
Sebulan berlalu sejak David bekerja di kantor papanya . Sedangkan Alisa sudah 3 minggu koas di Rumah Sakit Harapan Bunda . Walaupun sama-sama sibuk namun semua berjalan dengan lancar .
Karena kesibukan masing-masing, Alisa dan David hanya bertemu waktu malam hingga pagi hari . Jika weekend mereka akan menghabiskan waktu bersama . Seminggu 4 kali mereka akan ngegym , latihan untuk menambah masa otot David dan membentuk otot ditubuh David biar lebih sempurna .
Hubungan Alisa dan David semakin intens . Hal yang ditakutkan pun terjadi, Alisa benar-benar sudah menyerahkan hatinya pada David . Dan Alisa semakin bergantung akan kehadiran David seorang dihidupnya .
David tidak pernah menceritakan tentang Angelina pada Alisa . David juga rutin bertemu dengan perempuan tersebut, David hanya menganggap dia sebatas teman ngobrol . Jadi David merasa tidak perlu untuk bercerita pada Alisa .
Sedangkan Rika menjalankan rencananya dengan pelan namun pasti . Rika bekerja dengan baik, namun disamping itu dia menggali info-info yang diperlukan, bertanya kepada senior-seniornya dikantor yang suka dengan gosip. Hampir semua gosip didengarnya namun sudah satu bulan, info yang didapatkan hanya Dewa sang pewaris yang hilang, tidak ada yang tau keberadaannya . Lalu hal yang diceritakan Papanya pun benar adanya . Sang CEO masih suka main perempuan dengan sembunyi-sembunyi. Karena Rika sekretarisnya maka tak heran jika Rika mengetahuinya .
Semua berjalan dengan semestinya. Hingga suatu sore dihari weekand Alisa sedang duduk ditaman menunggu kedatangan David . Mereka janjian langsung bertemu ditaman, karena David harus kesuatu tempat terlebih dahulu .
Alisa melemparkan sembarang pandangannya kepada orang berlalu lalang didepannya . Mengamati orang hilir mudik karena bosan menunggu kedatangan David .
Hingga Pandangan Alisa terkunci kepada seseorang, Alisa terkejut dan terpaku , spontan berdiri disaat laki-laki itu mendekatinya .
''Dewa '' gumam Alisa menutup mulut dengan tangannya.
3 tahun lebih lamanya Alisa menunggu pria ini, namun sekarang Alisa tidak tau harus bereaksi seperti apa ! Rasanya asing . Benarkah rasa Alisa pada Dewa telah hilang ?
''Alisa ..'' ucap Dewa halus. Dewa benar-benar berdiri didepannya sekarang . Bukan seperti biasa, Alisa yang selalu berhalusinasi .
''Benarkah ? '' tanya Alisa.
''Iya sayang ! '' ucap Dewa kemudian merengkuh Alisa dalam pelukannya .
''Aku rindu gadis kecilku. Sekarang gadis kecilku sudah dewasa ya?. '' ucap Dewa disela-sela pelukannya . Dewa melepaskan pelukannya lalu mengelus lembut kepala Alisa
Alisa terpaku . Alisa hanya diam tidak membalas pelukan Dewa namun juga tidak mendorong jauh .
Disaat Dewa mengelus kepalanya Alisa kembali mendongak melihat ke arah Dewa . Alisa teringat dulu Dewa nya sering mengacak-acak rambutnya seperti saat ini .Alisa masih syok. Bahkan Air mata tanpa permisi berembun di pelupuk matanya . Alisa tidak tau perasaan apa ini .
''Uh ! Jangan nangis sayang . Dewamu telah kembali hem ?'' ucap Dewa kemudian kembali memeluk Alisa .
Alisa menenggelamkan kepalanya di dada Dewa . Alisa merasa nge blank, pikirannya kosong .
Dari jauh David melihat itu semua , Alisanya yang berada dipelukan orang lain . David menahan sesak didadanya. Bunga yang sudah dipesannya sekaligus kejutan kecil dihari satu bulan pasca peresmian hubungan mereka. Namun yang dikejutkan ialah David sendiri . Siapa pria itu? Kenapa hubungan mereka begitu dekat ? Alisa . Siapa dia ? Apakah dia pria yang kau tunggu selama ini ? Oh tuhan !! Batin David . David melempar asal bunga nya . Lalu meninggakan Alisa dengan gejolak panas di Dadanya . David terluka , namun dia akan diam, sampai Alisa akan menceritakan dengan sendirinya, walaupun banyak sekali pertanyaan di benaknya .
