Anak Dari Pohon Kehancuran

Anak Dari Pohon Kehancuran
Episode 34 - Gadis kecil ditengah kerumunan kota IV


__ADS_3


“Aku tidak menyangka ada makanan seenak ini” Ucap noir sembari terus memasuk'kan donat kedalam mulut-nya


Tangan kecil itu terus-menerus mengambil donat didalam kotak kemudian memasuk'kan-nya kedalam mulut hingga seluruh donat itu habis.


Membuka kotak dan melihat seteliti mungkin berharap masih ada donat yang tersisa


“Eh! Sudah habis?!” Ucap noir dengan kecewa.


Dia berdiri dan berjalan kearah pemilik toko itu. “Aku akan membayar jadi kata'kan berapa harga-nya” Ucap noir dengan muka masam


Melihat wajah masam noir membuat si pemilik toko sedikit terluka. Dia mengira noir kesal karna rasa dari donat buatan-nya tidak sesuai harapan noir. . “Kedepan-nya aku akan membuat donat sebaik mungkin jadi kumohon mampir lagi besok” Ucap si pemilik toko sembari menunduk'kan kepala.


Melihat tingkah si pemilik toko membuat noir sedikit bingung. “Jadi aku harus membayar berapa?” Ucap noir.


“Anda tidak usah membayar-nya, maaf karna membuat anda kecewa” Ucap pemilik toko itu sembari menunduk'kan kepala-nya sekali lagi.


Mendengar ucapan pemilik toko itu membuat noir sedikit bingun

__ADS_1


Kecewa?! karna tidak usah membayar? apa yang sebenar-nyadikata'kan orang ini. Ucap noir didalam hati-nya


“Oh, ok” Noir pun memasuk'kan kembali uang-nya dan berjalan keluar dari toko.


Pemilik toko itu kembali menunduk


“Mohon mampir lagi lain hari” ucap-nya.


Noir berjalan keluar dari toko dan kembali mencari dimana aira dan texas berada.



Noir menoleh kekiri dan melihat sebuah tempat duduk umum dibawah pohon diseberang jalan.


Dia berpikir akan lebih baik jika dia duduk sejenak dan mulai berpikir untuk mencari solusi dan cara tercepat untuk menemu'kan sebuah tempat mitos tampa petunjuk sedikitpun.


Noir menyebrang dan menghampiri tempat duduk itu untuk beristirahat. Setelah mencari seharian, duduk dibawah pohon sembari diterpa angin sepoy-sepoy membuat-nya merasa sedikit lebih baik.


Noir mendingin'kan kepala dan menenang'kan pikiran-nya. Setelah pikiran-nya mulai tenang, noir pun mulai berpikir untuk menemu'kan dimana letak toko aira tersebut

__ADS_1


“Bagaimana caraku untuk menemu'kan toko aira di kota yang sangat luas ini! Aku hanya memiliki satu petunjuk, yaitu toko-nya ada dikota” Ucap noir sembari menghela nafas cukup panjang.


“Seharus-nya ayah memberi'kan petunjuk lebih. Tunggu! jika ayah yang memberi tahu-ku bahwa aira membuka toko, bukan'kah pergi mansion dan bertanya langsung Pada ayah dimana lokasi toko-nya adalah cara tercepat! Kenapa aku tidak memikir'kan cara ini dari tadi!” Ucap noir sembari mengacak-acak rambut-nya.


Berdiri dari tempat duduk itu dan mulai berjalan kearah mansion keluarga echizen.


“Sebaik-nya aku membeli'kan beberapa donat untuk mereka. Aku harap mereka menyukai-nya” Ucap noir sembari membalik'kan badan-nya untuk menuju ke toko donat yang barusan di singgahi-nya.


Noir berjalan beberapa saat dan dia pun tiba ditempat tujuan-nya. Yaitu toko donat yang dia kunjungi beberpa saat yang lalu.


Melihat noir datang lagi membuat si pemilik toko terkejut. Aku tidak menyangka dia akan datang lagi secepat ini, aku bahkan belum sempat memperbaiki rasa donat-ku. Ucap pemilik donat itu didalam hati-nya.


“Permisi, anda ingin membeli rasa apa?” Ucap pemilik toko itu sembari mencoba tersenyum


Dengan wajah percaya diri-nya. noir memesan donat dengan wajah penuh senyuman, karena dia yakin orang tua-nya akan menyukai apa yang dia beli'kan untuk mereka.


“Aku pesan semua rasa, masing masing 2” Ucap noir dengan wajah yang dihiasi senyuman.


__ADS_1


__ADS_2