
David merasakan jantungnya berdetak begitu cepat . Karena tidak tau berbuat apa. David hanya mengintip Alisa dari celah jemarinya.
David merasa gugup setelah mendengar pujian pertama Alisa untuknya . Yang ditatap seolah tidak merasakan apapun. Alisa dengan anteng memakan buah yang masih tersisa.
Ehem ! Alisa berdehem untuk mencairkan suasana yang terasa kaku .
''Sudah habis, aku bereskan ini dulu ya ! '' ucap Alisa seraya mengumpulkan piring dan gelas untuk dibawa ke dapur .
David hanya mengangguk kepalanya . sepeninggalan Alisa David bangun dari duduknya lalu kembali ke unitnya dilantai paling atas gedung ini, karena terlalu salah tingkah David jadi lupa pamit pada Alisa .
Sesampainya di kamar David langsung merebahkan tubuhnya di kasur . dengan perasaan tak menentu David menenggelamkan kepalanya dibantal ,setelah kehabisan nafas baru dia mendongakkan kepalanya . David senang sekali . Karena baru pertama x mendengar pujian david tidak tau harus berekpresi seperti apa ,apalagi dari perempuan yang disukainya . Tidak sia-sia dia menjalani program yng ketat ,dan mematuhi semua perintah Alisa.
AAAA!!!
David berteriak mengeluarkan suaranya. Untungnya kamarny itu kedap suara.
Setelah merasakan ketenangan dan nafasnya sudah teratur ,otak David baru bisa kembali bekerja .
''Eh aku lupa pamit . '' ucap David langsung melompat dari kasur hendak menemui Alisa dikamarnya.
Tapi dia terlalu malu untuk berjumpa Alisa , akhirnya dia memilih mengirimkan pesan kepada Alisa .
Dengan jantung yang masih berdebar David berdiri didepan cermin sambil terus tersenyum melihat pantulan dirinya.
*
Setelah membereskan dapur, Alisa kembali keruang tengah hendak menemui David. Namun hanya ada sofa kosong . Alisa mencoba memanggil David dan mencarinya, hingga ke kamar mandi namun semua kosong .beberapa saat Alisa baru menyadari tinggal Alisa sendiri di ruangan itu.
Akhirnya Alisa menjatuhkan dirinya disofa. Lalu menutup wajahnya dengan gaun rusak itu,Alisa tertawa puas melihat David salah tingkah . Setelah tadi bersusah payah menahannya.
''Hahaha oh ya ampun.. David David lucu banget''ucap Alisa .
Alisa juga sama berdebarnya , namun Alisa pintar menyembunyikan perasaannya. Alisa sudah sangat nyaman dengan David , namun perihal hati Alisa belum dapat memastikannya .
Tring !!
1 pesan diterima dari DAVID
(Aku pamit ya )
__ADS_1
Alisa membukanya namun David telah menghapus kembali pesan tersebut .
Lalu tertera David sedang mengetik ...
(Aku sudah di kamar ,jangan cari aku )
Alisa telah membaca, namun sepersekian detik langsung dihapus kembali oleh David .
Lalu David mengetik lagi.. namun diurungkan lagi..
Alisa tertawa rupanya salah tingkah David belum selesai . Alisa yang sudah cukup sakit perut ketawa . Segera memberi balasan , karena sudah sangat gemas dengan tingkah David
( udah ! Santai saja ! )
Balasan Alisa yang langsung membuat David tenang .
David belum mencerna hal konyol apa yang sudah dibuatnya.Dengan polosnya dia mengirimkan pesan seperti itu kepada Alisa .
Alisa menyimpan kembali handphonenya diatas meja . Lalu mengambil gaun tadi dan menyimpannya. Entahlah kadang suatu saat nanti dapat diperbaiki dan digunakan olehnya . Terlalu sayang kalau gaun tersebut dibuang lebih baik Alisa menyimpannya dulu.
.
Alisa tidak melihat David sebagai laki-laki walaupun lebih tua 3 tahun darinya . Malah Alisa menganggap seperti anak laki-laki polos yang perlu dituntunnya . Jadi Alisa bersikap seperti biasanya,tanpa merasa harus menjaga image nya maupun berpura-pura.
***
'' APA??? '' ucap Dewa
''Alisa sekarang tinggal di apartement sunshine place bersama David namun lain unit. Unit Alisa dilantai 10 .'' Terang Sang Asisten kembali
''Bagaimana hubungan mereka ? '' tanya Dewa lagi
''Ini foto terakhir mereka . '' asisten menyerahkan beberapa lembar foto Alisa dan David yang diambil oleh orang yang memata-matai Alisa .
Beberapa foto bulan lalu saat di taman kota , dipantai , bahkan di apartement , beberapa foto saat Alisa pindahan . dan foto terbaru saat mereka olahraga bersama.
