Aku Vs Pria 100kg

Aku Vs Pria 100kg
Bab 55 # Rencana Perjodohan


__ADS_3

Nyonya Dewina menutup mulut tak percaya mendengar cerita anaknya yang hampir merenggang nyawa.


''Bawa secepatnya gadis itu kepada mama, mama mau berterima kasih langsung padanya '' . Kata Nyonya Dewina sangat antusias mendengar cerita Dewa menceritakan kebaikan hati gadisnya.


''Dia hanya gadis miskin, apakah mama mau menerimanya sebagai menantu mama ? '' goda Dewa agar mamanya kembali tersenyum .


''Ihh .. tentu saja, asal kamu bahagia ! '' jawab Nyonya Dewina menghapus air mata di pipinya .


''Kalau papah bagaimana ? '' tanya Nyonya Dewina


''Apa yang terbaik untuk kamu De ! , ya sudah Papa ke kantor dulu '' Seru Tuan Mahendra beranjak bangun dari tempat duduknya .


Sesampainya Tuan Mahendra dikantor, beliau kedatangan seorang tamu yang telah menunggu di dalam ruangannya.


Tuan Haryanto menawarkan kerja sama yang didalamnya terdapat perjodohan dengan anaknya. Tuan Mahendra tersenyum senang. Lagipula David lah yang beliau inginkan. Dengan cepat Tuan Mahendra menyetujuinya.


Setelah perbincangan yang panjang lebar mengenai pembagian saham jika anak mereka berhasil menikah. Tamunya pun pamit undur diri.


''Saya tunggu kabar baiknya ''


Ucap Tuan Haryanto seraya menjabat tangan Tuan Mahendra. Lalu pergi meninggalkan kantor tersebut.


''Pasti ! '' jawab Tuan Mahendra. Sungguh hal baik terjadi beriring-iringan setelah kembalinya Dewa putranya . Beliau bertekad akan mewujudkan keluarga yang harmonis .


Sekretaris barunya pun masuk dengan berpenampilan se**, Tuan Mahendra meneguk ludahnya kasar . Baru saja beliau bertekad akan memperbaiki sikapnya dan setia kepada istrinya. Namun niatnya kembali goyah melihat penampilan Rika si sekretaris barunya .


Dua Kancing kemeja Rika seperti sengaja di biarkan terbuka, karena biasanya Rika sangat menjaga sikap dan penampilannya. Apakah sekarang sekretarisnya itu berniat menerima dirinya ?


''Ehem !! '' Rika berpura-pura terkejut dan memperbaiki penampilannya. Padahal Rika telah menjalankan perintah papanya untuk mendekati si CEO .


''Kenapa ditutup? Saya suka kok! '' ucap Tuan Mahendra menahan tangan Rika.


''Eh ! Maafkan saya '' Rika terkaget . Namun tidak jadi memperbaiki penampilannya.


''Apakah kamu sudah menyetujui tawaran saya kemarin ? '' tanya Tuan Mahendra langsung .


Rika mengangguk kepalanya malu-malu .


''Ahhhh '' Tuan Mahendra merasa sangat senang .


Beliau sangat senang hari ini.


''Bolehkah sekarang ? '' tanya Tuan Mahendra tanpa basa-basi .


''Jangan dikantor ! '' bisik Rika manja .


''Baiklah kita akan atur Hotel secepatnya .'' Ucap Tuan Mahendra.

__ADS_1


Diam-diam Rika mengambil foto intim dengan Tuan Mahendra untuk dijadikan umpan .


Tuan Mahendra akan berjanji dalam hati setelah beliau bisa bermain dengan Rika beliau akan mengakhiri kelakuan bej** nya ini. Beliau sangat penasaran rasanya dengan tu*** sekretarisnya itu.


Rika tersenyum smirk setelah mendapatkan foto seperti yang dia mau. Walaupun sangat jij*k rasanya berdekatan secara intim dengan pria yang seusia ayahnya itu.


Rika sudah mengumpulkan beberapa bukti perselingkuhan CEO-nya. Beberapa foto dan bukti transfer yang di ambil diam-diam olehnya. Rika akan memberikan itu semua kepada papanya dan Rika akan menunggu perintah selanjutnya dari papanya.


''Sekarang kita keruang rapat terlebih dahulu, semua orang sudah menunggu kehadiran kita '' ucap Rika membereskan pakaiannya kembali.


Kemudian Tuan Mahendra mengambil beberapa berkas dan meminta Rika untuk membawanya ke ruang rapat .


