
Mikayla masuk ke Apartement Alisa setelah menekan password dipintu masuk .
Mikayla langsung melenggang mencari keberadaan Azka . Mikayla mencoba mengetuk pintu, namun tidak ada sahutan . Mikayla pun menarik handel pintu. Terlihat Azka masih tidur nyenyak berbalut selimut tebal. Mikayla mengecilkan suhu Ac . Lalu menggoyangkan pelan bahu Azka.
Azka tidur telengkup diatas guling . Wajahnya hanya nampak setengah .
''Azka ! Bangun !!'' Ucap Mikayla
Damai banget sih tidurnya,, udah sore juga !! Gumam Mikayla
Azka hanya membalikkan badannya . Hingga selimutnya pun melorot menampakkan tubuh atasnya .
Mikayla yang kaget lekas berteriak .'' AAA !!! ''
Mataku ternodai !!
Azka yang kaget lekas bangun dan menarik tangan Mikayla hingga Mikayla jatuh di atas Azka . Mikayla menahan tubuhnya dengan tangan agar tidak menindih Azka .
Azka menatap dalam kearah mata Mikayla . Sepertinya nyawa Azka belum cukup berkumpul.
'' Bangun!! Udah sore !! '' ucap Mikayla pelan
''Bahkan suaranya pun sangat nyata .'' Gumam Azka pelan . Azka memegang pipi Mikayla. ''Ini nyata atau masih mimpi !! '' Azka
Mikayla yang merasa kewarasannya kembali ,lekas bangun dan memukul kepala Azka dengan bantal .
''Makanya jangan tidur sore , bodoh kan jadinya ! '' ucap Mikayla.
''Cepat bangun kita ke Apartement abang , makan malam , aku tunggu di ruang tamu .CEPAT !! ''Teriak Mikayla . Sepertinya kesabarannya benar- benar diuji .
Azka lekas mandi secepat kilat , dia menggunakan sweeternya lalu keluar .
''Maaf ya ! '' seru Azka. ''Iya gak papa ! '' seru Mikayla .
''Kak Alisa mana ?'' Tanya Azka .
''Lagi pacaran dengan bang David .'' Ucap Mikayla .
''Jadi siapa yang nembak duluan ? '' tanya Azka penasaran .
''Abang belum cerita. Tadi capek banget, langsung istirahat .'' Jawab Mikayla.
''Yaudah yuk ke Apartement Abang !! '' ajak Mikayla .
---
Alisa telah menyelesaikan masaknya . Alisa masih cuek ketika David mengajaknya bicara . Alisa malu nyanyian jeleknya sudah didengar oleh David, Alisa pada dasarnya memang tidak memiliki bakat bernyanyi dan David malah mengejeknya memiliki suara yang bagus ,tentu saja Alisa makin malu .
''Masih marah ya ? '' tanya David
__ADS_1
''Gak kok ! '' sahut Alisa pendek .
''Lisss ... '' David mengunci Alisa yang berdiri didepan wastefel sedang mencuci tangannya .
Alisa mematung merasakan hembusan nafas David di lehernya .
''Maaf !! '' ucap David pelan .
''Iya ! Tapi menjauhlah dulu .'' Ucap Alisa .
''Tidak ! Sebelum kamu berbalik .'' Ucap David
Alisa berbalik , namun masih dalam rengkuhan David .
''Ini udah ! '' ucap Alisa . Alisa mendongakkan kepalanya hingga matanya menatap lurus ke arah mata David . Alisa bahkan dapat mendengar suara jantung David yang berdebar .
''Aku ... '' David
''Kenapa ? '' tanya Alisa pelan
''Aku ingin sekali memelukmu . '' ucap David nyaris tak bersuara .
Alisa tidak menjawab apapun , namun tangannya terangkat dan merengkuh pinggang David .
David terkejut , namun lekas membalas pelukan Alisa . Suasana yang sunyi hanya terdengar debaran jantung diantara mereka , entahlah milik siapa yang paling dominan .
''Sudah benar kok ! '' ucap Alisa
''Maksudku bukan begitu . Kamu mau hadiah kelulusan apa dari ku? '' tanya David
''Tidak perlu , karena aku sudah mendapatkan hadiah kelulusan terbaik .'' Ucap Alisa
David pun merasakan pias dihatinya,siapa yang telah memberikan hadiah terbaik pada Alisa , hingga Alisa menolak hadiahnya , Apakah orang yang memberi buket terbesar itu, David merasa cemburu , David pun mampu membeli buket sebesar itu, namun waktu David membelinya tidak ada yang sudah ready yang sebesar itu. David merasakan perasaan asing menyusup ke relung hatinya .
Alisa yang merasakan pelukan David mengendur lantas melihat David yang diam beberapa saat .
