
Matahari telah terbit membawa cahaya yang hangat dan kegelapan masuk kedalam bayangan. Udara yang awalnya dingin perlahan-lahan menjadi hangat.
Kicauan burung-burung membangun'kan Charlotte dari tidur-nya. Kasur yang empuk di ruangan yang gelap dan nyaman, Charlotte membuka mata-nya dan melihat langit-langit kamar. Dia duduk sembari mengusap mata dengan tangan-nya, menoleh kesamping dan melihat orang tua-nya masih terlelap. “Ayah, ibu, bangun!” Ucap Charlotte.
Membuka mata-nya dan memeluk erat yolda. “Ini terlalu pagi untuk bangun.” Ucap vino sembari memejam'kan mata-nya dan kembali tidur.
Melihat apa yang dilaku'kan vino membuat Charlotte kesal. Berdiri dari kasur-nya dan berjalan menuju meja untuk mengambil segelas air. Charlotte membawa segelas air itu dan membawa-nya ke kasur. “Hey, sudah kubilang untuk bangun, 'kan?” Ucap Charlotte sembari menumpah'kan air dari gelas kewajah ayah-nya.
Sensasi air yang menyentuh kulit wajah memberi'kan dampak berantai pada sel kulit hingga merangsang otak untuk bangun. Vino pun terbangun dalam keadaan terguncang. “Hey, apa yang kamu laku'kan?!.” Ucap vino.
Sementara itu, yolda masih tertidur dengan lelap meskipun telah terkena cipratan air. “Bermesra-mesra didepan anak-mu sendiri, kamu sungguh contoh yang buruk, ayah! ” Ucap Charlotte.
“Apa kamu cemburu karna akau merebut ibumu? Meskipun kamu selalu berprilaku seperti orang dewasa tapi pada akhirnya kamu masihlah gadis kecil, char~lotte!” Ucap vino sembari memngering'kan wajah-nya dengan sihir.
__ADS_1
Charlotte berjalan turun dari kasur dan berjalan menuju sisi lain kasur. “Ibu, ibu! bangun!.” Ucap Charlotte mencoba membangun'kan yolda.
Suara Charlotte mencapai alam bawah sadar yolda dan menarik kesadaran-nya. Dia pun membuka membuka mata-nya. “Ara, ada apa Charlotte?” Ucap yolda.
Air mata-nya mengalir, Charlotte mengusap mata-nya “Ayah mengejek'ku dengan kata-kata yang kejam!” Ucap Charlotte.
Yolda memeluk Charlotte yang menangis dan mengelus kepala-nya. “Kamu ayah yang buruk, vino!” Ucap yolda.
Dibalik tangan mungil yang menutup wajah-nya. Senyum licik terukir diwajah Charlotte melihat vino yang dimarahi. “Hehe, dia bocah kecil yang licik.” Ucap vino.
“Memang-nya siapa yang berani memarahi bangsawan karna bangun siang dihari cuti-nya?. Bahkan raja pun tidak akan melaku'kan hal seperti itu” Ucap vino.
“Jika ayah cuti, bagaimana jika kita makan diluar hari ini. Makanan yang dimasak aira sangat enak, jadi ayo ditempat-nya.” ucap Charlotte.
__ADS_1
“Itu ide bagus, mari bersiap-siap.” ucap yolda.
Beberapa saat kemudia, mereka pun menyelesai'kan persiapan dengan bantuan para pelayan.
“Pelayan sialan itu, meski tubuhku sekarang adalah perempuan, tapi aku masih tetap laki-laki. Aku hampir kehilangan kesabaranku dan hampir membunu mereka semua.” Ucap Charlotte.
“Ara, Charlotte kamu sangat cantik mengena'kan pakaian itu!” Ucap vino.
“Aku lebih suka mengguna'kan pakaian yang berkelas atau terlihat keren seperti jotaro.” Ucap Charlotte sembari membayang'kan diri-nya menjadi seperti jotaro kujo.
(Jotaro Kujo (空 条 承太郎 Kūjō Jōtarō) adalah protagonis dari bagian ketiga dari seri JoJo bizarre adventure, Stardust crusader, dan JoJo ketiga dari seri ini. Dia juga muncul sebagai sekutu utama di Diamond is Unbreakable dan Stone Ocean, dan muncul sebentar di Vento Aureo. Sebagai hasil dari semua penampilannya, Jotaro adalah protagonis JoJo yang paling sering muncul di serial ini)
__ADS_1
“Kamu akan menjadi sangat keren jika mengguna'kan seragam jojo. Charlotte” Ucap yolda.