
Sebelum tidur David memeriksa ponselnya . Sedari tadi di silent agar David fokus dengan Alisa .
Terdapat beberapa panggilan tak terjawab dari Papanya.
Hufftt !! David baru sadar tenggat waktunya sudah selesai. David harus bersiap untuk masuk keperusahaan. David membuka pesan dari Papanya. Walaupun sudah tau isi pesannya, namun David tetap membuka pesan tersebut.
(Besok masuklah ke perusahaan. Datang lebih pagi !)
Notifikasi centang biru masuk keponsel Papanya, tak lama kemudian sang papa menelponnya .
David pun duduk dari berbaringnya tadi .
''Halo pah ? ''
''Halo . Papa denger dari Mikayla, kamu udah selesai wisudanya, jadi tidak ada alasan lagi kan ?besok masuklah keperusahaan !. '' kata-kata papa sangat tegas .
''Baik pah ! Jam 7 David sudah disana .'' Ucap David
Tutt ..
Papanya memutuskan panggilan sepihak . David menghembuskan nafas kasar. Aku masih takut berhadapan dengan papa ! Tapi aku harus bisa menunjukkan padanya kalau aku bisa, aku hanya perlu kepemilikan penuh atas gedung Apertementku ini. Aku sama sekali gak peduli dengan perusahaannya. Meskipun aku bekerja disana , kalau Dia kembali aku pasti ditendang dari sana ! gumam David .
"Tapi aku gak bisa nolak !! Aarrgghhh " seru David
David menelpon Alisa .
Tuuutt tuuttt tut...
Di tut ketiga Alisa mengangkatnya .
''Ha halo !'' Ucap Alisa . Tumben sekali dia menelponku . Batin Alisa
David merasakan ketenangan ketika mendengar suara Alisa. David melupakan niatnya dalam seketika.
''Ehemm.. sudah tidur ?'' Tanya David lembut
''Belum. Baru mau tidur, kenapa ? '' tanya Alisa .
''Gak kenapa-napa ! '' jawab David ngelag . Padahal tujuannya menelpon Alisa adalah untuk memberitahukan padanya jika besok dia tidak bisa mengantar Azka ke terminal .
''Kamu belum tidur ? '' tanya Alisa balik .
''Belum ngantuk '' padahal tadi David berencana langsung tidur, tetapi setelah mendengar suara Alisa kantuknya langsung menghilang .
Krik krik krik ..
Tidak ada pembicaraan apapun selama beberapa detik.
''David ?? '' panggil Alisa
''Uan sayang ! '' seru David
''Ha , apa ? Coba ulang lagi?? '' semburat garis pink keluar dari pipi Alisa .
''Bukan apa-apa ! '' seru David gelagapan. Reflek dia memanggil Alisa seperti itu .
''Kalau gak ada apa-apa aku matikan yah !! '' ucap Alisa
Tut !! Panggilan pun terputus.
__ADS_1
David melihat ponselnya yang sudah terputus panggilannya .
Eh ! David baru teringat akan hal yang ingin dia sampaikan pada Alisa, namun David malah melupakannya .
Kali ini David melakukan panggilan vidio namun diletakkan ditelinganya, David mengira yang dilakukan adalah panggilan suara .
Alisa mengangkatnya, namun tidak terlihat wajah siapa-siapa .
''Halo ? '' ucap Alisa
''Ya Alisa , hehehe. Aku tadi niatnya mau kasih tau, besok aku gak bisa antar Azka . '' ucap David
''gak papa kok . Tapi kamu dimana ? Kok gak kelihatan apa-apa ?!'' Jawab Alisa
''Eh ! '' David baru menyadari. David pun segera menurunkan ponsel ditelinga dengan cepat .Muka bingungnyapun sangat lucu bagi Alisa. David menggaruk lehernya tak gatal . Alisa pun menahan tawanya.
''Aku besok akan masuk keperusahaan Papa .'' Ucap David . Terlanjur melakukan vidio call, yasudah lanjutkan saja pikirnya
''Oya? Hmm.. harus kah aku beri ucapan selamat .'' Tanya Alisa
''Dari pada ucapan selamat, aku lebih butuh ucapan semangat ! '' ucap David .
''Semangat David kerjanya !! '' seru Alisa seraya meregam tangan ala-ala fighting.
''Terimakasih ! Tapi masih kurang .'' Ucap David lembut
''Apanya yang kurang ? '' ucap Alisa
''Semangatnya ! '' seru David
''Besok pagi aku kasih ! '' seru Alisa .
''Iya . ''
Tutt !! Panggilan pun terputus.
