Anak Dari Pohon Kehancuran

Anak Dari Pohon Kehancuran
Episode 26 - Big Bang


__ADS_3

Dentuman keras terdengar hingga ke seluruh penjuru dunia! Hal itu tentu saja membuat orang orang ketakutan. Ditambah lagi suara itu berasal dari arah Pohon kehancuran, Meskipun sudah ada berita bahwa anak dari pohon kehancuran telah dibunuh oleh satan. Orang orang masih ketakutan karna pohon kehancuran masih berdiri dengan sangat kokoh.


Area pohon kehancuran yang awalnya adalah daerah yang lembab akibat tertutup dedauan yang rimbun, sekarang berubah menjadi tanah tandus dengan area sekitar yang hancur lebur akibat pertarungan.


aku hanya memiliki kekuatan untuk menghancurkan berbagai hal. Sedangkan Ankoro mochi mochi adalah makhluk yang memiliki kekuatan untuk menciptakan berbagai hal. Maka dia bisa mengembaliakan tempat yang berantakan ini seperti semula


“Ankoro, bisakah kamu memperbaiki tempat ini?”


“Tentu saja aku bisa, Kamu kira aku ini apa” Jawabnya dengan rasa percaya diri yang tinggi.


“Jika satan datang dan melihat keadaan ini, dia pasti akan tahu jika aku masih hidup”


Ankoro mochi mochi meletak kan telapak tangan nya diatas tanah dan diapun memejamkan matanya.


Permukaan tanah perlahan lahan kembali ke bentuk semula seakan akan waktu kembali kemasa lalu dimana pertarungan itu tidak pernah terjadi. Ankoro itu, kekuatanya terlalu luar biasa!


“Mulai sekarang apa yang akan kamu lakukan, Noir?”


“Sebenarnya aku ingin menemui teman ku di benua hyuma. Tapi untuk sekarang ada baiknya aku tidak menemunya dulu”


“Aku akan pergi karna ingin melakukan sesuatu, aku akan berkunjung lagi nanti!”


“Sampai jumpa lagi”


Saat noir berkedip ankoro menghilang dan pergi entah kemana tanpa jejak yang tertinggal. Makhluk yang memiliki kekuatan yang sangat mengerikan sepertinya, apakah masih pantas tinggal di dunia yang hanya diisi makhluk makhluk lemah.

__ADS_1


Dengan wajah yang datar dan mata yang dingin, Noir menatap para monster yang melihatnya dari kejauhan.


“Wahai saudara saudaraku yang terikat oleh takdir dari pohon kehancuran. Patuhilah kata kata ku dan tunduklah dibawah perintah ku!”


Para monster-monster itu meletakan sebuah singgasana yang terbuat dari berbagai tulang-belulang di tempat paling tinggi pada akar pohon kehancuran. Aku pun duduk diatas singgasana sederhana itu dan melihat para monster yang menunduk kan kepalanya padaku.


“Jagalah aku dengan mempertarukan nyawa kalian!!!”


********


Wanita yang dulunya dilanda keputus-asa an setelah kehilangan anak satu satunya, sekarang telah mendapatkan keceriaan nya kembali.


Waktu demi waktu berlalu dan kesedihan-nya perlahan lahan menghilang seiring berjalanya waktu.


“Nyonya yolda, sudah saatnya untuk anda makan siang!”


“Aku ingin mengunjungi makam enoh terlebih dahulu”


“Aku akan mengambil-kan beberapa untuk mengunjungi makan, mohon tunggu sebentar”


Tak lama setelah itu, pelayan itu kembali dengan membawa bunga bunga yang indah.


Meraka pun pergi menuju makam yang berada di sebelah mansion ini. Namun, ketika mereka sampai di makam tersebut sesuatu yang sangat aneh terjadi pada makam itu.


“Kyaa!!!” Yolda berteriak karna melihat apa yang terjadi pada makam anaknya itu

__ADS_1


“Apa yang terjadi” ucap pelayan itu setelah menyaksikan makam yang telah membentuk suatu lubang besar.


Vino terkejut mendengar teriakan yolda, dia membuka jendela ruang kerjanya dan melompat dari lantai tiga sembari menggenggam pedangnya.


“Apa yang terjadi!?”


Yolda berlari kearah vino dan memeluknya


“Vino, apa yang terjadi pada makam nya?”


Makam yang awalnya telah dihias dengan sangat indah untuk mengenang kematian anaknya itu tiba tiba berubah menjadi sebuah lubang ditanah seakan akan sesuatu telah menelan makam itu dari dalam.


“Enoh adalah apostel dari pohon kehancuran. apakah mungkin dia masih hidup karna dibangkitkan oleh pohon kehancuran?”


Vino mencoba berpikir apa sebenarnya yang sedang terjadi pada anaknya


“Mungkinkah dentuman keras yang berasal dari arah pohon kehancuran tadi adalah ulahnya?”


“Jika enoh masih hidup, bukankah itu bagus? Meskipun dia ingin menghancurkan dunia, tapi dia tetap melindungi ku dengan nyawanya ketika satan menyerang”


“Ya, meskipun kita tidak pernah berbicara langsung denganya, tapi dia tetap menganggap kita sebagi orang tua.”


Kebangkitan Enoh membuat mereka bimbang, perasaan senang dan khawatir tercampur aduk didalam hatinya.


Yolda semakin erat memeluk vino dengan mata yang berlinang air mata.

__ADS_1


“Apakah aku harus senang karna enoh masih hidup, ataukah aku harus takut karna dunia akan hancur. Aku tidak tau harus berbuat apa”


__ADS_2