Anak Dari Pohon Kehancuran

Anak Dari Pohon Kehancuran
Episode 35 - Gadis kecil ditengah kerumunan kota V


__ADS_3

Melihat noir yang tersenyum tentu membuat pemilik toko itu kebingungan. Seorang pelanggan yang pergi dengan wajah kesals dan kecewa setelah memakan dagangan-nya, sekarang pelanggan itu kembali berkunjung namun dengan menunjuk'kan ekspresi yang berbeda


Pemilik toko itu menanggapi senyuman noir dengan senyuman.


“Pesanan yang saama seperti sebelum-nya yaa!, saya akan segera menyiap'kan-nya jadi mohon tunggu beberapa saat” ucap-nya sembari mulai mengambil'kan pesanan noir.


Salah seorang pelanggan lain yang baru selesai memakan donat menjadi gelisah dan terlihat mencari-cari sesuatu dengan cara menggeledah berbagai barang bawaan-nya.


Setelah beberapa saat mencari, pelanggan itu berjalan dengan raut wajah yang cemas menuju di pemilik toko yang sedang mengambil'kan pesanan noir.


“Permisi!” ucap orang itu kepada si pemilik toko


“Apa anda ingin membayar? harga-nya 20 UKS.” Ucap pemilik toko kepada orang itu.


“Maaf'kan aku nona pemilik, Aku kehilangan semua uang-ku dan aku tidak bisa membayar-nya sekarang. Jika berkenan, aku akan membayar lain waktu! aku akan meninggal'kan kartu identitas ku sebagai jaminan.” Ucap orang itu sembari menunduk.


Melihat orang yang sedang memohon untuk diberi'kan kemudahan membuat noir tertawa kecil. “Jika digabung dengan pesanan-ku, berapa harga-nya?” Ucap noir kepada pemilik toko.

__ADS_1


“Total pembayaran-nya 60UKS. pesanan anda 40UKS ditambah dengan pesanan-nya 20UKS” Ucap pemilik toko itu kepada noir


Noir mengambil 2 lembar uang 100UKS dan memberi'kan-nya kepada si pemilik toko. “Aku akan membayar'kan tagihan orang yang sedang kehilangan uang ini”



Mengambil uang ditangan noir dan mengembali'kan uang sebanyak 140UKS.


“Ini kembalian-nya” Ucap si pemilik toko


Noir pun menolak uang kembalian-nya “Aku sengajak memberi'kan uang lebih. Simpanlah kembalian-nya untuk mu!” Ucap noir kepada si pemilik toko.


Memegang kerah baju si pemilik toko dan menarik-nya hingga mata mereka hampir bertabra'kan.


Mengeluar'kan aura intimidasi dam sorot mata yang tajam. “Apa kamu tidak mendengar apa yang aku kata'kan? Terima uang ini atau kepalamu akan terpisah dari lehermu dalam waktu 0,02 detik” Ucap noir dengan nada mengancam.


Melihat sorot mata yang begitu tajam dan kata-kata yang terdengar seperti siulan dewa kematian membuat-nya gemetar ketakutan.

__ADS_1


“baiklah, aku akan menerima-nya jadi mohon ampuni nyawaku.” Ucap pemilik toko.


Noir melepas genggaman-nya dan pemilik toko itu melangkah mundur dan terjatuh menghantam tembok.


Orang yang kehilangan uang itu berlari kearah pemilk toko dan menolong-nya berdiri


“Apa kamu baik-baik saja?” Ucap-nya.


“Ya, aku hanya sedikit terkejut karna gadis kecil ini terlalu agresif.” Ucap pemilik toko itu sembari mencoba berdiri.


Pemilik toko itu menenang'kan diri-nya dan mulai mengabil 'kan kembali pesanan noir yang tadi-nya tertunda.


Orang yang kehilangan uang itu menunduk 90° kepada noir. “Terima kasih karna telah membayar'kan tagihan'ku” Ucap nya


Noir memegang pundak-nya dan berkata “Angkatlah kepala-mu, menunduk kepada gadis kecil seperti ini akan melukai harga dirimu sebagai orang dewasa.” Ucap noir sembari tertawa kecil melihat seseorang yang menunduk'kan kepala dihadapan-nya.


Mengangkat kepala-nya dan mulai berjalan keluar keluar dari toko.

__ADS_1


“Dia berterima kasih kepada orang yang telah mencuri semua uang-nya, dasar bodoh!”


__ADS_2