
Setelah apa yang menimpa nisa, Aisah sudah mewanti wanti kepada Nisa untuk tidak keluar dulu dari rumah, dan masalah pelajaran Aisah selalu merekam semua penjelasan guru biar Nisa paham.
Bukan Aisah tidak mau mengajarinya, tapi Aisah tidak ingin mengumbar kemampuannya pada nisa, karna jika itu terjadi Nisa bisa merasa minder dan tidak punya semangat untuk berusaha belajar.
Disekolah, papa Nisa mencari tau tentang keberadaan Nisa tapi sampai sekarang tidak bisa menemukan anaknya tersebut, begitu juga saudari tirinya mencoba mencari pria misterius yang sering menolong Nisa, tapi nihil ia tidak bisa menemukan jejak pria misterius itu, sehingga membuatnya kesal karna dia sangat yakin jika pria itulah yang sudah membawa Nisa kabur dari rumah.
setelah dari sekolah, papa Nisa kembali kerumahnya dan langsung dihampiri istrinya yang sudah tidak sabar mendengar kabar keberadaan anak tirinya tersebut.
"Bagaimana pa, apa dia sudah ditemukan? lalu dimana dia tinggal dan ikut siapa pa?"
"Nisa tidak pernah masuk sekolah sejak hari itu dan tidak ada yang tau keberadaannya."
"Hah, lalu kemana dia pergi dan siapa yang sudah membawanya pa?"
"Ma, pa aku hanya mencurigai seorang pria tapi dia juga tidak datang lagi ke sekolah sejak hari itu."
"Siska apa maksud ucapanmu itu? ada pria yang selama ini menolong Nisa? siapa dan kenapa dia ada disekolah dan menghilang sekarang?"
"Pa apa mungkin pria itu yang membawa dan merekam kejadian malam itu? pa berarti papa benar kita sekarang dalam masalah besar, bisa saja pria itu sudah lama mengetahui perbuatan kita kan."
Mereka semua semakin merasa ketakutan dan membayangkan akan masuk penjara, memikirkan itu membuat mereka lebih waspada dan semakin berusaha menjari keberadaan Nisa.
Aisah saat ini sedang dalam perjalanan pulang menuju rumahnya, tapi dia sedang dihadang sebuah mobil sport mewah warna merah berpadu dengan hitam, pintu mobil terbuka dan terlihat sebuah kaki dengan sepatu hitam mengkilap perlahan lahan terlihat sebuah tubuh kekar yang dibalut stelan jas formal, dia berjalan menghampiri gadis yang masih duduk dengan tenang diatas kuda besi kesayanganny
"Hai my little girl bagaimana kabarmu hari ini? kau itu benar -benar penjahat yang luar biasa y, setelah ditolong kau justru pergi Tampa mengucapkan terimakasih pada orang yang membantumu."
__ADS_1
"Oh, trimakasih atas bantuannya."
"What kau ini y, apa kau tidak bisa berbasa basi dulu gitu? ya ampun."
"Apa mau mu sehingga kau selalu mengikutiku terus tuan?"
"Hah, kau bertanya apa mauku? mauku adalah dirimu seutuhnya mulai dari dalam sampai luar, atas sampai bawah bagaimana apa kau mau mengabulkannya?"
"Apa kau ingin nyawaku, kalau ia baik tidak masalah tapi sebelum itu, beri aku waktu untuk menuntaskan yang belum kuselesaikan!"
Setelah menjawab permintaan kelvin, Aisah menghidupkan motornya bermaksud untuk pergi, tapi dihentikan oleh Kelvin, karna dia ingin menyampaikan apa yang ada dipikiran dan hatinya.
"Aku mencintaimu jadi aku ingin kau jadi kekasihku, bukan ingin nyawamu Aisah."
Aisah yang mendengar perkataan Kelvin hanya diam dan menatap mata Kelvin, setelah itu dia pun berlalu tanpa memberikan jawaban untuk Kelvin, sementara kelvin, dia menatap motor yang sekarang semakin menjauh dari pandangannya, dia hanya bisa menghela nafas karna tidak mendapatkan jawaban atas pernyataannya barusan.
