
Menatap kearah aira dan texas kemudia memeluk mereka.
“Aku akan pergi untuk menyelesaikan misiku”
Aira dan texas sangat khawatir tentang misi ini. Bagaimana mereka bisa tenang sementara Exusiai yang merupakan teman dekat mereka akan terjun kegaris depan.
Namun, mereka tidak dapat mencegahnya untuk menjalankan misi, dan mereka hanya bisa berharap bahwa Exusiai akan baik baik saja.
“Semoga kamu selamat”
Melepas pelukan dan berjalan dengan tegap kearah pasukanya.
“Kita akan langsung ke garis depan untuk menyelamatkan rakyat sipil. Pasuka, maju!!!”
Exusiai dan pasukanya pergi kegaris depan untuk menyelamatkan korban yang masih hidup.
Yolda yang awalnya hanya terdiam, sekarang mulai menoleh ke kiri dan kanan. Memperhatikan sekitar mencoba berpikir tentang apa yang sedang terjadi
“A, aku harus menemui Vino! aku takut jika dia khawatir.”
Melihat yolda yang sangat sedih tentu akan membuat mereka merasa iba. Kehilangan anak yang sudah ia nanti natikan sangat membebani mentalnya
“Maafkan aku karna tidak bisa mengantarkan mu ke tuan vino, kita harus segera mengungsi”
Berjalan karah pusat kota untuk mengungsi dan mendapatkan perlindungan dari para prajurit disana. Namun, setelah beberapa saat setelah berjalan, Sebuah tekanan yang sangat kuat terasa di kota.
__ADS_1
Tekanan intimidasi yang tidak mungkin berasal dari elf, saat mereka menoleh ke belakang. Meskipun cuaca sangat terang, tapi kota yang penuh cahaya itu terasa begitu gelap dan mencekam.
“Texas, apakah kamu tau darim mana asal tekanan ini”
“Tidak salah lagi, tekanan ini berasal dari bangsa iblis! Tapi tidak mungki seorang iblis bisa punya kekuatan sebesar itu. Aku yakin, itu adalah satan yang dirumorkan itu”
“Satan? Jika itu benar benar satan, maka tidak mungkin Exu bisa kembali hidup hidup! Aku akan kesana untuk membantu exu dan mencari noir!”
“Texas, aku akan kesana untuk membantu!
Berlari dengan kecepatan penuh kearah sumber tekanan itu.
“Aira, aku akan ikut.”
Para peri dikejutkan oleh datangnya sang malapetaka ditengah tengah pembantaian mereka.
Kepanikan melanda semua pasukan peri yang ada, sesuatu yang mustahil mereka kalahkan telah hadir didepan mata mereka.
Tidak hanya para peri dan dan pasuka exusiai saja yang mengalami kepanikan, Bahkan semua prajurit yang sedang berperang dengan demi human ikut ketakutan. Mendengar kabar tentang munculnya satan ditengah medan perang membuat mental para pasukan menciut.
Noir berlari ke wilayah echizen, Dengan kecepatanya yang sekarang, dia akan sampai ke wilayah echizen dalam waktu singkat. Namun karna pikiranya yang sangat khawatirik membuat perjalanannya terasa nsangat lama.
“Aku berharap mereka baik baik saja”
Dentuman keras terdengar dari kota, gempa bumi yang terjadi akibat amukan kekuatan satan yang begitu besar. Kegelapan yang seakan menelan matahari, memancarkan tekanan intimidasi yang kuat.
“Apakah ibuku baik baik saja, apakah aira dan texas baik baik saja?”
__ADS_1
“Bertahanlah sedikit lagi, aku akan segera menyelamatkan kalian!”
Kegelapan yang memgamuk dan menghancurkan segala sesuatu yang ada disekitarnya. Jika mereka ada dikota, mustahil bagi mereka untuk tetap hidup.
Terlihat samar satan yang tersenyum diatas langit wilayah echizen, mengangkat tanganya dan mengeluarkan bola hitam raksasa.
“Aku sudah hampir sampai, jadi bertahanlah sebentar lagi!”
Sial, bola itu terlalu besar, jika aku tidak menahannya maka semua yang ada di disana akan lenyap. Satan ******** itu, aku bahkan belum sempat berlatih untuk meningkatkan kapasitas roh pemangsa.
Akhirnya aku mencapainya, aku berdiri dibawah bola energi kegelapan yang sangat besar. bola yang memiliki kemampuan meniadakan segala benda disekitarnya itu jatuh kearahku.
“Roh pemangsa, telan bola mainan ini!”
Melebarkan mulutnya dan menelan bola energi itu. Roh pemangsa tampak kesulitan, aku akan menambahkan sihirku ketubuhnya agar dia menjadi cukup kuat untuk menelannya. Bola itupun tertelan dan energi yang besar itu ditransfer ketubuhku melalui roh pemangsa.
“Yooo satan, apakah terasa menyenangkan bagimu untuk bermain main dengan
serangga”
“Padahal aku berniat mencari mu disetiap sudut dunia ini, tapi ternyata kami sendiri yang mendatangi ku ANAK DARI POHON KEHANCURA!!!”
Texas yang mencoba memotong bola itu untuk melindungi saudaranya pun terkejut saat melihat seseorang tiba tiba berada dibawah bola itu. Makhluk aneh yang keluar dari tubuhnya menelan bola raksasa itu. Namun, orang itu terasa tidak asing
__ADS_1
“Aira! bukankah itu noir!?”