Aku Vs Pria 100kg

Aku Vs Pria 100kg
Bab 32 # David salah paham


__ADS_3

Alisa dan Azka menaiki taxy ke Mall. Sedari tadi Azka terus berdecak kagum melihat gedung-gedung pencakar langit.


Alisa tersenyum melihat reaksi Adiknya yang pertama x kekota.


'' kak ! Aku juga pengen kuliyah dikota ! '' celutuk Azka


''Iya, belajar yang rajin ya , nanti kita usahakan sama-sama ! ''


Setibanya di Mall , Alisa tidak langsung mengajak Azka berbelanja bahan makanan . Namun mereka store baju terlebih dahulu .


''Kita beli baju dulu untuk kamu kenakan besok.'' Ucap Alisa .


''Cari baju batik yang yang kamu suka '' ucap Alisa


Azka kemudian memilah-milah baju batik yang menurutnya keren .


''Ini kak ! '' Pilihan Azka jatuh pada baju batik dasar hitam dengan motif warna biru .


''Coba kamu tes bajunya .'' Ucap Alisa


Kemudian Alisa menunggu diluar ruang ganti . Setelah memakai batik kemudian Azka keluar .


''Gimana kak? '' tanya Azka dengan wajah ceria sambil berputar .


''Bagus !! Cocok . '' jawab Alisa .


''Sekarang kita cari celana .'' Alisa kemudian menarik tangan adiknya ke toko celana.


Alisa kemudian meminta tolong pada karyawan toko untuk mencari celana juga size yang cocok untuk Azka .


Kemudian Alisa mengajak adiknya membeli sepatu .


Azka sangat senang mengikuti Alisa . Rasa capeknya langsung menguap seketika.


''Coba yang ini !! '' ucap Alisa menyerahkan sepatu pantofel pada Azka.


''Waa keren !! ''Ucap Azka .


''Udah kayak CEO-CEO muda nih kak ! '' celutuk Azka .


Alisa pun tertawa mendengarnya .


''Tapi sempit ni kak . Tolong minta size 40 '' ucap Azka setelah mencoba berjalan mengenakan sepatu. Sepatu yang digunakan adalah size 39


''Besar kali kaki kamu '' ucap Alisa. Kemudian Alisa meminta tolong pada karyawan toko tersebut untuk mencari size 40 .


Kemudian Azka kembali mencoba sepatu tersebut.

__ADS_1


''Nah . Ini sudah nyaman kak ! '' ucap Azka senang .


Kemudian Alisa membayar semua belanjaan Azka menggunakan uang pribadinya . Azka menenteng belanjaan dirinya sendiri dengan senang.


Setelah itu Alisa dan Azka berbelanja bahan makanan . Disaat sedang memilih buah, Alisa melihat David mengiriminya pesan .


Alisa kembali memilih apa-apa saja yang dibutuhkannya. Tak lama kemudian David datang menghampirinya .


-


David menanyakan dimana keberadaan Alisa dan lekas mencari keberadaan Alisa begitu sesampainya di Mall.


Dari kejauhan David melihat Alisa bersama dengan seorang laki-laki . Tetap tidak kelihatan wajahnya karna David melihatnya dari jauh .


David tidak suka melihat bagaimana interaksi Alisa dengan laki-laki tersebut. Dimata David laki-laki itu pun sangat manja dengan Alisa .


David memegang dadanya yang terasa sesak . Perasaan apa ini? Gumam David. Aku tidak suka Alisa dekat dengan laki-laki lain! Apa aku cemburu ? Inikah yang namanya cemburu ? . David bertanya-tanya tentang perasaan apa yang dirasakan olehnya .


Tak sanggup menerka-nerka . David kemudian memilih mendekat ke arah Alisa dan Azka .


-


Azka melihat kesekeliling hingga Azka melihat seseorang begitu mirip dengan orang yang dikenalnya .


''Mas Dewa '' ucap Azka dengam suara yang kecil . Namun Alisa dapat mendengarnya .


''Haah?? '' seru Alisa . Kemudian Alisa mengikuti arah pandangan Azka . Alisa melihat David berjalan kearah mereka ,bukan Dewa seperti yang dikatakan oleh Azka .


Azka yang melihat David dari jarak dekat langsung bergumam oh ternyata bukan mas Dewa ! . Alisa pun mendengarnya namun tidak terlalu memperdulikan ucapan Azka tersebut.


''Iya . Ini udah mau selesai kok belanjanya . Tinggal bayar .'' Ucap Alisa . Kemudian David mengambil alih troli lalu didorongnya . David meninggalkan Alisa dan Azka yang saling berpandangan .


''Siapa laki-laki itu kak ? Sombong banget ! Mentang-mentang kaya .'' Ucap Azka melihat penampilan David.


Alisa menggaruk kepalanya tak gatal . Bagaimana ia mau menjelaskan pada Azka.


