
Sebuah mobil berhenti didepan Alisa dan Azka .Alisa yang mengenal pemilik mobil tersebut pun tersenyum.
''Yuk masuk '' ucap Alisa. Lalu adiknya membuka pintu belakang . Dan Alisa duduk didepan .
''Itu siapa ? '' tanya Nita
''Adek aku, baru sampek dari kampung .'' Ucap Alisa
Azka hanya tersenyum segan.Azka masih memikirkan kata-kata kakaknya bahwa teman kakaknya ini adalah seorang waria . Namun Azka melihat waria yang satu ini sangat mirip dengan wanita tulen.
Nita pun melajukan mobilnya , mengantar Alisa dan Azka terlebih dahulu ke Apartement Alisa . Disepanjang jalan mereka pun mengobrol santai dimobil .
''Namanya siapa dek ? '' ucap Nita
''Azka ! '' jawab Azka pendek .
''Masih sekolah ? '' Nita
''Masih kelas 2 SMU mbak !'' Jawab Azka sopan
Alisa tersenyum . Mengetahui apa yang sedang adiknya pikirkan . Pasti adiknya sedang mempertanyakan kebenaran Nita seorang waria apa bukan.
Nita menurunkan Alisa dan Azka di basement Apartement , lalu Nita pulang ke kosannya sendiri.
Selepas kepergian Nita . Azka pun berkata
''Benar kak ? Kakak itu waria ? '' ucap Azka tidak yakin
''Kenapa ? Cantik ya ? '' ucap Alisa
''Iya terlalu cantik soalnya, gak mungkin kan kak ,kakak itu waria ? '' tanya Azka lagi .
Alisa tak menjawab , hanya terkekeh pelan . Sang adik dibuat sangat penasaran . Alisa berjalan menuju lift diikuti oleh Azka . Azka melihat suasana Apartement kakaknya sangat mewah . Hingga mereka menaiki lift Azka diam mengikuti Alisa.
Klik ! Pintu Apartement Alisa terbuka .
''Masuklah '' ucap Alisa . Azka mengikuti dari belakang lalu menjatuhkan tasnya di sofa dan juga merebahkan tubuhnya yang kelelahan .
Alisa mengambil minum di kulkas lalu meletakkannya di meja .
''Minum dulu '' Azka langsung menghabiskan minuman yang kakaknya bawakan.
''Mau mandi? Masuk aja kekamar,ada kamar mandi juga didalam ! '' ucap Alisa .
''Iya kak ,bentar lagi. Mau telpon ibu dulu ,kasih kabar biar ibu tidak khawatir .'' Ucap Azka
Alisa pun baru teringat akan hal itu.
Lalu mereka menelpon ibu dikampung .Alisa berbicara sebentar dengan ibu lalu Alisa izin hendak mandi ,tinggallah Azka saja yang menelpon ibu.
''Ibu , Apartement yang kakak tinggali bagus banget, mewah juga. '' ucap Azka .
''Benar ? Terus gimana kakak sanggup buat nyewanya ? '' ucap ibu khawatir .
''Ngak tau . Katanya punya teman kakak.'' Ucap Azka pendek.
__ADS_1
''Coba lihat kakak tinggal bersama temannya apa bukan ? '' tanya ibu
''Belum tau sih bu, saat ini hanya ada aku sama kakak aja di apartement , nanti Azka cari tau !''
''Iya udah . Kamu baik-baik disana. Jangan menyusahkan kakak mu ! '' ucap ibu menasehati anak bungsunya .
Tut !! Panggilan pun putus.
Ibu meletakkan handphone genggam nya di atas nakas, perasaannya mulai tidak tenang . Apakah anaknya ada main api dikota ? Alisa tidak pernah telat mengirimkan uang bulanan untuknya dan Azka . Dan sekarang sang ibu baru mengetahui sang anak tinggal di Apartement mewah. Dari mana Alisa mendapatkan uang . Setahu ibu Alisa hanya kuliyah dikota dengan modal beasiswa.
Sang ibu kemudian beristighfar. Ibu menyadari bahwa ia sudah suuzon terhadap anaknya . Pada akhirnya ibu tetap memilih percaya kepada anaknya . Walaupun tetap menunggu kabar dari Azka .
Setelah Alisa mandi , Alisa menyuruh Azka untuk mandi ,dan bersiap .