---------
Keesokan harinya pagi-pagi sekali Alisa sudah memasak untuk David. Tak lupa pula Alisa berinisiatif membuat bekal.
David turun dengan setelan kantornya. Alisa benar-benar pangling melihat David. Rapi banget sih, emang boleh setampan itu .
Sampai David tiba didepan Alisa .
''Kenapa ? '' tanya David
Alisa menggeleng pelan, untuk menyadarkan lamunannya .
''Udah rapi ...'' ucap Alisa pelan . Alisa berniat memberikan pelukan sebagai janji akan memberikan semangat lebih, namun Alisa berniat mengurungkannya karena David sudah rapi .
Alisa mengambil kotak bekal , ''ini semangatnya , semangat David .. !! '' ucap Alisa membalikkan skrip nya .
David melihat kotak bekal dengan tatapan sedikit kecewa karena semua itu diluar ekspektasinya.
David kembali mengukung Alisa dimeja. Seketika wangi tubuh David masuk ke indra penciumannya. Alisa merasakan jantungnya berdebar lebih cepat.
''Boleh aku mengambil semangatku sendiri ?
Ucap David .
__ADS_1
Alisa mengangguk pelan. namun tak mengerti apa yang dimaksud David .
David mencium Alisa sekilas. Cup !
'' udah ! Tapi masih kurang juga ,'' gumam David setelah mengecup bibir Alisa.
Alisa menyentuh leher David, kali ini David sudah mengerti, David kemudian mengulangi ciumannya dengan benar ,Alisa juga menginginkannya.
Aahh mereka kembali belajar. Alisa mengintip jam dinding dibelakang David sejenak . Alisa melihat David begitu dekat dengannya, kali ini mereka melakukannya dengan membuka mata.
Setelah tautannya terlepas Alisa mengatur nafasnya lalu kembali melihat jam dinding .whatt?? 7 menit, aku sama dia ciumannya sampai selama itu ? Batin Alisa
Alisa melihat wajah David memerah, sama seperti dengannya saat ini ,
Masih ngos-ngosan Alisa langsung berbicara
''Khamu gak thelatt kann ?? Haa hmm haa !! '' Alisa dengan suara belum stabilnya.
David melihat jam ditangannya .'' Eh ! Aku harus cepat . '' ucap David
''Makan lah dulu . '' teriak Alisa David sedang mengambil sepatu .
David kembali kemeja lalu duduk . Makanan simple namun pas porsi dan nutrisinya .
David makan dengan fokus, Alisa membungkuk di depan David duduk, lalu Alisa memegang kaki David .
''Biar aku bantu pakek sepatunya .'' Ucap Alisa
David tidak menjawab namun hanya bergumam , pasti seperti gambaran seorang istri yang membantu suaminya , apa ? Aku sudah memikirkan sejauh itu? Kehidupan pernikahan ? Aku dan Alisa? Oh my god!
Lalu Alisa mengenakan kaos kaki di kaki David lalu sepatu pantofel sampai selesai .
Setelah selesai Alisa pun bangun, dahi Alisa berkerut '' kok belum selesai ? '' tanyanya pada David .
Ternyata David terbegong melihat Apa yang Alisa lakukan tadi. Makanannya pun hanya habis setengah.
''Eh ! '' David tersadar .
''Aku berangkat dulu. Hari pertama tidak boleh telat .'' Ucapnya sambil berlalu tanpa lupa untuk mengecup pucuk kepala Alisa singkat .
David sudah seperti seorang suami ketika hendak berangkat kerja, ternyata dia belum sepenuhnya bangun dari hayalannya tadi .
Alisa tersipu ! Namun segera membungkus makanannya untuk Azka .
--------
Alisa masuk ke Apartementnya terlihat Azka sedang sedang mempacking bajunya .
''Udah selesai ? Sini kaka bantu? '' ucap Alisa setelah meletakkan makanan dimeja , lalu duduk lesehan dan mengambil paperbag random .
Dibukanya paperbag itu '' hp iph*ne 13 ''Ucap Alisa bingung. Kemudian pikirannya menerawang kejadian di basemant apartement, dimana Azka terlihat sedang berbicara dengan David dan tingkah mereka berdua terlihat aneh seperti menutupi sesuatu .
''Hemmmm gitu !'' Alisa mengerti
''Azka ! '' panggil Alisa
JDEERR !!!! Suara petir yang hanya terdengar ditelinga Azka yang mampu membuat tubuhnya tidak bisa bergerak dan mendadak mengeluarkan keringat dingin .
Azka panik namanya dipanggil dan apa yang dilihatnya di tangan kakaknya lebih membuatnya panik lagi .
__ADS_1
''K... kakk !! '' Azka