
Rika menemui papanya di ruang tamu . Rika ingin menyampaikan bahwa tidak ada hasil apa-apa selama dia bekerja di perusahaan itu.
''Pah ! Gak ada yang tau keberadaan Dewa . Yang ada ayahnya tuh godain Rika selalu. Udah tua juga! '' ucap Rika pada papanya .
Bukan sekali Rika dirayu CEO itu , namun Rika selalu bisa menjaga diri . Dan terus mengulur waktu . Menghindari berlama-lama dengan CEO jika hanya berdua saja .
Papa Rika diam sejenak memikirkan caranya. Papa Rika akan menyusun rencana untuk plan B
''Kalau kita tidak bisa membalas pada anaknya, papanya juga tak masalah. Yang jelas keluarga mereka harus merasakan kesedihan dan kehilangan seperti yang kita rasakan .'' Ucap Papa Rika
Rika diam menunggu perintah dari papanya .
''Kamu dekati papanya , kalau bisa buat seolah-olah dia berselingkuh dengan kamu, kita akan serang istrinya terlebih dahulu !'' ucap Papa Rika
Rika agak keberatan . Namun Rika menyanggupi perintah papanya .
''Baik pah ! '' ucap Rika .
Lalu Rika kembali kekamarnya .
*****
David mengobrol dengan Angel sampai David melupakan masalahnya sejenak .
''Udah malam ni . Pulang yuk ! '' ucap David melihat jam sudah pukul 9 lebih 20 menit.
''Eh ! Oiya udah hampir larut. Ngobrol sama kamu sampai lupa waktu gini .'' Ucap Angel .
''Kamu kesini dengan apa ? '' tanya David
Yes, kesempatan kamu nawarin aku tumpangan kan, batin Angel .
''Ehmm.. taksi sih ! '' bohong Angel . Padahal Angel bawa mobil .
''Baiklah . Ayo aku antar .'' Tawar David
''Terima kasih David ! '' Angel mengikuti David menuju mobilnya .
''Masih ingat rumah aku kan ? '' tanya Angel lembut.
''Masih dong '' ucap David tersenyum .
__ADS_1
David mengantar Angel hingga rumahnya .
''Mau mampir dulu ? '' tanya Angel seraya melepaskan safetybelt nya ,namun Angel berpura-pura kesusahan . Hingga David menolongnya . Wajah mereka sangat dekat , David beberapa kali bersentuhan dengan Angel .
''Ehem Lain kali aja . Ini udah malam .'' Seru David setelah selesai membantu Angel .
Angel segera memanggil satpam untuk mengambil mobilnya di parkiran kaffe, menyerahkan kunci mobil dan ongkos ojol untuk menuju kesana .
''Nih pak ! '' ucap Angel mode angkuhnya . Tanpa embel-embel minta tolong. Toh satpam dirumahnya digaji kok.
Angelina memeriksa ponselnya . Masuk beberapa foto kiriman orang bayarannya . Angel membayar seseorang untuk menguntit Alisa , guna mencari kartu agar bisa dipakai suatu saat nanti .
Angelina tersenyum senang , beberapa foto Alisa sedang dipeluk oleh pria lain, Angel yakin ini bukan David .
''Ohh jadi ini yang buat kamu memanggil aku .! '' gumam Angel setelah tau kapan foto itu diambil , tepat sebelum David menghubunginya . Sepertinya kehadiranku bisa masuk lewat celah ini .
Angel tau David berpacaran dengan Alisa, namun Angel akan terus berpura-pura tidak tau, dan berusaha untuk mendekati David secara alami. David sendiri tidak bercerita padanya. Jadi Angel yakin dia bisa merebut David dengan mudah.
-------
David kembali ke apartement hampir jam 11 malam . David masuk ke unitnya . Namun siluet seseorang yang ada disofa hampir mengagetkan David .
David kemudian menuju dapur hendak minum. Sedikit terkejut Alisa sudah menyiapkan makan malam untuknya. Lengkap porsi untuk dua orang.
Dia bahkan belum makan , oh my god , apa yang telah aku lakukan ! Sesal David . Dia benar-benar melupakan Alisa dan janjinya .
David kemudian berjongkok didepan wajah Alisa . Wajah Alisa sangat damai dalam tidurnya .
''Lis... Alisa !! '' panggil David pelan .
Alisa bangun kemudian mengucek matanya .
Di depan mata Davidnya sudah pulang.