''Kakak mau pergi belanja. Kamu mau ikut? Atau istirahat disini ?'' Ucap Alisa
''Ikut dong kak . Sampek kota, kok cuma tidur sih. Nanti malam aja istirahatnya .''ucap Azka bersemangat
''Emang kamu gak capek ? '' tanya Alisa
''Gak kak. Dibus Azka tidur terus. '' seru Azka
''Oh ! Oke. Cepatlah ! '' ucap Azka
Alisa kemudian duduk disofa . Mengambil ponselnya lalu mengirimkan pesan singkat pada David. Alisa ingin pergi berbelanja dengan adiknya . Biasanya Alisa akan keluar bersama David .
Ting ! Sebuah notif masuk ke ponsel David. Saat ini dia berada di sebuah caffe bersama Angelina .
(David . Aku keluar belanja dulu ya ! )
David membukanya lalu membalas ''oke ''saja.
'' Siapa ? Pacar kamu ya ? '' ucap Angel pura-pura tidak enak hati karena telah meminta waktu David untuk menemaninya.
''Bukan kok !! '' jawab David jujur. Damn! David tidak tau bahwa David telah melakukan kesalahan awal . Angel sangat senang ,peluang untuk menjadikan David miliknya sepertinya akan berjalan mulus,karena Angel merasa dia tidak punya rival dalam mengejar David.
''Berarti tidak ada yang marah kan ? Kamu disini bareng aku ? Tanya Angel lembut .
David hanya tersenyum seadanya.
Flashback on
1 jam yang lalu .
David mengemudi dengan fokus di sepanjang perjalanan mengantar Angel pulang .
''Alamat rumah kamu dimana ? '' tanya David.
Kemudian Angel memberitahukan alamat rumahnya .
''Kamu suka kopi '' tanya David untuk mencairkan suasana yang nampak sepi
''Suka . Gimana kalau kamu traktir aku kopi. Hitung-hitung ganti kopi aku yang tumpah .'' Ucap Angel .
''Boleh ! '' jawab David singkat. David berpikir hanya traktir kopi satu x tidak masalahkan .
__ADS_1
Angel sangat senang David tidak menolak tawarannya .
Sesampainya dirumah Angel. David duduk di sofa ruang tamu. Sedangkan Angel pergi berganti baju dan bersiap .
''Bik . Tolong buatkan minum untuk tamu ku .'' Ucap Angel kemudian menaiki lift menuju kamarny dilantai 3 .
''Baik non '' ucap Bi Sasmi . Seorang pembantu dirumah Angel.
''Mau minum apa den? '' tanya Bi Sasmi ramah .
''Apa saja bi '' jawab David sopan . Kemudian Bi Sasmi datang dengan secangkir Teh melati.
Seraya menunggu Angel bersiap David meminum teh melati yang dihidangkan untuknya .
David mengamati rumah Angel yang besar namun sepi .
Kemudian pandangan David mengarah ke sebuah figura besar. Sebuah foto keluarga Angel .
''Wah ternyata Angel anaknya rektor .''
David melihat Bapak prof. Dedi septyanto yang merupakan Rektor dikampusnya bersama dengan Angel dan juga anggota keluarganya yang lain.
Lalu David duduk kembali disofa. Tak lama kemudian Angel turun setelah berdandan dengan cantik .
''Lama ya ? '' ucap Angel lembut.
''Tidak kok ! '' jawab David singkat.
''Hehe , aku mandi dulu soalnya tumpahan kopinya lengket .'' Ucap Angel kemudian mereka keluar menuju sebuah caffe .
Angel keluar tanpa membawa jas David. Angel sengaja meninggalkannya dirumah supaya ada alasan untuk Angel bertemu kembali dengan David .
Sesampainya dicaffe. Angel sangat mendalami perannya sebagai wanita lemah lembut. Dan David menikmati waktunya bersama dengan Angel .
Ternyata dia orangnya asik ,gumam David .
Perempuan yang David kenal selama ini hanya Alisa , adiknya dan ibunya . Jadi David tidak memiliki pengalaman dalam hal menilai perempuan. Jadi tidak heran David jatuh dengan pesona seorang Angelina.
Flashback off
''Jasnya aku cuci dulu ya . Nanti aku kembalikan . Eh ! Boleh tukeran nomor ponsel tidak ? '' ucap Angelina .
David tanpa basa-basi memberikan nomornya.
Angel tersenyum dalam hati . Rencananya berjalan lancar.
''Kita sekarang teman yah ! '' seru Angel seraya menyodorkan tangannya mengajak David bersalaman . Davidpun menerima uluran tangan Angel.
Setelah selesai minum kopi. David kemudian mengantar pulang Angel kerumahnya.
Diperjalanan pulang David mengirim pesan kepada Alisa .
(Kamu dimana ? Biar aku jemput ! )
Ting !
__ADS_1
(Di Mall xx ) balas Alisa
David kemudian melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh supaya cepat sampai di Mall .