
Sosok anak kecil yang terasa tidak asing berdiri ditengah kawah yang terbentuk oleh sihir satan.
“Aira, bukankah itu Noir?”
“Kenapa noir bisa ada disana!?”
Karena mendengar suara yang terasa tidak asing, aku menoleh ke belakang! Dugaan ku benar, itu adalah suara texas dan aira. Aku
senang melihat mereka baik baik saja!
“Aku senang kalian baik baik saja,”
Sekarang apa yang harus kulakukan, bagaimana caraku untuk menghadapin Satan!
Sial, aku malah memasuki kandang buaya tampa persiapan.
Aira berlari kearahku, dan memeriksa setiap sudut tubuhku untuk melihat apakah ada luka atau tidak.
“Noir, apa kamu baik baik saja? bagimana dengan serangan barusan?”
“Seperti yang kamu lihat, aku baik baik saja!”
“Syukurlah, aku sangat terkejut saat melihatmu tiba tiba ada di depan bola raksasa itu.”
__ADS_1
Dia terlihat sangat khawatir, tapi keadaan ini terlalu berbahaya. Jika saja aku lengah sedikit saja, maka aku akan mati!
“Aira, dengarkan kata kataku! Sekarang kamu dan texas larilah dan cari tempat berlindung yang paling aman. Aku akan menahannya untuk sementara waktu dan menyusulmu”
“Kamu tahu kan kalau dia itu satan, mustahil kamu bisa menahanya”
Sudah ku duga dia tidak akan mau meninggalkan ku. Bagaimana caraku agar untuk bisa menjaganya, dia akan mati jika tetap disini.
“Aira, aku lebih kuat dari yang kamu bayangkan! Jadi percayalah padaku, aku akan menyusulmu segera.”
Tiba tiba tanah bergetar, cahaya matahri semakin menipis dan tenggelam di dasar kegelapan yang dalam.
“Apakah drama kalian sudah selesai, sangat mengesalkan saat kalian mengobrol dan mengabaikan ku”
Satan meluncur dengan kecepatan tinggi dan mengarahkan pedangnya ke tubuhku. Sialan, Aira masih disini dan aku tidak bisa melindungi nya.
Roh pemangsa mendorong mereka keluar dari jangkauan serangan satan, Namun satan sudah sedang meluncurkan seranganya.
Tiba tiba, tanganku menghilang! Bagaimana cara satan menyerangku sehingga aku kehilangan lengan ku secepat ini. Bahkan ketika aku belum sempat berkedip
“Satan sialan! Beraninya kau memotong lenganku. Kubunuh kau sialan!”
“Kamu bilang ingin membunuhku? dengan tubuhmu yang sudah cacat tampa lengan itu?”
__ADS_1
“Noir, apa yang terjadi pada lengan mu?”
Anggota tubuh yang terlepas masih bisa tumbuh, tapi itu sedikit memakan waktu dan membutuhkan energi yang besar. Aku beruntung karna roh pemangsa sebelumnya telah menelan sihir satan, sehingga lenganku bisa tumbuh lagi dalam 1 menit.
“Jangan pikirkan aku dan pergilah,”
“Apakah Apostel seperti mu melindungi makhluk lain? Tidak hanya lemah, kamu juga telah gagal sebagai Apostel dari pohon kehancuran, ”
Gagal katanya, jika dia tidak mengusik ku dalam setahun kedepan dunia ini sudah kutelan bulat bulat.
“Roh pemangsa, Armor!”
Teknik baru yang kupelajari dalam 2 bulan ini, Roh pemangsa akan membalut tubuhku bukan sebagai pakaian tapi sebagai pelinding yang akan melap apapun disekitarku, termasuk serangan musuh.
Dengan cepat aku berusaha untuk memperpendek jarak antara kami untuk membuatnya masuk kedalam area serangan ku. Dengan sedikit momentum serangan yang kuciptakan secara tergesa gesa, serangan ini mungkin kurang efisien. Tapi serangan ini sangat cepat!
Langsung dari depan aku berusaha untuk mencabut jantungnya dengan tangan ku.
“A, apa yang terjadi, kemana kamu menghilang!?”
Tanpa kusadari, satan tidak lagi berada didepan ku! Aku tidak tahu pasti bagaimana caranya menghindari seranganku bahkan sebelum aku mencapai momentumnya.
“Kamu terlalu lambat untuk seorang Apostel, bagaimana makhluk selemah dirimu bisa menghancurkan dunia? jangan buat aku tertawa!”
Suaranya tepat di belakang ku! Aku berbalik kearah suaranya, dan saat itulah aku tersadar bahwa tubuh bagian atas sudah terpisah dari tubuh bagian atas ku.
__ADS_1