''David !! '' panggil Alisa .
David bangun lalu duduk di sofa .
''Udah makan ? '' tanya David .'' Maaf ya aku pulang telat lagi ! '' sambung David
Alisa lekas duduk diatas David, dan memeluknya . Alisa butuh ketenangan akan kerisauan hatinya . Alisa ingin membulatkan hatinya, karena tadi siang hatinya sedikit terguncang karena kehadiran orang dari masa lalu nya. Alisa ingin membuktikan pada dirinya sendiri, bahwa hatinya hanya milik David seorang .
__ADS_1
Alisa tersenyum hanya dengan memeluk David hatinya kembali tenang. Namun tidak bertahan lama ketenangan yang dirasakannya. Saat Alisa menghirup Aroma tubuh David, penciumannya terasa agak berbeda dari biasanya . Alisa terus mengendus pelan, agar David tidak merasa gerakan yang sedang dibuat Alisa .
Alisa kembali mencium aroma itu untuk memastikan. ini bau parfum perempuan , deggg jantung Alisa terasa memanas . Tapi siapa ? Wanginya terasa familiyar , ! Batin Alisa .
Ternyata saat David membantu Angel dimobil, aroma Angel menempel dibadan David, karena posisinya yang hampir mirip berpelukan .
Alisa masih terus memeluk David ,Davidpun membalas pelukan Alisa , Alisa sedari tadi diam, kemudian Alisa melepaskan pelukannya ketika merasa perasaannya semakin tak karuan .
Alisa bangun meninggalkan David menuju kamar mandi di dekat dapur. Alisa merasa sesak, segala prasangka buruk berputar dibenaknya . Haruskah Alisa bertanya pada David . Alisa mencuci wajahnya ,dan menetralkan detak jantungnya.
Alisa keluar dari kamar mandi. Namun David tidak ada di sofa lagi , beberapa saat kemudian David turun dan sudah berganti pakaian .
''Yuk makan '' ajak David .
''Kamu belum makan ? ''Tanya Alisa kembali .
''Aku lapar lagi . '' ucap David tidak enak . David merasa dejavu, dulu sudah pernah David mengalami kejadian seperti ini. Sekarang David ingin makan , walaupun sedikit, hanya untuk menghargai Alisa .
Mereka makan dalam diam, masing-masing berperang dengan pikiran sendiri.
David ingin Alisa bercerita terlebih dahulu tentang sosok yang ditemui Alisa. Tapi Apakah Alisa akan menceritakan padanya, David memperhatikan Alisa sedari tadi hanya diam dan murung.
Siapa yang baru David temui ? Apakah temannya yang selama ini ditemuinya adalah seorang perempuan? Tapi aku tau betul wangi yang berbeda itu adalah parfum perempuan. Lalu David membatalkan janjinya karena ada hal mendesak. Apakah perempuan itu yang David maksud hal mendesak. Alisa terus berpikir kemungkinan apa saja yang terjadi.
Sudah jam 11 malam ,
''Aku balik ke Apartement ya. Sudah larut ! ''Ucap Alisa setelah menyelesaikan makannya. Alisa meninggalkan David yang masih duduk dimeja makan , Alisa mengkibas-kibaskan tangan di matanya yang terasa memanas untuk menghindari jatuhnya air mata. Karena terlalu banyak berpikir hal yang belum tentu benar, membuat Alisa semakin emosional.
David meletakkan sendoknya melihat Alisa pergi meninggalkannya tanpa menunggu jawaban darinya.
''Huh.. pada akhirnya kamu tidak bercerita padaku lis ! '' gumam David . David menunggu dengan sia-sia karena Alisa memilih merahasiakan darinya.
David hanya tau kesalahan Alisa. Namun tidak mengerti kesalahan sepele yang selama ini dibuatnya. David tidak berpikir apakah tindakannya akan membuat Alisa terluka dengan bertemu seorang perempuan walaupun dengan topeng persahabatan seperti yang David yakini.
David juga merahasiakan temannya adalah seorang perempuan. Tepatnya tidak memberitahu pada Alisa. David selalu izin hanya ingin bertemu dengan teman pada Alisa tanpa menjelaskan lebih spesifik siapa temannya .
Kemudian David beranjak masuk kamar.
Alisa merebahkan tubuhnya dikasurnya.
Malam ini pertama kalinya dalam hubungan mereka, mereka berjibaku dengan perasaan mereka sendiri .
__ADS_1