
Roh pemangsa keluar dari selah-selah pakaian dan melebar diudara. sebuah mulut raksasa yang penuh oleh gigi-gigi yang tajam terbentuk ditubuh-nya.
Mulut raksasa itu terbuka lebar dan menelan mayat dan seluruh darah yang bertebaran akibat pertarungan singkat itu.
Roh pemangsa ditarik dan kembali ketubuh tuan-nya.
“Huh! Kuharap aku segera menemu'kan mereka, aku sudah muak menghajar para serangga yang terus-terusan datang padaku“ Ucap noir setelah menghela nafas.
Noir melangkah'kan kaki-nya dan berjalan krluar dari gang itu untuk melanjut'kan pencarian-nya.
Dia berjalan sembari melihat sekitar-nya dan tak kunjung menemu'kan apa yang dia. Wilayah echizen merupa'kan wilayah yang cukup makmur dengan kota yang ramai ditinggali manusia.
Manusia-manusia yang lalu-lalang dijalanan membuat kota ini seakan-akan tidak pernah sepi.
Dikota yang ramai dan penuh dengan manusia itu. Seorang gadis kecil, sedang tersesat ditengah kerumunan kota!
Noir terus berjalan namun tidak kunjung menemu'kan aira dan texas. Dan hal itu membuat-nya menjadi sangat kesal.
“Ah aku sudah berjalan seharian tapi masih belum membuah'kan hasil.” Ucap noir dengan nada kesal
__ADS_1
Noir berjalan hingga sampailah dia disebuah toko aneh dengan makanan berbentuk cincin yang diberi berbagai toping diatas-nya.
“Makanan ini terlihat sangat manis” ucap noir setelah melihat makanan itu.
Noir pun masuk kedalam toko tanpa pikir panjang setelah tergoda oleh makanan aneh itu.
“Permisi” ucap noir setelah membuka pintu toko itu.
Pemilik toko berdiri dari kursi-nya dan menghampiri noir yang baru saja memasuki toko-nya.
“Aku ingin membeli makanan aneh yang terlihat seperti cincin itu” Ucap noir kepada pemilik toko itu.
Ucapan noir membuat pemilik toko itu sedikit tertawa. “Anda ingin beli donat rasa apa?” Ucap-nya kepada noir.
Noir melihat donat yang terpajang dan mulai memilih “Aku ingin semua macam rasa masing-masing 2” Ucap noir kepada pemilik toko.
“Saya akan menyiap'kan pesanan anda, jadi mohon tunggu sebentar” Ucap pemilik toko itu sembari mulai menyiap'kan pesanan noir.
Noir pun duduk di tempat duduk dan menunggu pesanan-nya dengan tidak sabaran.
__ADS_1
Sial, aku lupa kalau aku tidak punya uang untuk berbelanja! Aku tidak ingin melaku'kan-nya tapi dikeadaan darurat aku tidak punya pilihan lain.
Roh pemangsa keluar dengan wujud kecil dan merayap di bawah meja. Roh pemangsa pun mengambil beberapa lembar uang di dalam kantong pelanggan lain yang sedang menikmati makanan-nya.
“Terimakasih sudah menunggu, ini pesanan anda” Ucap pemilik toko itu sembari meletak'kan pesanan-nya diatas meja.
Pemilik toko itu kembali ketempat duduk-nya dan noir mulai meneliti makanan aneh berbentuk cincin yang orang-orang panggil dengan sebutan donat.
“Pertama-tama aku akan menyicipi yang ini”
“Ini sangat enak!” Ucap noir
“Tunggu! Ekspresi apa yang baru saja aku keluar'kan.” Ucap noir sembari mengigit donat ditangan-nya.
Apa yang terjadi, kenapa aku bisa mengeluar'kan ekspresi seperti itu. Ini tidak seperti diriku yang biasa. Ekspresi bahagia yang keluar setelah memakan makanan manis, bukankah itu adalah hal yang biasa dilaku'kan oleh seorang gadis kecil.
“Ankoro sialan! Tidak hanya tubuh-ku, dia juga merubah kepribadian-ku menjadi gadis kecil. Aku pasti akan menghajar-mu, tentu saja setelah menghabis'kan semua donat ini terlebih dahulu” Ucap noir sembari terus mengunyah
Donat ini sangat enak, sialan!
__ADS_1