Hari berganti hari, Minggu berganti Minggu bahkan bulan juga tahun, kini sudah lima tahun berlalu, Aisah juga sudah lulus bahkan sudah wisuda dari kuliah online yang selama ini dia ikuti, banyak hal yang terjadi tapi semua itu, bisa diatasi walau makin hari makin banyak rintangan yang dia hadapi.
Diusia dewasa Aisah dia begitu mirip dengan sang ibu kandung, dan itu membuat paman dan bibinya mengetahui bahwa dia masih hidup, dan sekarang dia menjadi incaran mereka semua, bahkan dengan tak berperasaan sang nenek meminta kepala Aisah untuk hadiah ulang tahunnya yang ke enam puluh delapan, dan hal itu disanggupi oleh semua anak-anaknya.
Kelvin sendiri sejak pertemuan terakhir mereka di tengah perjalanan waktu itu, dia tidak pernah lagi muncul atau bahkan sekedar bersimpangan, karna dia sedang diluar negri dan sudah lima tahun juga disana.
Kelvin sendiri juga tidak lagi meminta anak buahnya untuk membuntuti Aisah karna to mendapat jawaban kala itu, bahkan saat ini dia sedang diisukan dekat dengan artis papan atas yang juga seorang model, Aisah yang mendengar itu juga sering melihat dimanakah berita atau koran tidak peduli, justru dia hanya berpikir semua orang sama tidak ada yang akan tulus padanya.
Dan dikabarkan bahwa Kelvin akan kembali empat bulan lagi, dan akan mengumumkan hubungannya dengan sang kekasih, dan dikabarkan juga bahwa tidak lama lagi Kelvin akan mengadakan pertunangan dengan kekasihnya.
__ADS_1
Sementara itu, Aisah saat ini sedang membawa nisa kerumahnya untuk mengunjungi keluarganya yang sudah menyiksanya selama ini, dia juga sudah menyiapkan mental untuk menghadapi semua orang yang tinggal dirumahnya.
Dan disinilah mereka berdua sekarang didepan gerbang yang terbuka dengan lebar tapi dengan penjagaan yang ketat, entah ada acara apa disana, tapi Nisa tidak peduli semua itu, karna yang dia pikirkan sekarang adalah menyingkirkan semua orang yang sudah memberi dia luka dan juga siksaan sebelumnya.
Nisa masuk dengan santai supaya tidak menimbulkan kecurigaan bagi para penjaga, begitu pula dengan Aisah yang mengikuti Nisa dari belakang, sesampainya mereka berdua didalam, disana mereka melihat bahwa Siska saudari tirinya Nisa sedang melangsungkan pernikahan.
Aisah membisikkan sesuatu kepada nisa yang membuat gadis itu tersenyum bahagia karna ide Aisah akan sangat menyenangkan menurutnya.
Saat pengucapan ijab dilakukan, Nisa langsung menghentikannya.
"Hentikan semua ini !"
Semua orang mengarahkan pandangannya pada suara yang menggema karna memang Nisa berteriak dengan begitu kerasnya.
"Siapa gadis itu? dan kenapa dia menghentikan pernikahan ini?"
"Apa mungkin dia itu istri mempelai pria?"
Dan masih banyak lagi bisik-bisik para tam7 yang hadir disana.
"Aku bukan istri ataupun pacar mempelai pria, tapi aku adalah pemilik rumah ini. Tapi selama ini aku tinggal ditempat lain untuk memulihkan diriku yang terluka parah karna siksaan mereka semua."
"Semua orang mulai bertanya-tanya siapa gadis itu, dan siapa yang menyiksanya.
"Kalian pasti bingung bukan? baiklah aku akan beritahu. aku Nisa damar Sugianto putri kandung dari bapak damar dari istri pertamanya, dan aku cucu kandung dari Sugianto Susilo pemilik perusahaan sulo produksi."
__ADS_1
Mendengar penjelasan Nisa , semua orang menatap pada damar yang saat ini duduk didepan penghulu, dan semua orang bertanya-tanya kenapa damar bisa menjadi wali dari Siska sementara Siska adalah putri sambung, apakah ada sesuatu yang disembunyikan.