
Nita keluar dari caffe dengan berjalan pelan, tiba-tiba tangannya disentak oleh seseorang .
Eh! Nita yang kaget langsung melangkah mundur selangkah .
''Apa-apaan kamu! bilangnya ketemu sama temen tapi nyatanya nyanyi gak jelas sama laki-laki lain,m*rahan banget sih kamu ! '' ucap Dion .
Nita yang kaget tidak tau harus bereaksi seperti apa . Pacar barunya tersebut sangat posesif terhadapnya. Padahal mereka baru saja resmi pacaran beberapa hari yang lalu.
Nita mencoba melepaskan tangannya dari genggaman Dion . Namun Dion enggan melepaskan tangannya, malah semakin kuat cengkeramannya.
''Lepasin .. Sakit !! '' keluh Nita .
Alisa yang melihat nya langsung menolong temannya itu.
''Lepasin tangan dia, kamu menyakitinya tau ngak ?'' Teriak Alisa .
''Kamu gak usah ikut campur ! Ini urusan aku sama dia .'' Ucap Dion kepada Alisa seraya menunjuk kepada Nita .
Alisa melihat Nita sangat kesakitan karena ulah genggaman pacarnya itu.
Nita tetap berusaha melepaskan genggaman tangan pacarnya ,namun Nita malah diseret kasar oleh Dion .Nita berjalan terseok-seok mengikuti langkah kaki pacarnya menuju tempat parkir, Nita meringis kesakitan dan melihat kearah Alisa memohon bantuan.
Alisa pun tidak bisa diam saja . Alisa mengikuti kemana langkah kaki mereka .
''Hey !!! Kamu laki-laki , jangan kasar dong sama perempuan .'' Celutuk Alisa
Dion yang mendengar ucapan Alisa tidak memperdulikan sama sekali. Nita sudah menangis tertahan .
''Woyy br*ngsekk !! '' Alisa tidak mampu mengontrol emosinya lagi melihat sahabatnya tersakiti.
Alisa berniat menyerang Dion . Baru didorongnya bahu Dion namun seseorang datang menghampiri mereka ,
''Dion!! Ngapain kamu disini ? '' ucap seorang perempuan .
Terlihat dion mengumpat kesal . Lalu dilepasnya kasar tangan Nita. Nita pun bertanya-tanya siapa perempuan tersebut.
''Mbak siapa ? '' ucap Nita pelan .
''Saya pacarnya . Saya tidak tau dia ada disini . '' ucap perempuan tersebut . ''Tadi saya didalam caffe, namun karena ada keributan sayapun melihatnya . '' lanjut perempuan itu.
__ADS_1
Jelas saja Nita kaget mendengarnya , ternyata pacar barunya tak sebaik yang kelihatannya .
''Kamu selingkuh ? '' ucap Nita tak percaya .
Dion pun mengumpat kasar. Dion tidak menyadari pacar pertamanya ada di caffe itu juga. Namanya Rika ,seorang anak dari pemilik perusahaan tempat Dion bekerja .
''Aku bisa jelasin '' ucap Dion singkat . Entahlah pernyataan itu tertuju kepada Nita atau perempuan itu.
''Kamu selingkuh lagi yank ? '' ucap Rika menanyakan kebenarannya pada Dion.
Dion tak tau menjawab apa , wajahnya terlihat sangat kesal.
''Memang br*ngsek kamu ya , ini udah ketiga kali nya loh kamu ketahuan selingkuh ,lain-lain perempuan lagi .'' Ucap Rika seraya mendorong bahu Dion lalu menatap kearah Nita sekilas .
Nita sedang ditenangkan oleh Alisa , dengan dipeluk dan dielusnya . Nita terlihat begitu syok saat ini ,ternyata dia yang jadi selingkuhan dalam hubungannya .
Plakk !!! Rika menampar pipi Dion . Namun Dion tidak berkutik, terlihat Dion sangat takut pada perempuan tersebut. Tidak seperti saat berhadapan dengan Nita dan bisa berlaku dengan kasar .
''Aku akan bilang sama Papa aku !'' Ancam Rika. ''Dan cukup sudah hubungan kita. Kita putus !'' Ucap si Rika lalu hendak beranjak pergi . Namun tanggannya ditahan oleh Dion .
''Maafin aku ! Aku khilaf ! Jangan kasih tau papa kamu . Aku gak mau dikeluarkan dari perusahaan !! '' ucap Dion memelas . Namun Rika terlihat sudah sangat marah dan habis kesabarannya .
''Mbak ? Masih mau berhubungan sama laki-laki ini ?'' Ucap Rika kepada Nita menunjuk remeh pada Dion.
