Anak Dari Pohon Kehancuran

Anak Dari Pohon Kehancuran
Episode 40 - Serigala kembar dan sedikit perkelahian kecil


__ADS_3

Para prajurit yang menjaga mansion echizen bersiaga diberbagai tempat untuk mencegah ada-nya penyusup. Salah seorang penjaga gerbang melihat seseorang yang tidak asing mendekat.


Penjaga itu menyiku rekan disebelah-nya “Hey, bukankah itu nona muda?” Ucap penjaga itu kepada rekan disebelah-nya sembari menunjuk kepada seseorang yang sedang mendekat.


Rekan-nya itu melihat gadis kecil yang sedang mendekat dari kejauhan. “Nona muda?! siapa yang kamu masuk dengan nona muda?” Ucap-nya.


“Gadis bernama Charlotte yang merupakan anak tuan vino. Bukankah sekarang dia adalah nona muda disini?.” Ucap penjaga itu.


Rekan-nya itu menoleh kebelakang dan memperhati'kan mansion. “Bukankah dia ada didalam mansion sekarang? Kita belum melihat-nya keluar dari tadi!. Aku yakin orang itu bukan nona muda”. ucap rekan-nya itu sembari melihat-lihat mansion.


Penjaga itu memegang kepala rekan-nya dan menunduk'kan kepala-nya. “Menunduk 'lah, nona muda sudah datang.” bisik penjaga itu kepada rekan-nya.


Mengangkat kepala-nya setelah selesai memberi hormat. “Nona muda, kenapa and ada diluar? bukankah barusan anda ada didalam.?” Ucap penjaga itu

__ADS_1


Charlotte tersenyum kearah para penjaga itu “Kalian penjaga yang bodoh, bahkan gadis kecil sepertiku bisa menyelinap keluar dengan mudah tanpa kalian sadari. Jika kalian masih bermain-main dalam menjaga, aku akan bilang pada ayah untuk memecat kalian!” Ucap Charlotte dengan dengan girang.


Para penjaga disana menunduk'kan kepala-nya “Maaf'kan atas kelalaian kami” Ucap para penjaga itu.


Charlotte pun berlari dengan riang menuju mansion. “Dia mengata'kan hal yang sangat kejam dengan wajah yang gembira. Sungguh nona muda yang mengeri'kan.” Ucap salah seorang penjaga.


“Mungkin nona muda sedang mengalami hal yang baik. Dia marah pada kelalaian kita namun rasa bahagia-nya menelan amarah-nya sehingga mengata'kan hal kejam sembari tersenyum seperti itu.” Ucap penjaga lain dibelakang-nya.


*****


Membuka armor yang dia kena'kan dan meletak'kan-nya di rak kosong didepan pintu masuk. “Kamu tidak menyadari aku datang?” Ucap texas.


Aira terkejut karna yang datang bukanlah seorang pelanggan melain'kan texas. “Aku kira pelanggan, ternyata itu kamu. Bagaimana misi-mu? apakah berjalan baik?” Ucap aira

__ADS_1


Texas berjalan mendekati aira dan menarik hidung-nya “Kenapa kamu tidak menyadari kalau aku yang datang? Apa yang terjadi pada penciuman-mu?” Ucap texas.


Aiar membalas dengan memukul kepala texas. “Aku mengalami hal baik hari ini, saking bahagia-nya aku sampai tidak menyadari bahwa kamu pulang.” Ucap aira.



“Hei ini sakit!” Ucap texas sembari melepas'kan cubitan-nya, texas pun berjalan menuju sofa dan duduk untuk menghilang'kan rasa lelah-nya. “Aku iri karna kamu mendapat'kan hari yang baik. Hari ini aku diomeli oleh klien karna mereka terkena cipratan darah monster.” Ucap texas


Aira membawa'kan segelas minuman dingin dan beberapa makanan ringan kemudia ikut duduk bersama texas. “Aku tidak yakin ini kabar baik atau buruk tapi kabar ini membuat'ku senang.” Ucap aira.



“Kabar apa?” Ucap texas.

__ADS_1


Aira memegang pundak texas dan berkata dengan semangat. “Noir, dia masih hidup!”


__ADS_2