''Hemm .. teman, tapi kakak bekerja untuknya .'' Ucap Alisa .


Alisa dan Azka kemudian mengikuti David dari belakang . David menoleh sekilas kebelakang namun secepatnya dia mengalihkan pandangannya kembali kedepan .


Ck !! David berdecak melihat laki-laki tersebut terus mengekor pada Alisa . David sejak tadi tidak memasang wajah ramahnya . Malah terkesan sok pada Azka.


Alisa mengeluarkan kartu nya untuk membayar keperluan tersebut. David mengambil dengan cepat, bahkan agak terkesan kasar.


Alisa merasa heran dengan sikap David .


sepertinya mood David tidak baik,lebih baik tidak aku ajak bicara dulu . Gumam Alisa

__ADS_1


Kemudian Alisa menemui Azka .


''Apa lagi yang kamu butuhkan ? '' ucap Alisa


''Hemm.. aku mau beli minyak wangi kak, masa' udah keren-keren , tapi bau sih kak !! '' ucap Azka


''Kan tinggal pakek deodorant dek . '' ucap Alisa menggoda .


''Ih itu sih wajib , ini kan biar tambah cool gitu!! ''Ucap Azka .


Alisa pun hanya tersenyum. ''Yaudah selesai ini kita beli, kakak juga mau beli kalau ada yang cocok '' ucap Alisa.


David melihat kedekatan Alisa dan Azka makin tidak suka . Lalu David menghampiri Alisa .


''Mau kemana lagi ni Alisa ? '' ucap David hanya melihat ke arah Alisa . Tanpa memperdulikan kehadiran Azka .


''Mau cari parfum untuk ...'' belum selesai Alisa bicara David langsung memotongnya . ''Yaudah yuk!Kita cari parfum .'' Ucap David kemudian menarik tangan Alisa posesif .


Alisa semakin berkerut dahinya melihat tingkah David yang menurut nya aneh .


Alisa melirik kebelakangnya melihat apakah Azka mengikutinya . Alisa nampak bingung menjelaskan situasi ini pada Azka nantinya .


Azka melihat kakaknya ditarik begitu posesif menjadi curiga dengan hubungan kakaknya dan laki-laki itu . ''Aneh banget itu laki-laki . Udah sombong . Gak jelas pula . '' gumam Azka . Azka melihat kakaknya melihat kearah nya . Tanpa tersenyum Azka terus mengikuti mereka.


Apa kakak ada hubungan dengan laki-laki itu? Apa pacarnya kakak yah? Tapi kata kakak tadi cuma teman ! Huh!! Kalau dia mau deketin kakakku , aku bakalan gak setuju !! . Batin azka


Sesampainya di store parfum . Alisa memilih-milih parfum untuknya . Begitu juga Azka mencoba untuk dirinya sendiri .


Ketika Azka mendapat parfum yang cocok . Azka ingin menanyakan pendapat kakaknya .Azka mendekati Alisa disisi satunya David.


''Gimana parfum ini ? '' ucap Azka menyodorkan tangan yang sudah disemprot parfum.


''Wangi . Cocok ah ,ambil saja .''ucap Alisa mencium aroma parfum di tangan Azka . Lalu Alisa juga melakukan hal yang sama. Disodorkan tangan nya ke arah Azka . Azka pun menanggapinya dengan mengangguk dan tersenyum.


David yang melihat interaksi mereka memelototkan matanya. ''Aku gak boleh kalah dari bocah tengil ini ! '' gumam David. Kemudian David menarik tangan Alisa ingin memeriksa parfum tersebut juga .


Alisa yang kaget dan kikuk dengan sikap David yang tiba-tiba . '' menurutku lebih cocok yang ini '' ucap David merekomendasikan wangi parfum yang lain .


Alisa melihat Azka , yang sudah bereskpresi seolah menuntut sebuah jawaban . Alisa paham dengan situasinya dan Azka . Namun Alisa bingung dengan sikap aneh David .


Akhirnya Alisa membeli dua buah parfum. David langsung membayarkan parfum punya alisa .


Dan Azka dibayar oleh Alisa.


''Punya kamu aku yang bayar saja .'' Ucap David seraya memberikan kartu kredit nya pada kasir.Alisa tidak tau harus bereaksi seperti apa karena semua terjadi begitu cepat. Kemudian Alisa membayar milik Azka dengan scan barcode .


Dalam hati David berkata ''Akan aku perlihatkan bagaimana bersikap jadi laki-laki yang gentle. Laki-laki itu yang membayar . Bukan malah dibayar sama siwanita.''

__ADS_1


David tersenyum penuh kemenangan . Azka menangkap maksud senyum dari David tersebut.


Sedangkan Azka semakin tidak suka dengan David,yang sejak tadi sudah mengkibarkan bendera pedang dengannya .


__ADS_2