Aku Vs Pria 100kg

Aku Vs Pria 100kg
Bab 36 # Buket bunga misterius


__ADS_3

Sepanjang jalan dimobil. Hanya Mikayla yang sibuk bercerita dengan Alisa . Sedangkan Azka diam menikmati jalanan kota.


Mikayla begitu bersemangat menceritakan kuliyahnya di singapore kepasa Alisa .


Azka yang diam-diam menyimak sedikit terkejut karena baru tau bahwa Mikayla lebih tua 2 tahun darinya .


David sedang berpikir keras bagaimana cara bertegur sapa secara natural dengan Azka tanpa perlu dibuat-buat.


David melirik Alisa disampingnya memohon pertolongan . Alisa yang memahami berusaha mencairkan suasana .


'' Dek ? '' ucap Alisa melihat ke arah Azka


''Apa kak ? '' ucap Azka


''Ini . Kak David mau bilang sesuatu '' ucap Alisa


David memelototkan matanya . Ternyata Alisa tidak benar-benar membantunya. David malah semakin gugup dibuatnya .


Azka pun menoleh ke arah David. Menunggu David hendak bicara apa


''Ehm.. anu ..'' David tidak tau mau mulai dari mana . Dinginnya Ac mobil tidak mampu mendinginkan kepalanya yang mendadak semakin gugup.


Mikayla yang melihat abangnya pun merasa heran .


''Kenapa bang ? '' tanya Mikayla .


''Abangmu kemaren bertindak aneh . '' ucap Alisa


''Aneh gimana ? '' tanya Mikayla penasaran .


''Aneh banget pokoknya . '' ucap Azka .


Mikayla mengkerutkan Alisnya karena ingin tahu lebih lanjut. Azka yang melihatnya menahan gemas didalam hati .


David semakin malu rasanya . Satupun kata-kata tidak ada yang keluar dari mulutnya. David hanya mampu tersenyum kaku .


Azka menahan tawanya didalam hati .


Ternyata bang David tidak mampu mengatakan sepatah katapun padanya.


Tak lama kemudian mereka memasuki area kampus. Perkarangan kampus sudah dipenuhi oleh calon wisudawan dan keluarganya.


Mereka memasuki Ruang Aula yang sudah dipersiapkan . Azka dan Mikayla duduk bersama .


Sedangkan David dan Alisa mencari tempat duduk yang sudah di sediakan .


Acara pun dimulai . Azka dan Mikayla tidak terlalu memperhatikan jalannya Acara . Mereka asik ngobrol santai karena Mikayla masih penasaran dengan pembicaraan yang terputus saat dimobil tadi.


Tiba saat Alisa dipanggil . Alisa mendapatkan predikat pertama lulusan terbaik di Fakultas Kedokteran . David memandang Alisa dengan bangga . Azka dan Mikayla pun ikut merasakan senang dengan pencapaian Alisa .


David juga lulus CUMLAUDE untuk gelar Magister . Azka dan Mikayla bertos ria setelah mendengar nama David dipanggil . Mereka menjadi akrab setelah bertukar cerita .


Acara pun usai ,semua wisudawan sedang berfoto ria dengan keluarganya.


Nita segera menjumpai Alisa .

__ADS_1


''Anj*rr cantik banget kamu !! Make up dimana ? '' ucap Nita


''Makeup sendiri di Apart ! Kamu juga cantik. Makin sayang deh abang Ricky .! '' seru Alisa


Blusshhh !! Pipi Nita merona dan Nita segera memalingkan wajahnya seraya menahan senyum. Kok Alisa tau ! Gumam Nita


Alisa merasa yakin dengan feelingsnya setelah melihat Nita yang salah tingkah. Kemudian dari jauh Alisa melihat Ricky datang dengan membawa 2 buah buket bunga .


Alisa mengisyaratkan pada Nita untuk melihat kearah belakang . Nita mengikuti arah pandangannya Alisa. Namun tidak ketemu siapa orang yang Alisa maksud karena sangat ramai orang yang berkumpul disana . Hingga Ricky semakin dekat. Jantung Nita semakin berdebar melihatnya . Tibalah Ricky didepan Nita . Ricky menyerahkan 1 buketnya untuk Nita .


''Selamat sayang ! '' ucap Ricky belum paham situasi


Nita pun mencubit kecil pinggang Ricky . Ssuutt ! Isyarat Nita bahwa disini ada Alisa .


Lalu barulah Ricky menyadari keberadaan Alisa .


Mmm ! Ricky menggaruk lehernya tak gatal .


Alisa menahan senyum melihat tingkah 2 sahabatnya .


''Selamat atas gelar S1 nya bos !!'' Ucap Ricky memberikan buket bunga satunya kepada Alisa .


''Terimakasih !'' Ucap Alisa tulus .


Alisa melihat kearah keduanya menuntut jawaban . Namun tidak ada dari keduanya yang berbicara, mungkin karena malu .


