Anak Dari Pohon Kehancuran

Anak Dari Pohon Kehancuran
Episode 28 - Ikatan ayah dan anak


__ADS_3

Tiga bulan telah berlalu semenjak serangan ras peri ke wilayah Echizen. Kota yang dulu-nya hancur perlahan lahan kembali seperti semula.



“Hanya tinggal ini?” ucap texas karna kecewa melihat isi kulkas-nya.


Texas menutup kembali kulkas dan berjalan menuju TV.


Aira yang melihat texas datang dengan tangan kosong pun bertanya


“Dimana cemilan-nya?”


Menggelengkan kepala-nya dan menjawab perkata-an aira


“Tidak ada cemilan untuk hari ini, kita terlalu boros sehingga cemilan-nya terlalu cepat habis”


“Uang kita tidak cukup untuk membeli stok cemilan. Jadi segeralah pergi bekerja!


Kenapa aira menyuruhku bekerja sedangkan dia masih tiduran di atas sofa sembari menonton TV.


“Kamu tidak ikut dengan ku?”


“Tolong kata'kan pada exu, aku berhenti menjadi menjadi prajurit bayaran”


“Kamu tidak berniat menjadi pengangguran kan?” Ucap texas yang kaget mendengar perkata-an aira.


“Aku ingin membuka rumah makan”


*********


Salah satu monster yang ditugas'kan menjadi pengamat berlari kearah noir. Monster itu pun menunduk memberi hormat setelah sampai di hadapan noir.

__ADS_1


“Tuan, ada seseorang yang mendekat kemari.”


Sial! Apakah satan mengirim pasukan-nya untuk menyelidiki dentuman yang dihasil'kan oleh pertarungan itu?


“Ras apa yang mendekat?”


“Ras manusia”


Ada manusia yang mendekat, kuharap dia bukan seseorang yang aku kenal, karna akan merepot'kan jika bertemu kenalan disaat seperti ini.


“Tunjuk'kan aku jalan-nya”


Monster itu berjalan menunjuk'kan arah menuju para manusia itu.


Noir berdiri dari kursi-nya dan berjalan mengikuti monster itu.


Segerombolan manusia yang mengguna'kan zirah lengkap berjalan di dalam teritori monster dengan membentuk formasi. Seseorang yang terlihat tidak asing menjadi pemimpin rombongan ekspedisi itu.


D**ari sekian banyak populasi manusia di tierra, kenapa harus dia. Sepertinya ini akan menjadi pertemuan langsung kami yang pertama kali-nya.


Para monster yang menjaga area itu keluar dari berbagai sudut dan mengepung pasukan vino.


“Bentuk formasi melingkar! Jangan biarkan monster-monster itu menembus pertahan!”


Formasi yang dibuat dengan cara para tank membuat pertahanan melingkar dan para penyerang berdiri dibelakang tank sesuai jarak area serangan-nya. Formasi ini sangat cocok digunakan dialam situasi terkepung.


Monster-monster itu menyerang dan mencoba menembus pertahanan mereka.


“Hentikan serangan kalian! para manusia itu adalah tamu-ku” Ucap noir dengan suara lantang kepada para monster itu.


Para monster itu berhenti menyerang dan membungkuk memberi hormat kepada noir.

__ADS_1


“Maaf atas kelancangan kami kepada tamu anda, yang mulia!” Ucap para monster itu


Salah seorang kesatria itu bertanya kepada vino


“Kapten, apa yang terjadi pada para monster itu? mereka tiba tiba berhenti menyerang dan membungkuk memberi hormat kepada anak kecil itu.”


Vino terdiam melihat anak kecil itu, wajah-nya yang terasa sangat familiar seakan-akan dia pernah bertemu dengan anak itu.


“Kapten!” ucap kesatria itu dengab nada sedikit lebih tinggi karna vino masih terpaku menyaksi'kan apa yang terjadi.


“Maaf, aku sedikit terlarut dalam pikiran-ku”


“Tidak usah takut wahai manusia. Para monster ini berada dibawah kendali-ku. Selagi kalian tidak melakukan tindakan yang mengancam nyawa-ku, nyawa kalian tidak akan berada dalam bahaya.” ucap noir dengan senyuman-nya yang tajam.


“Enoh, apakah itu kamu?” Ucap vino


“Kapten, siapa itu Enoh?” ucap para kesatria itu.


Aku tidak menyangka jika ayah akan mengenaliku. Padahal dia hanya pernah melihatku dalam wujud bayi.


Noir pun tersenyum dengan hangat kepada vino


“Bagaimana kabar-mu, Ayah!”


Air mata vino menetes karna bahagia mengetahui fakta bahwa anak-nya masih hidup dan sedang berdiri di hadapan-nya


“Syukurlah karna kamu masih hidup, Kukira kita tidak akan pernah bertemu.”


Apakah dia senang karna aku masih hidup? Entah kenapa, merasa sedikit bahagia karna bisa bertemu dengan orang tua-ku. Kuharap mama tidak marah karna ku membawa manusia ke teritori-nya


“Tidak seharus-nya tamu hanya berdiri disini. Ikut aku, akan kubawa kalian menuju ruang tamu milik-ku”

__ADS_1


__ADS_2