Anak Dari Pohon Kehancuran

Anak Dari Pohon Kehancuran
Episode 37 - Charlotte/Noir/Enoh


__ADS_3

Menatap dengan mata penuh keraguan “Dek Charlotte, kamu tidak bohong kan” Ucap prajurit itu.


Tatapan mata yang tajam dengan hawa dingin yang membeku'kan suasana. Mata yang penuh akan kegelapan itu membuat senyuman-nya tersembunyi dibalik bayangan.


“Apa kamu meragu'kan kata-kata ku!?” Ucap noir.


Sorot mata-nya itu membuat para prajurit merasa seakan-akan sesuatu sedang menusuk masuk kedalam perut dan mengobrak-abrik jeroan mereka. “Ma, maaf'kan kami karna telah meragu'kan perkataan anda” Ucap para prajurit itu.


Raut wajah yang awal-nya terlihat bengis seketika berubah. “Kalau gitu, baguslah!” Ucap noir dengan senyuman layak-nya gadis kecil pada umum-nya.


*******


Suasana hangat ketika minum teh bersama seketika berubah menjadi sangat mencekam.


“Siapa itu Charlotte!” Ucap yolda.

__ADS_1


Vino tetap tenang dan tersenyum. “Apa kamu meragu'kan kesetiaan ku?” Ucap vino.


Yolda menenang'kan hati-nya dan mencoba berpikir dengan kepala dingin “Jika dipikir-pikir lagi, tidak mungkin kamu melaku'kan hal itu. Jadi, siapa gadis yang datang itu?” Ucap yolda.


Vino berpikir sesaat, dan mulai berjalan. “Lebih baik kita temui langsung gadis kecil itu.” Ucap vino.


Mereka berjalan beberapa saat hingga tibalah mereka ditempat gadis bernama Charlotte itu berada. Melihat kedatangan mereka dari kejauhan “Ayah, kenapa kamu sangat lama?” ucap noir sembari melambai-lambai'kan tangan-nya.


Melihat seorang gadis yang tidak dikenali memanggil-nya dengan sebutan ayah membuat dia marah “Hey gadis nakal, siapa kamu!” Ucap vino


Melihat apa yang dilaku'kan yolda membuat-nya sedikit kebingungan. Dia pun mengejar yolda yang sudah memasuki mansion sembari membawa Charlotte.


Vino membuka pintu mansion dan melihat yolda yang sedang memeluk Charlotte.


“Hey yolda, siapa gadis ini!” ucap vino.

__ADS_1


Yolda melepas pelukan-nya dengan air mata yang membasahi pipi-nya “Vino, apa kamu tidak mengenali-nya? aku tidak tahu kenapa tapi aku sangat yakin kalau dia adalah enoh!” Ucap yolda sembari mengelap air mata yang terus menerus keluar dari mata-nya.


Charlotte berlari dan memeluk vino yang berdiri membatu karna berusaha mencerna apa yang sedang terjadi “Dasar bodoh! bagaimana bisa kamu tidak mengenali anak-mu sendiri.” ucap Charlotte dengan wajah kesal-nya.


Noir terkejut dan melompat mundur setelah melepas'kan pelukan-nya. “Apa yang baru saja kulaku'kan. Apakah ini efek samping daru perubahan wujud? Tidak hanya tubuh, kepribadian-ku ikut berubah menjadi seperti seorang gadis.” Ucap noir


“Perubahan wujud?” ucap vino setelah mendengar perkataan noir.


“Aku ingin kekota tetapi akan gawat jika satan mengetahui-nya. Jadi aku meminta bantuan teman-ku untuk merubah-ku menjadi seorang gadis agar bisa pergi ke kota tampa takut ketahuan prajurit satan. Tapi siapa sangka kalau ibu bisa mengenali-ku hanya dalam sekali lihat.”


Yolda duduk disofa dan tersenyum “Charlotte, kemari lah! duduk dipangkuan ibu.” ucap yolda.


Berlari dan melompat kepangkuan ibu layak-nya gadis kecil yang manja. “Aku membeli'kan kalian donat. Kuharap kalian menyukai-nya.” ucap noir sembari membuka kota donat yang dia beli sebelum-nya


__ADS_1


Wajah vino tiba-tiba berubah menjadi sangat serius “Lalu, apa tujuan-mu datang ke kota ini Enoh? Tentu saja bukan untuk bermain-main kan!?” Ucap vino dengan nada serius


__ADS_2