Nita menggeleng pelan . ''Pergilah ! Biar aku yang atasi laki-laki tidak tau diri ini '' ucap Rika lagi
''Dion ! Kamu jahat banget ! '' ucap Nita hampir terisak .
''Run Nita ! Tinggalkan laki-laki itu.'' Seru Alisa .
Ricky yang melihat dari jauh . Menghampiri Alisa dan Nita lalu meminta mereka untuk kembali kedalam caffe. Nita berjalan didampingi oleh Ricky .
Alisa lalu menghampiri Dion yang sedang memelas pada perempuan tersebut .
''Ada hadiah untuk kamu '' ucap Alisa kemudian memberikan satu pukulan di pipi kiri Dion.
Alisa menggunakan seluruh kekuatannya hanya pada satu pukulan tersebut . Dion jatuh karena kehilangan keseimbangannya. Dion menyentuh sudut bibirnya yang sobek dan mengeluarkan sedikit darah , Dion berusaha menggerak-gerakkan rahangnya yang terasa kebas .
Teriakan heboh diberikan oleh orang-orang saat menyaksikan Alisa memberi pukulan pada Dion . Lalu mereka bertepuk tangan puas . Mereka sangat terhibur dengan ending keributan tersebut .
__ADS_1
''Rasain ! ''
''Jadi laki-laki gak tau diri sih !''
''Wuuuu ''
Orang-orang mulai meneriaki Dion .
Dion tidak menghiraukan apapun. Dion sedang berusaha membujuk kekasihnya itu .
''Yank ! Maafin aku ! Jangan keluarkan aku dari perusahaan ! Jangan kasih tau papamu ya '' ucap Dion memelas .
''Aku janji , ini yang terakhir !! ''Ucap Dion kembali ingin meyakinkan Rika seperti yang sudah-sudah.
''Kamu gak sayang lihat sama aku . Aku sebatang kara ! '' ucap Dion mulai menjual nasib sedihnya .
Namun sang perempuan terus berjalan menuju mobilnya .Dion terus mengejar perempuan tersebut . Hingga perempuan itu pun masuk ke mobil nya . Dion terus mengetuk-ngetuk pintu memohon agar si perempuan kembali membukanya. Namun mobil tersebut melaju kencang meninggalkan tempat Dion berdiri . Rika terlihat sudah diambang kemarahannya .
Dion pun kembali mendapatkan lontaran teriakan memalukan . Dion lalu mengambil mobilnya dan berniat mengejar kekasihnya .Dion berencana akan menghubungi Nita besok . Sekarang dia harus mengurus masa depan nya terlebih dahulu .
Dion bekerja di perusahaan Papa Rika, saat awal bekerja Dion hanya sebagai Office Boy . Karena Dion tidak memiliki identitas apapun. Dion mengalami Amnesia karena sebuah kecelakaan yang menimpanya . Karena kasihan akhirnya Papanya Rika menerima Dion untuk bekerja diperusahaanya.
Namun ternyata Dion sangat pintar mengenai operator komputer, dan mulai belajar mengenai perusahaan . Dan akhirnya Dion menjadi orang kepercayaan Papanya . Ya Dion menjadi Asisten Papa Rika . Terhitung hampir 3 tahun semenjak Dion datang keperusahaan tersebut. Selama setahun terakhir Dion berhubungan dengan Rika , tentu saja Papa Rika sangat setuju. Karena Dion sangat pintar mengenai manajemen perusahaan .
Namun Dion kurang bersyukur dengan Nasib yang diterimanya . Selama 6 bulan terakhir Dion sering selingkuh . Dan Rika selalu memaafkannya . Tapi kali ini Rika telah membulatkan tekadnya .Rika akan membuang Dion .
*
Nita masih menangis karena syok .Alisa terus mencoba menenangkan sahabatnya .
''Sabar ya Nita '' ucap Alisa
Heu hu hu ... tangis Nita .
Nita tidak menyadari hubungan toxic yang dialami nya. sang pacar dengan santainya dekat dengan banyak perempuan tanpa memedulikan perasaan wanitanya . Nita baru menyadarinya sekarang. Dulu Nita pikir dia saja yang cemburunya berlebihan . Namun nyatanya Dion adalah orang yang seperti itu .
Ricky dengan telaten mengoleskan salep pada tangan Nita, malah sekali-kali dia meniupnya .
Alisa tersenyum dalam diam . Alisa sangat cepat membaca situasi .
__ADS_1
Tiba saat mata Ricky bersibobrok dengan mata Alisa , Ricky yang terkejut dan Alisa yang tersenyum penuh makna . Sepertinya perasaan Ricky lebih cepat diketahui oleh Alisa ketimbang yang bersangkutan .