
Hari yang cerah di benua harlequin! Matahari bersinar dilangit, cakrawala berwarna biru yang dihiasi awan awan.
Dibawah pohon yang rindang, dedaunanya yang lebat dengan celah yang kecil menghalangi cahaya matahari untuk masuk.
Dibawah sana, udara terasa begitu lembab.
Angin yang berhembus dengan lembut mengenai gadis peri yang sedang membaca bukunya.
Dengan tubuhnya yang lemah dan kemampuan sihirnya yang tidak terlalu ahli. Namun, gadis itu memiliki mimpi! Mimpi yang sangat besar.
Rasa sakit dimasa lalu yang dia andalkan untuk menguatkan tekadnya, Gadis itu terus menerus belajar, belajar dengan sangat tekun.
Matanya memandang kearah langit yang dihiasi awan awan putih, cakrawala dengan warna biru itu terasa begitu dekat.
Namun ketika ia ingin menggapainya, langit itu terasa begitu jauh, sangat jauh! Dan sangat luas.
Dibalik warna biru yang menyejukan itu, terdapat hamparan bintang bintang yang yang cahayanya seakan lenyap ditelah cahaya matahari.
Suatu saat! Lengan kecilnya itu, akan mencapai puncak tertinggi dari langit!
Mimpi yang terasa sangat mustahil itu, dimasa depan, benar benar akan terwujud!
*********
Cih! Dimana Aira sekarang, mencarinya ditengah keramainan ini akan sangar sulit. Apakah tidak ada suatu cara untuk mencarinya tanpa membuang banyak waktu.
“Hei bocah! Siapa namamu?”
Dia memanggilku bocah lagi! Dan apa apaan cara dia memandangku itu. dia menatapku seakan akan memandang seorang anak kecil.
__ADS_1
Dan lagi, dia menanyakan nama sembari memegang pedangnya.
“Ah, maaf belum memperkenalkan diri. Namaku, Noir”
“Ah, noir ya! Namaku Texas, salam kenal, noir.”
“Kenapa kamu mencari aira, noir?”
“Aku sudah berjanji akan menemuinya setelah sampai dikota.”
Aku masih memiliki urusan dengan aira, dia sangat kubutuhkan untuk melindungi identitasku. Ini memang sangat menjengkelkan tapi aku harus bersembunyi dari Satan.
“Hoo.. jadi kalian membuat janji ya!”
“Yaa begitulah! Jadi apa kamu memiliki cara untuk mencarinya?”
“mencari Aira itu sangat mudah. ikuti saja kakak ini!”
Kuharap dia benar benar tahu dimana Aira sialan itu. Sangat sulit mengontrol Rasa haus darahku kerumunan manusia seperti ini.
Texas berjalan dengan wajah yang sangat percaya diri, Apakah dia seyakin itu akan menemukan Aira? Semoga saja dia bukan gadis sombong yang terlalu percaya diri.
Kami sudah berjalan beberapa menit, dan dia masih sangat percaya diri dengan arahnya.
“Ah, bukankah itu Aira?”
Texas benar benar menemukanya! tapi, cara apa yang dia gunakan sehingga dia menemukan Aira? Wanita memang penuh dengan misteri.
“Aku benar benar menemukanya, Sekarang kamu percaya pada kemampuanku kan. wajahmu terlihat sangat meragukanku tadi!”
“Maaf karna aku meragukanmu”
__ADS_1
“Texas.. Dan Noir! Bagaimana kalian bisa bersama? Apakah kamu salah mengira bahwa texas adalah aku, noir?“
“Aku tidak rabun, Aira sialan!”
Mana mungkin aku salah membedakan antara Texas dan Aira. meski wajahnya sangat mirip, tapi rabut mereka sangat berbeda.
“Yoo Aira, lama tidak bertemu.”
Wajah texas terlihat sangat senang saat bertemu aira.
“Ah, Texas.. bagaimana kabarmu selama aku melakukan misi?”
Aira pun tanpak bahagia saat bertemu dengan texas. Apakah mereka sedekat itu? mereka membuatku kesal!
“Mengapa kamu disini? Dan lagi, jangan memamerkan pedang di tempat umum. kamu akan terlihat seperti kriminal, serigala bodoh”
“Kenapa kamu marah noir? Apak kamu merasa cemburu karna aku sedikit mengabaikan mu.”
Cemburu? Sialan, Mana mungkin aku memiliki emosi seperti itu. Diriku yang agung ini, suatu saat akan menghancurkan segalanya.
Karna dia sangat membantuku, kurasa aku akan membiarkan Aira dan keluarganya tetap hidup saat hari kehancuran tiba. Kuharap dia tidak membenciku dimasa depan!
“Aku tidak cemburu! Kalian mengabaikanku dan itu membuatku kesal”
“Oh maaf soal itu noir! Akan ku kenalkan. Dia Texas NoVifanD. Kami kembar!”
“Aku akan memperkenalkan diriku sekali lagi, Aku Texas NoVifanD. Adik kembarnya Aira!”
__ADS_1