''Santai aja ! Aku setuju-setuju aja kok ! '' ucap Alisa . Alisa sangat pintar membaca situasi .


Spontan Nita dan Ricky bernapas lega .


Acara foto-fotopun tidak terelakkan . Hingga panggilan vidio masuk ke Ricky . Sahabatnya yang jauh dari luar negeri sedang menelpon


''Mana si bos ?'' Ucap Aaron tanpa basa-basi .


''Nih dia ni !'' Ricky menyerahkan hpnya kepada Alisa


''Halo boskuh , selamat untuk wisudanya . Si bos cantik sekali hari ini , bikin aku terpesonnahh!! '' ucap Aaron


Pujian dari Aaron tidak membuat Alisa merasa deg-degan malah lucu mendengar logatnya berbicara.


''Terimakasih !! Baru sadar aku cantik? Ishh telat !! '' ucap Alisa percaya diri seraya menggerucutkan bibirnya .


''Hahahha .. '' Aaron


Selanjutnya Aaron berbicara dengan Alisa . Ucapan-ucapan doa dikirimkan oleh sang sahabat untuknya.


Alisa mengucapkan Terimakasih .


''Aku ada sesuatu untuk kamu. Tapi aku titip pada Ricky .'' Ucap Aaron. Namun Alisa tidak merasa telah menerima sesuatu yang dimaksud oleh Aaron .


Alisa pun menanyakan pada Ricky . Kemudian panggilan vidionya diambil alih oleh Nita .


''Untukku gak ada ucapan ? '' ucap Nita


''Oh tentu ada dong!! Selamat ya untuk kamu ! '' ucap Aaron .

__ADS_1


''Terimakasih !'' Kemudian Nita menyerahkan hpnya kepada Ricky .


.


''Ky ! Kata Aaron dia nitip sesuatu untukku ? Apa ? '' ucap Alisa


Deg ! Ricky melupakan sesuatu yang itu


''Aku lupa ! '' Sebelum kenak hamuk dari Alisa . Ricky lekas berlari dan mengambil handphonenya pada Nita .


''Eh mau kemana ?? '' tanya Nita


''Bentar yank !! '' ucap Ricky sambil berlari .


''Kenapa dia ? '' tanya Nita pada Alisa .


''Gak tau tu anak , katanya kelupaan sesuatu. '' ucap Alisa


.


Seseorang menatap Alisa dengan tatapan bangga. Dia berada ditengah-tengah keramaian . Tidak ada yang menyadari keberadaannya karna telah terbaur dengan lalu lalangnya orang .


Dilihatnya Alisa menggunakan heels pemberiannya . Alisa sangat cantik hari ini . Kemudian orang tersebut berlalu dan mengunjungi stand penjual bunga .


Dewa menunjuk buket bunga yang paling indah dan paling besar . Lalu dibelikan untuk hadiah kepada Alisa . Dewa menulis beberapa notes di kartu .


Membawa buket bunga paling besar dan mahal membuat Dewa menjadi pusar perhatian .


Ugh!! Aku benci ini ! Ucap Dewa .


Akhirnya Dewa menunjuk orang Random untuk jadi kurir bunganya .


''Eh kamu ! '' tunjuk Dewa kepada sembarang orang. Seorang laki-laki menghampiri Dewa.


''Kamu kasih bentar bunga ini untuk dia ! ''Tunjuk kepada Alisa


''Oh .. Kepada Alisa ya ! '' ucap laki-laki tersebut. Agak berat hati karena orang ini memerintah dirinya tanpa embel-embel tolong .


Dewa menyerahkan bunga besar tersebut pada orang itu. Lalu membuka dompet dan mengambil beberapa lembar uang ratusan ribu lalu diberikan kepada laki-laki itu.


Laki-laki itu pun menerima uang lima ratus ribu dari Dewa dengan wajah senang . Tidak ada lagi wajah tidak suka yang diperlihatkan tadi .


''Oke mas ! Terimakasih ! '' ucap orang itu.


Dewa mengawasi langkah kaki kurir bunga nya hingga tepat berada di depan Alisa . Dewa menyembunyikan dirinya dibalik kerumunan orang .


''Alisa . Nih ada bunga ! '' ucap orang tersebut.


''Dari siapa Roy ?? '' tanya Alisa sambil menerima buket bunga terbesar itu .


''Dari dia !! '' tunjuk Roy kearah keberadaan Dewa tadi . Namun yang ditunjuknya telah hilang .


''Eh masnya kemana ? '' tanya Roy dengan bingung .


''Dari siapa? '' tanya Alisa kembali

__ADS_1


''Dari Mas tadi . Tapi gak tau kemana. Pokoknya bunganya untuk mbak Alisa . Udah dulu ya mbak !'' Ucap Roy kemudian berlalu pergi .


Alisa memandang buket tersebut dengan penuh rasa kebingungan . Lagi-lagi dari ''D'' .


__ADS_2