seketika mereka berempat menatap rai,
Seperti tertangkap basah, rai kemudian menaruh hp nya dan meletakan roti di piring.
__ADS_1
Diapun membenamkan wajah nya ke meja ia tidak ingin melihat wajah teman nya.