*******


Alisa terbangun dari mimpinya. Mimpi indah yang sangat panjang. Alisa menghirupkan nafas panjang , apa karena kemarin ketemu mas Dewa ya ? Malamnya jadi mimpiin dia ? Gumam Alisa bingung . Hal yang dimimpikannya adalah kenangan dia bersama Dewa dulu.


"Lebih baik aku bergegas masak untuk David dan berangkat ke rumah sakit. Aku harus fokus kepada David." Gumam Alisa menyemangati diri sendiri


''Makan lah David '' ucap Alisa tersenyum manis setelah menghidangkan sarapan pagi .


David mengecup pelipis Alisa singkat. Lalu makan seperti biasa.


Kamu memilih bertingkah seolah tidak terjadi apa-apa.


Ucap David dan Alisa didalam hatinya masing-masing. Mereka memilih bersikap seperti biasa untuk mencegah kecanggungan.


Mereka berusaha memperbaiki hubungan mereka agar kembali harmonis.


---


Sesampainya di kantor David langsung bekerja dikubikelnya. Jam 11 David mendapat panggilan dari CEO, David langsung bergerak menuju ruangan Papanya.


''Ada apa pah ! '' tanya David to the point seraya duduk di sofa ruangan Papanya .


''Papa ada penawaran untukmu .'' Tuan Mahendra membuka obrolan .


''Penawaran apa ? '' tanya David bingung .


Tuan Mahendra melemparkan kertas berisi profil seseorang kedepan David. David mengambilnya dan membukanya.


David terkejut , ini kan angel ! Batinnya .


''Menikahlah dengan dia, maka kamu boleh berhenti kerja di perusahaan papa, dan gedung Apartement itu jadi milikmu sepenuhnya, bertunangan dulu juga tidak apa-apa.'' Terang Tuan Mahendra .


David lebih terkejut lagi , bahkan bola matanya terbelalak besar. Tawaran yang menggiurkan, namun bagaimana dengan Alisa .


''Beri waktu untuk David memikirkannya .'' ucap David.

__ADS_1


''Jangan terlalu lama, Dewa sudah kembali. Papa tidak bisa bertanggung jawab jika dia mulai mengambil alih semuanya, dan kamu tidak akan mendapatkan apa-apa walaupun itu hasil keringatmu sendiri .'' Terang Tuan Mahendra memberi peringatan pada David.


''Dewa kembali ? '' batin David.


David terdiam tidak bisa berkata apa-apa. David kemudian pamit dengan membawa kertas yang dilempar papanya.


David keluar menuju kafetaria, David kembali membuka dan membaca profil angel.


''Aku harus apa ? '' gumam David.


''Apakah ada jalan lain ? Aku ingin memiliki Alisa sekaligus Apartement itu. '' batin David mengetuk kepalanya yang bigung .


''Pers*tan dengan Dewa dan perusahaan, aku gak butuh mereka ! '' geram David didalam hati menahan amarahnya .


Apakah aku bisa membawa Alisa lebih dahulu padanya agar papa memikirkan kembali penawaran itu ! Ya ya mungkin itu jalan keluarnya .


----


Malam harinya . Alisa memasak diapartement sendiri dan meminta David untuk makan di Apartementnya .


''Alisa ! '' ucap David yang tengah duduk di sofa .


''Sebentar !'' Jawab Alisa melap tangannya setelah selesai mencuci piring .


''Kenapa ? '' tanya Alisa lembut seraya menjatuhkan b*k*ng nya di samping David .


''Aku di jodohkan oleh papa ! '' ucap David pelan


Deg !


Alisa kaget. Kalau David dijodohkan bagaimana dengan dirinya.


''Terus kamu mau ? '' tanya Alisa sangat pelan myaria tak terdengar


''Aku bingung '' ucap David merebahkan kepalanya dibahu Alisa.


Alisa merasa lemas mendengar penuturan David .


''Aku cinta kamu, kamu mau tidak berjuang denganku ? '' tanya David kemudian menggenggam tangan Alisa.


Alisa tersenyum David lebih memilih dirinya. Alisa menganggukkan kepalanya.


''Baik. Nanti aku atur jadwalnya,supaya kita bisa menemui papaku ! '' ujar David


''Iya . ''Jawab Alisa.


Alisa mengiyakan permintaan David untuk berjuang bersamanya. Namun Alisa teringat akan Dewa. Kenapa hatinya bimbang ? Apakah masih ada rasa yang tersimpan bagi Dewa . Akhirnya Alisa membuang pikirannya jauh-jauh tentang perasaannya pada Dewa. Dia tidak boleh goyah, cintanya untuk David seorang. Alisa akan menjalani kehidupannya seperti itu.

__ADS_1


__ADS_2