__ADS_1
''Duduk dulu ! '' ucap Dewa. Alisa pun duduk kembali .
Tidak ada yang keluar dari mulut Alisa. Alisa tidak tau harus bertanya yang mana dulu .
Kemana kamu selama ini ?
Apa yang kamu lakukan ?
Kenapa tidak pernah menjumpaiku ?
Kenapa aku harus menunggu selama ini ?
Kenapa baru sekarang? Bahkan sekarang aku tidak bisa menjamin hatiku masih untuk untukmu .
Alisa mengusap air mata nya .
''Kenapa baru sekarang ? '' ucap Alisa . Akhirnya pertanyaan ini lah yang paling utama ditanyakannya.
''Karena sekaranglah saat yang tepat .'' Ucap Dewa .
Hah!! Tepat apanya ?? Bahkan aku sudah mulai lupa padamu . Dan sekarang hatiku sudah ada sosok yang memiliki . Batin Alisa kecewa
''Dimana kamu selama ini ? '' tanya Alisa
''Aku.. ada pekerjaan diluar negeri '' bohong Dewa .
Alisa melihat ke wajah Dewa , bahkan wajahnya sudah terdapat luka baru, pekerjaan apa yang kamu maksud ? Hingga selalu membuat bekas luka ditubuhmu ! '' batin Alisa
''Aku .. aku .. '' Alisa kehilangan kata-katanya.
''Pelan-pelan saja . Kita masih punya banyak waktu ! '' ucap Dewa . Alisa masih terdiam . Tiba-tiba David terlintas dibenaknya .
''Aku bahkan sudah punya pacar sekarang ! '' ucap Alisa keras .
Dewa tidak terkejut, karena dia selalu mengetahui semua tentang Alisa .
''Aku tau . Tapi kamu tetap gadis kecilku ! '' ucap Dewa . Alisa tidak tau berkata lagi .
__ADS_1
''Kasih aku waktu ! '' ucap Alisa . Lalu Alisa bangun dari duduknya lalu pergi dari taman . Dewa tidak mengejar, karena Dewa mengerti Alisa membutuhkan waktu sendiri .
Alisa mencegat taksi lalu pulang ke Apartement nya . Alisa segera menjatuhkan dirinya disofa . Alisa tidak bisa berpikir, Apakah dia harus merasa senang , bahkan Alisa merasa seperti baru bermimpi .
Lalu Alisa bercermin, masih ragu apakah dia bermimpi. Oh my god David !!
Alisa baru teringat janjinya .
''Aku harus ketemu David !'' Ucap Alisa .
Lalu Alisa mencium aroma tubuhnya . Sedikit aneh pikirnya , ternyata wanginya Dewa menempel padanya . ''Ternyata bukan mimpi '' .
Tak ingin membuat David curiga Alisa lekas mandi dan berganti pakaian . Alisa terus menelpon David . Hingga dering ke sekian baru David mengangkatnya .
''Halo David ! '' ucap Alisa
''Halo Alisa ! Aku minta maaf ya . Aku ada urusan mendadak, nanti aku telpon lagi ! '' ucap David
''I iya ! ''
Tut panggilan pun terputus . Alisa kembali kekamarnya tidak jadi pergi .
Haruskah Alisa merasa tenang , David telah membatalkan pertemuan mereka . Jadi seharusnya David tidak tau dan tidak perlu tau kedatangan Dewa kan ? Alisa tidak ingin menyakiti David , pikir Alisa
*
Di kaffe samping taman , David sedang mengatur perasaannya . Sangat banyak pertanyaan yang dipikirnya tentang Alisa . David baru sadar , Alisa tidak pernah menceritakan masalah pribadinya padanya .
Tring ! Tring ! David hanya melihat ponselnya terus berbunyi . Hingga panggilan yang kesekian David baru mengangkat ponselnya, lalu menjawab panggilan Alisa setelah mengatur intonasi suaranya agar terlihat normal .
''Halo Alisa ! Aku minta maaf ya . Aku ada urusan mendadak, nanti aku telpon lagi ! '' ucap David
David langsung mematikan sambungan ponselnya .
Lalu menghubungi Angel, David butuh teman mengobrol. Baru pertama kalinya David yang memanggil Angel, namun Angel dengan senang hati untuk bertemu David.
''Hay !! Maaf lama ya ! '' ucap Angel duduk dengan Anggun di seberang kursi David .
__ADS_1
David tersenyum . David suka dengan sifat lemah lembutnya Angel .