Difoto tersebut Dewa melihat perubahan David yang sangat signifikan . David tidak lagi gemuk . Dewa mengeratkan rahangnya tidak suka .bahkan giginya sudah beradu kuat. Dewa tidak bisa tenang melihat kedekatan mereka .secepatnya Dewa akan kembali kepada Alisa .namun Dewa butuh waktu sedikit lagi saja .
Bukannya Dewa tak tau tentang laki-laki yang dekat dengan Alisa sebelum David . Perihal Aaron dan Ricky , mereka itu sahabat Alisa . Tidak ada ketertarikan khusus dari mereka maupun dari Alisa sendiri,tidak ada laporan Alisa berpacaran dan Alisa menjalani hidupnya yang seperti itu jadi membuat Dewa tenang meninggalkan Alisa.
__ADS_1
Dewa tidak suka melihat kedekatan Alisa dengan David kembali dilihatnya foto Alisa yang tertawa lepas dengan David.
Terlalu sibuk menyusun rencana penyerangan terhadap Riko , Dewa sampai melupakan perkembangan tentang Alisa. Rasanya Dewa ingin langsung bertemu dengan Alisa .
Namun untuk melihat Alisa sekarang Dewa tidak bisa muncul terang-terangan . Masih ada musuh yang harus dibereskannya . Tapi Dewa akan menyusun rencana untuk bisa bertemu dengan Alisa secepat mungkin .
''Tinggalkan aku sendiri ! '' tanpa perlu diperintahkan 2 kali semua bawahannya meninggalkannya sendirian .
Dewa memhempaskan tubuhnya di kursi lalu menarik nafas panjang, di patiknya rokok ditangan ,lalu dihembuskannya ke udara .
***
Menjelang malam Alisa sudah berkutik di dapur David . Makanan hampir siap , namun David belum terlihat batang hitungnya . Alisa datang sendiri tanpa pemberitahuan ,password apartement David yang sudah dia hafal diluar kepala ,lagipun Alisa sudah mengantongi izin untuk masuk sesukanya.
Alisa berdiri ditangga melihat kearah lantai dua tempat kamar David berada .
Alisa baru sekali menaiki lantai dua .saat itu Alisa hendak memanggil David ke kamarnya . Namun kejadian memalukan terjadi Alisa baru mengingatnya sekarang . Alisa menutup wajahnya malu karena kejadian tersebut kembali terlintas di kepalanya,Lebih baik Alisa melanjutkan memasak .
Flashback
2 hari setelah Alisa mendapatkan izin masuk ke apartement David sesukanya . Alisa segera membuat dirinya senyaman mungkin . Lalu suatu hari setelah memasak didapur David . Alisa berencana memanggil david kekamar karena Alisa sudah memanggil beberapa kali namun tidak ada jawaban .
Alisa menaiki tangga dengan santainya. Lalu tibalah dipintu yang Alisa yakin merupakan pintu kamar David. Namun terbuka sedikit celah tidak tertutup rapat.
Alisa melihat David baru selesai mandi dan sedang bercermin didepan walk in closet nya .
David tidak menyadari kehadiran Alisa, lalu David bergaya seolah seorang binaragawan dengan tubuh gendut seperti itu, perut buncit dan lengan besar dengan pedenya . Lalu tanpa sengaja David menjatuhkan handuknya . Masih bergaya melihat pantulan tubuhnya .
Alisa yang terkejut , menutup pintu dengan cepat .
BRAK!! Suara pintu yang ditutup rapat mengangetkn David, lalu dengan buru-buru David memasangkan kembali handuk dipinggangnya.
Alisa segera turun dari lantai 2 menuju dapur melanjutkan menghidangkan makanan dimeja, sepanjang pekerjaannya Alisa terus meyakinkan dirinya aku tidak melihat apa-apa.. Alisa terus menipu otaknya dengan berkata tidak melihat apa-apa. Lalu Alisa duduk menenangkan diri dan menunggu David turun.
Sedangkan David dengan bingung segera menggunakan pakaiannya. apa cuma perasaan ku aja ya, tadi seperti ada yang nutup pintu . Lebih baik aku memastikan sendiri .
Lalu David turun ke dapur, melihat Alisa seperti biasanya tidak menunjukkan gelagat yang aneh, David jadi ragu menanyakan tentang hal tadi.
Mereka makan dengan pikirannya masing-masing. Terlalu memalukan bagi David jika bertanya pada Alisa ,apakah Alisa melihat barang miliknya ? David mengurungkan niatnya .
__ADS_1
Sedangkan Alisa terus melafalkan dia tidak melihat apa-apa.
Pada akhirnya mereka menutupi pikirannya masing-masing,demi hubungan mereka biar tidak merasa canggung .