Aku Menantimu: Cinta

Aku Menantimu: Cinta
A,M,C#12


__ADS_3

Wanita itu tidak menjawab pertanyaan pria tersebut, tapi dia terus menatap pada Kelvin yang menatapnya dengan tatapan kebencian, dan kekecewaan, pria itu mengikuti arah pandang wanita itu karna rasa penasaran, dia pun tiba-tiba terdiam dan menjadi salah tingkah, dia pun memungut pakaiannya dan mengenakannya.


Kelvin terus melihat kedua insan yang baru saja dia pergoki melakukan hal yang paling menjijikkan menurut Kelvin sendiri, kekasihnya berselingkuh dengan sahabat baiknya, dan sahabat baiknya yang selama ini mendukung hubungannya dan wanita itu, justru menghianatinya.


"Heh, inikah kesibukan yang kau katakan padaku ditelpon tadi, dan tadi saat aku bertanya kenapa suaramu terdengar aneh, ternyata karna kalian sedang berbuat hal memalukan ini? sungguh kalian begitu tidak tau malu y?"


"Sayang aku bisa"


"Kau mau bilang kalau ini tidak seperti yang aku pikirkan, atau kalian mau bilang kalau salah satu dari kalian ada yang memaksa atau menjebak begitu? ayolah tadi saja dia bilang kalian biasanya juga mandi bersama setelah selesai, bukan kah itu membuktikan kalau selama ini kalian telah menipuku?"


"Kel, maaf tapi aku mencintai Nadia sudah sejak lama, dan itu sebelum kalian bertemu"


"Hahahaha benarkah? lalu kenapa selama ini,kau mendukung hubungan kami dan tidak mengatakan itu padaku, apa kau sedang merencanakan sesuatu terhadapku?"


"Kel, aku, aku "


"Sudah cukup, hentikan sandiwara kalian, aku kecewa dan benci kalian berdua, dan kau wanita si.......lan, mulai sekarang kita tidak punya hubungan apa-apa lagi, dan semua yang pernah aku berikan padamu akan aku ambil kembali, karna kau tidak pantas untuk semua itu"


"Kelvin, aku mohon maafkan aku, sungguh aku bersalah dan aku benar-benar minta maaf, tolong Kelvin, jangan tinggalkan aku, aku benar-benar mencintaimu, tolong beri aku kesempatan kelvin, aku janji aku akan berubah"

__ADS_1


Kelvin sama sekali tidak mendengar apapun yang diucapkan oleh wanita itu, dia menelpon seseorang dan meminta untuk mengambil semua yang pernah dia berikan pada wanita yang menghianatinya.


Sementara pria yang juga menghianatinya hanya diam dan tak berbuat apa-apa, karna dia tau bahwa dia juga tidak akan mendapat maaf dari sahabat yang telah dia hianati itu.


Kelvin menatap sahabat yang menghianatinya dan berkata.


"Dan kau RESAL, mulai sekarang kita bukan lagi sahabat, tapi kita adalah musuh, karna tidak ada sahabat yang menusuk sahabatnya sendiri dalam keadaan sadar, tapi kau, kau menghianatiku terang terangan, jadi hanya musuh lah yang melakukan itu.


Kelvin pergi, dengan kemarahan dan kekecewaan yang mendalam, dia tidak menyangka bahwa wanita yang dia cintai dan yang sudah bersamanya hampir lima tahun itu, menghianatinya, bahkan sahabat masa sekolahnya juga menusuknya dari belakang, sungguh dia begitu marah, kecewa sedih dan terluka.


Kelvin melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, tidak berapa lama, dia menghentikan mobilnya ditempat yang sepi dari keramaian dan juga terlihat tidak ada rumah, dia pun turun dan berjalan agak kedalam dan dia pun berdiri didekat batu besar dan berteriak.


"Woi, berisik tau ga? ganggu orang aja, kalau mau teriak tu dihutan sana jangan disini, bikin pusing kepala orang lain ngerti"


Kelvin terdiam seketika, karna diteriaki seorang wanita cantik yang berbaju kemeja ********** baju kaos lengan panjang putih dengan celana kain warna biru dan kerudung warna krem sama dengan warna kemejanya, memakai sepatu Kets warna putih.