Alisa tersenyum . Pasti David sedang berpikir keras,
''Kamu!! Hadiah kelulusan terbaikku , pacar pertamaku .'' Ucap lembut Alisa .
'Nyeesss... hati David meleleh ! Pun senyuman indah terbit dibibirnya . Semua praduganya tidak mendasar . Lamunannya pun buyar ,
'' Benarkah?? Kamu juga pertama bagiku !! '' ucap David .
Alisa tidak terkejut akan hal itu . ''Lalu apa hadiah ku ? '' tanya David .
Alisa berkerut bingung .Dia tidak memiliki apa-apa yang bisa diberikan untuk David. Lagipun segala hal David pasti sudah memilikinya . Alisa memikirkan dalam hingga tidak sadar David menatapnya gemas .
David mengangkat dagu Alisa .
__ADS_1
''Boleh tidak ? ''Tanya David melihat ke bibir Alisa yang sedikit terbuka .
David sudah banyak keberanian sekarang ya. Dulu menatap mataku saja engan, bicara pun gagu walaupun sampek tadi siang masih begitu.
''Emang kamu berani ? '' tantang Alisa . Alisa merasakan jantungnya berdegup kencang . Dan dia sedikit berdebar menantikan ciuman pertamanya. Lagipun dia melakukannya dengan pacarnya ,jadi tidak salahkan ? .
David mendekatkan kepalanya lebih dekat dengan Alisa . Menunggu apakah Alisa akan mendorongnya .
Alisa hanya diam , malah menatap balik kearah bibirnya, David akan menganggap itu sebuah persetujuan .
Cupp !
David mengecup singkat bibir Alisa . Lalu menarik kepalanya kembali . David ternyata tidak memiliki keberanian yang sebesar itu. Alisa sedikit kecewa .
Itu hanya kecupan ! Bukan ciuman ! Apa yang telah kamu lakukan David ?? Apa kamu butuh mentor juga ! Batin Alisa
Alisa merasa gemas dengan apa yang David lakukan barusan , padahal Alisa sudah berekspektasi tinggi akan ciumannya .Namun David malah hanya mengecupnya .
Alisa segera mengaitkan tangannya di leher David , lalu menarik kasar kearahnya . Diciumnya David dengan perlahan, inipun pertama kalinya Alisa berciuman, namun Alisa tidak ingin merusak ekpektasi indahnya tentang ciuman pertama dibenaknya sedari dulu.
David terkejut , namun berusaha membalas ciuman Alisa, David merasakan gerakan kaku dari bibir Alisa . David tersenyum dalam hati karena ini juga pertama kalinya bagi Alisa ,hanya saja Alisa lebih berani dari dia .
David membalas memeluk Alisa . Tangan kirinya merengkuh tubuh Alisa agar lebih erat dengan tubuhnya dan tangan kanannya bahkan masuk kesela-sela rambut Alisa . Lalu David menutup mata dan mengikuti instingnya. Mencium dengan lembut hingga mereka sama-sama merasakan ciuman tersebut semakin hangat . Cupp hhh !! Akhirnya tautan tersebut terlepas , dan mereka saling berpandangan dan tersenyum . Sama-sama menghirup nafas yang sedari tadi mereka tahan . Alisa malu namun segera menenggelam wajahnya didada David
'' Terimakasih Alisa . Ciuman pertamaku sangat sempurna '' ucap David memeluk Alisa kembali .
Alisa tidak mampu menjawab, karena rasa malu datang menyergapnya . Alisa merasa seperti wanita tidak tahu malu karena mencium laki-laki duluan .
''Alisa .. '' panggil David lembut
Alisa hanya mengangguk kepalanya dalam pelukan David . David tersenyum dalam hati .
''Hubungan ini pertama kalinya untukku . Jadi masih banyak hal yang harus aku pelajari. Mohon bantuannya yah ! '' ucap David
Namun tiba-tiba Alisa tergelak dan melepaskan pelukannya .
'' Apasih !! Seperti kontrak kerja aja .'' Ucap Alisa .
''Santai aja kali .. kita coba saja jalani dulu hubungan ini ,ini juga pertama kalinya untukku .'' seru Alisa . Alisa pun duduk dikursi meja makan . Alisa merasakan lututnya sedikit lemas setelah ciuman pertamanya tadi, namun masih mampu ditahan .
''Iya ! ''Jawab David .
David pun menyusul kemeja makan .
Ceklekk!!
Mikayla masuk ke Apartement David dan dibelakangnya ada Azka yang mengekor padanya .
David menghela nafas lega kehadiran mereka tepat waktu tidak merusak moment bersejarah mereka tadi. Seandainya mereka datang ditengah-tengah sudah pasti Alisa dan David akan jadi akward parah .
__ADS_1