Anak Dari Pohon Kehancuran

Anak Dari Pohon Kehancuran
Episode 30 - Bisnis Kecil


__ADS_3

Para kesatria itu kembali sadar namun noir para monster menghilang entah kemana.


Menoleh kek kanan, kiri, atas dan, bawah namun vino tida melihat atau merasa'kan keberadaan noir.


“Enoh!! aku tidak tau dimana kamu sekarang, tapi dengar'kan ini. Gadis serigala yang kamu tolong saat itu, sekarang dia membuka sebuah rumah makan dikota. Mungkin dia akan senang jika kamu mampir!” Dengan suara-nya yang lantang, vino berbicara dengan suara keras sehingga suara-nya bergema.


Para kesatria itu kembali sadar'kan diri setelah pohon kehancuran menarik kekuatan-nya.


“Kapten, apa yang terjadi?” ucap para kesatria yang baru terbangun setelah kehilang kesadaran-nya.


Dengan ingtan yang dihapus, mereka berdiri setelah terkapar di tanah. Mencoba mencerna apa yang terjadi, mereka mencoba mengisi ruang kosong di otak yang timbul setelah ingatan mereka di dihapus.


“Segera persiap'kan diri kalian, kita akan kembali!” Ucap vino kepada para kesatria itu.


Mereka berdiri dan mempersiap'kan perlengkapan-nya untuk kembali ke kota.


“Hey, bukankah ini aneh? aku tidak ingat tentang apa yang terjadi setelah kita memasuki area ini dan kita tertidur di tanah namun tidak ada seekor monster pun yang muncul” Ucap salah seorang kesatria berbicara kepada rekan di sebelah-nya


“Aku juga, yang kuingat hanyalah ketika kita memasuki area ini dan setelah itu aku tidak ingat apapun. Semua-nya terasa samar-samar” Ucap-nya sembari berpikir untuk menemukan jawaban dari kejanggalan yang terjadi.

__ADS_1


Mereka telah mencoba mengingat apa yang terjadi namun mereka tidak berhasil mengingat apapun.


“Kapten vino pasti menyembunyi'kan sesuatu dibelakang kita”


********


Terdengar suara kunci yang diputar dan pintu pun terbuka. Langkah kaki yang terdengar berirama dan senandung yang lembut.


“Aku pulang” Ucap texas sembari mencari aira.


Aira yang mendengar suara texas pun berlari dari kamar-nya dengan baju dan rok yang separuh terbuka.


Texas menarik pipi aira “Kenapa kamu berlari dengan baju dan rok yang seperi itu?”


“Argh, maaf. Aku sedang mengganti pakaian tapi karna mendengar suara-mu aku langsung berlari untuk menemui-mu” Ucap aira sembari menarik hidung texas sebagai balasan untuk apa yang telah texas laku'kan pada pipi-nya.


“Apa kamu akan pergi ke suatu tempat?” Tanya texas kepada aira


Aira tersenyum dengan riang dan menjawab pertanya-an itu

__ADS_1


“Aku pernah bilang akan membuka rumah makan pada-mu kan. Aku akan mulai menjalan'kan-nya mulai hari ini”


“Benarkah? kalau begitu aku akan membantu-mu debut karna saat ini jadwal-ku sedang kosong” Ucap texas setelah mendengar perkata-an aira barusan.


Aira menutup hidung-nya dengan tangan tangan kiri dan menunjuk arah kekamar mandi dengan tangan kanan. “Sebaik-nya kamu mandi dulu, kamu bau keringat setelah melakukan misi”


Texas pun mandi dan mengganti pakaian-nya, begitupun aira. Setelah beberapa saat, mereka pun selesai mempersiapkan diri mereka.


“Texas, jika kamu sudah selesai bisakah kamu membantu-ku membawa barang barang ini?” Ucap aira yang sedang mengemas bahan baku untuk rumah makan-nya.


Texas pun keluar dari kamar-nya dan menuju tempat aira berada untuk membantu-nya


“Eh tunggu, kapan kamu membeli semua ini?”


“Aku sudah mempersiap'kan-nya sejak kemarin” Ucap aira dengan nada meninggi.


Mereka pun membuka pintu lalu keluar dari rumah dan menuju bangunan yang telah dibeli-nya untuk membuka rumah makan.


__ADS_1


“Mari kita mulai bisnis kecil ini!”


__ADS_2