Sejenak dia terpaku melihat kecantikan wanita tersebut, Kelvin bahkan tidak sadar kalau mulutnya sampai terbuka karna kekagumannya pada gadis cantik berkerudung itu, tapi tiba-tiba dia tersadar karna pertanyaan gadis didepannya.


"Apa kakak pikir dengan berteriak masalah akan selesai? kalau hanya untuk melampiaskan kemarahan tidak perlu berteriak, memang kata orang dengan berteriak kita sedikit akan merasa lega tapi itu hanya sementara, tidak untuk selamanya"

__ADS_1


"Heh, tau apa kau tentang masalah gadis kecil, kau memang terlihat dewasa tapi tetap saja kau masih kecil itu terbukti dari wajah dan bentuk tubuhmu"


"Kakak terlalu meremehkan anak kecil sepertiku, kakak benar aku masih kecil, usiaku juga masih dua belas tahun tiga bulan lagi genap tiga belas, tapi kalau kakak bertanya soal masalah, mungkin masalahku lebih besar dan banyak dibandingkan kakak"


"Hahaha kau ini, paling masalahmu hanya pelajaran juga uang jajan tapi kau bilang itu masalah besar? dengar lebih baik kau pulang dan kerjakan tugas sekolahmu, jadi masalahmu berkurang, mengerti"


"Apa kakak pernah melihat sepasang suami istri dianiaya oleh keluarganya sendiri? mereka dianiaya oleh ibu, adik laki-laki dan perempuan mereka sendiri, bahkan membakar mereka dirumah mereka sendiri, dan memfitnah kakak iparnya didepan polisi dan berkata bahwa kakak iparnya memiliki kelainan sehingga membakar rumahnya beserta anak dan suaminya, apa kakak pernah melihat itu?"


Deg......jantung Kelvin berdetak kencang dia begitu kaget mendengar pertanyaan gadis didepannya, dia juga melihat kesedihan dan luka Dimata gadis itu, dia tidak mengerti arah pembicaraan gadis itu, tapi satu hal yang dia pahami, kalau gadis itu sedang mencoba menyadarkan dirinya, bahwa di dunia ini masih banyak orang yang memiliki masalah yang lebih besar dan berat dibanding dengan dirinya.


"Kelvin pun mendekati gadis itu, dan duduk disampingnya, dia mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya dialami gadis cantik itu, dia menatap wajah gadis itu begitu lekat, dan dia menyadari bahwa gadis itu begitu sangat cantik walau masih sangat muda dan dia bisa menebak secantik apa nanti gadis itu jika sudah dewasa dan tau berdandan, memikirkan itu, tiba-tiba saja jantung Kelvin berdetak lebih cepat dari biasanya.


"Ekhem, em kenapa kamu terlihat seperti sedang menyimpan beban yang begitu berat, karna matamu menunjukkan luka dan kedihan yang begitu dalam? apa kamu mau cerita dengan ku? mungkin saja aku bisa membantumu"


Kelvin berdehem menetralkan jantungnya dan mencoba mengalihkan perasaannya dengan pertanyaan pada gadis kecil itu.


"Maaf aku tidak bisa menceritakan masalahku pada orang lain, juga orang yang tidak aku kenal, aku hanya mau bilang, jika kakak benci maka berusahalah untuk menjadi lebih baik dan kelak kakak bisa membuat mereka menyesal dan memohon ampun pada kakak"


"Bukan berteriak seperti tidak jelas seperti tadi, karna jika orang yang menghianati kakak melihat kakak seperti itu, mereka akan tertawa bahagia karna merasa mereka telah menang"

__ADS_1


Setelah mengatakan itu, Aisah pergi meninggalkan tempat itu, dan kembali ketempat persembunyian mereka, ya gadis itu adalah Aisah yang sedang keluar dan duduk menikmati pemandangan yang ada disana, tapi semua itu terganggu oleh teriakan yang memekakan telinganya.


__ADS_2